Ki Ageng mengajak Anda untuk membebaskan diri dari kungkungan rasa subjektif yang senantiasa gelisah karena sibuk menilai, menyambut hidup dengan damai tanpa kepura-puraan. "Saiki, kene, ngene, aku gelem. Sekarang, di sini, dalam keadaan seperti ini, aku menerima apa pun sepenuh hati."