| Soft Cover, April 2011 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
1.
No Image Available
2.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kata mukjizat terambil dari kata a'jaza yang berarti "melemahkan atau menjadikan tidak mampu". Pelakunya (yang melemahkan) dinamai mu'jiz. Bila kemampuannya membungkam lawan maka ia dinamai mu'jizat. Para pakar agama Islam mendifinisikan mukjizat, antara lain, sebagai "suatu hal atau peristiwa luar biasa yang terjadi melalui yang ditantangkan kepada yang ragu, untuk melakukan atau mendatangkan hal serupa namun mereka tidak mampu melayani tantangan itu.
Dalam konteks makna mukjizat seperti ...
3.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Bagaimana Al-Qur'an menjelaskan tentang kematian? Bagaimana pula Al-Qur'an memberikan pemahaman kepada kita tentang dosa, hari akhir, dan neraka? apa yang dibicarakan Al-Qur'an tentang seni, makanan, dan pakaian? Apa pula anjuran Al-Qur'an berkaitan dengan sikap dan tindakan kita dalam menjalin ukhuwah, silaturrahim dan berdagang?
Buku ini mengungkapkan lebih dari tiga puluh topik menarik yang dibahas melalui perspektif Al-Qur'an oleh mufasir ternama Indonesia ini.
Dengan menggunakan ...
4.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Hati sifatnya seperti yang diisyaratkan oleh kata padanannya, kalbu. Kalbu berasal dari bahasa Arab yang berakar dari kata kerja qalaba yang berarti "membalik". Dengan kata lain, hati berpotensi untuk berbolak-balik, yaitu di satu saat merasa senang dan di saat lain merasa susah, atau suatu kali mau menerima dan suatu kali menolak. Hati memang tidak konsisten, kecuali yang memperoleh bimbingan cahaya Ilahi. Dari sinilah, lentera diperlukan bagi hati manusia.
Lentera Ilahi adalah sekumpulan ...




Keranjang


