Banyak orang mengidenti?kasikan konflik atau sengketa sebagai sebuah
fenomena kekerasan (violence). Konflik atau sengketa sering dipandang
secara negatif semata, padahal suatu sengketa jika disikapi secara biiak
dapatrnemberimanfaatbagipihak-pihakyang bertikai.
Sama hainya clengan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha yang
tidak selalu mengakibatkan hal buruk.