"'Apa Kak Mira pernah mencoba menulis dan ditunjukkan kepada Bunda?'' Aku mencoba protes.
''Tidak, Nanda,'' Bunda menjawab pelan.
''Jadi?'' Wah, aku mau protes, nih! Tidak adil namanya kalau hanya aku yang dikejar-kejar.
Nanda paling malas kalau disuruh menulis oleh Bunda. Nanda merasa tidak punya bakat menulis. Tetapi, menurut Bunda, Nanda punya potensi menjadi penulis. Makanya, Bunda sering menyuruh Nanda untuk berlatih menulis apa saja. Yang penting Nanda mau memulai."