Kepada siapakah kita berlari ketika memerlukan bimbingan? Kepada siapakah kita belajar tatkala dihunjam berbagai pencleritaan? Agama mengajarkan kita untuk berpaling pada Tuhan, untuk mengambil petunjuk dari kata-kata Langit yang mencerahkan. Dan firman dari langit itu bercerita tentang manusia-manusia piiihan. Merekalah para utusan yang mencerap pahit dan manisnya kehidupan. Bila ada buah yang paling ranum, merekalah yang memetiknya. Bila ada duri yang palingtajam, merekalah yang tertusuk karenanya. Para nabi adalah wasiat Tuhan di muka bumi. Kepada me•ekalah selayaknya kita berguru. Pada kehidupan yang ditempa dengan guncangan, yang bertahan dalam badar, dan tetap dekat dengan Tuhan pada setiap keadaan. Sungguh, setelah itu tiada lagi hujjah bagi manusia. Bila kita mengeluh karena derita yanq berat, bila kita mengaduh karena ketakutan yang ,„ dahsyat bila kita merintih karena kebingungan dan duka yang pekat, .5:.:,, berpalinglah pada teladan para nabi itu. Di sana akan kita temukanCei.",. -: mutiaranya. Di sana cahaya Tuhan takkan berhenti membetikan sinamya.