| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pembicaraan mengenai morfologi bahasa Indonesia sebenarnya telah banyak dilakukan orang, baik dalam sebuah buku khusus, maupun sebagai bagian dari sebuah buku yang lebih luas, yaitu buku tata bahasa; baik yang bersifat peskritif maupun yang katanya bersifat deskriptis. Namun, buku-buku itu belum dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan, seperti:
Mengapa prefiks ber- dapat diimbuhkan, misalnya pada akar henti, sedangkan prefiks me- tidak dapat? Secara aktual kata berhenti berterima, ...




Keranjang


