Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Biografi


Hasil: 21 - 40 dari 60
GRIDLIST
21.
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
Sejak berdiri tahun 1969 hingga sekarang, Koes Plus tetap digandrungi pencinta musik di seluruh Tanah Air. Namun, sejak meninggalnya Tonny Koeswoyo (1987), Koes Plus seperti hilang ditelan bumi. Tetapi, promotor Ais Suhana kembalmembangkitkan kejayaan Koes Plus tahun 1993 dengan formasi Yon, Yok, Murry, dan Abadi Soesman.   Koes Bersaudara sangat berpengaruh  pada anak-anak muda ketika saya masih remaja. Djon, Tonny, Nomo, Yon,  dan Yok memberi  inspirasi dengan lagu ...
22.
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
Mr. Sartono seorang ahli hukum pribumi yang pada 1930 jadi pembela Bung Karno saat diadili di pengadilan kolonial di Bandung. Persis 30 tahun kemudian, dia  berbeda pendapat dengan  Bung Karno dan memilih mengundurkan diri sebagai anggota DPR ketika presiden pertama RI itu membubarkan DPR hasil Pemilu 1960 dan menggantinya dengan DPR-GR. Saat belajar di Belanda, Sartono atau Meester (Mr) Sartono teman seperjuangan Bung Hatta di Perhimpunan Indonesia (PI). Kembali ke Tanah Air, ia ...
23.
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
Buku ini merekam sikap dan pandangan Prawoto Mangkusasmito (1910-1970) sejak 1949 sampai 1970. Selama 21 tahun Ketua Umum Partai Mas-yumi (1959-1960) ini konsisten menyuarakan komitmen asasinya terhadap kepentingan rakyat dengan memperjuangkan tegaknya hukum dan konstitusi melalui cara-cara yang sah dan demokratis.BUKU ini juga memuat kesaksian berbagai kalangan terhadap je jak hayat Wakil Perdana Menteri pada Kabinet Wilopo (1952-1953). Mereka antara lain Mohammad Natsir, Mohamad Roem, Soe ...
24.
No Image Available
Soft Cover, Desember 2013
Stock tidak tersedia
Chairul Tanjung is one of Indonesia’s most influential businesspeople. Born and bred in the Indonesian capital of Jakarta, Mr. Tanjung is the owner and founder of CT Corp; its diversified portfolio of businesses ranges from banking and finance, premium retail to prime media outlets. This book is the English translation of the critically acclaimed best-selling biography, Si Anak Singkong.  An honest and engaging telling of Mr. Tanjung’s disadvantaged childhood and his resolve ...
25.
Pak Harto, Pak Nas, dan Saya oleh Frits A. Kakiailatu (1)
Soft Cover, Desember 2013
Stock tidak tersedia
Catatan seerang dokter kepresidenan di era Orde Baru yang dikenal tak suka basa-basi dan selalu menjunjung tinggi etika. Kecuali menjadi anggota Tim Dokter Ahli Presiden Soeharto, ia juga pernah merawat banyak pejabat tinggi dan tokoh nasional lain, sejak Jenderal Abdul Haris Nasution sampai tokoh pers B.M. Diah. Dokter Frits Kakiailatu menepis mitos bahwa dokter adalah manusia maha penting dan mahatahu, yang bahkan dapat menentukan "mati-hidup" setiap pasiennya. Menurutnya, dokter ...
26.
No Image Available
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
Soeharto berhasil meyakinkan semua pihak bahwa ia bukan jenderal biasa. Ia terbukti mampu mengatasi berbagai komplikasi politik yang bermunculan menyusul peristiwa G30S. Dalam waktu singkat, ia pun berhasil menjinakkan semua lawan politik potensial, sehingga konsolidasi kekuasaan dapat segera diwujudkan. Karenanya, Soeharto bisa diterima semua pihak sebagai pemimpin baru pascatragedi September 1965. Namun, tak seorang pun menyangka Soeharto bakal jadi presiden Indonesia yang lama ...
27.
Hadratussyaikh Hasyim Asyari
Moderasi, Keumatan, dan Kebangsaan
oleh Zuhairi Misrawi
Soft Cover, Juni 2013
Stock tidak tersedia
Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari merupakan salah seorang ulama Islam paling terkemuka di republik ini. Jasanya sangat besar dalam membumikan pandangan keagamaan yang moderat, persaudaraan di tengah-tengah umat, dan kemerdekaan dari penjajahan. Sebab itu, para ulama memberinya gelar Hadratussyaikh, yang artinya mahaguru atau mahaulama. Bersama sejumlah ulama terkemuka lain, Hasyim Asy'ari mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) pada tanggal 31 Januari 1926, sebagai tonggak gerakan moderat yang ...
28.
Soft Cover, Februari 2013
Stock tidak tersedia
Para teknokrat ekonomi Indonesia adalah ekonom Pancasilais, yang menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dalam pengabdiannya. Ekonom Pancasilais adalah ekonom yang berjuang memperbaiki kesejahteraan rakyat berdasarkan kesadaran bahwa tanpa mengakui dan menyadari kehadiran Tuhan dalam kehidupan umat manusia, maka rancangan-rancangan bisnis dan kebijakan-kebijakan ekonomi hanya akan memperburuk keadaan. ...
29.
GKR Hemas - Ratu di Hati Rakyat oleh Phaidon L. Toruan
Soft Cover, Oktober 2012
Stock tidak tersedia
bukukompasSudah saatnya kita mengenal lebih dekat Gusti Kanjeng Ratu Hemas, permaisuri Keraton Yogyakarta Hadiningrat yang memiliki sifat welas asih dan kepedulian sosial yang tinggi, inilah yang men-jadikannya seorang ratu di hati rakyat. Buku ini mengungkap perjalanan hidup G.K.R. Hemas sejak la-hir, sekolah, dan kisah kasihnya dengan Raden Mas Herjuno yang kelak bergelar Sultan H.B. X. Herjuno rela jauh-jauh ”ngapel” ke Jakarta dari Yogyakarta. G.K.R. Hemas dirayu dengan tembang Jawa ...
30.
Chairul Tanjung: Si Anak Singkong (HC) oleh Tjahja Gunawan Diredja
Hard Cover, September 2012
Stock tidak tersedia
Buku ini wajib dibaca siapapun, khususnya generasi muda yang ingin mempelajari arti sebuah perjuangan hidup dan kerja keras untuk mengubah kehidupan serta mewujudkan cita-cita. Tidak ada sukses yang bisa dicapai seperti membalikkan telapak tangan dan tidak ada prestasi tanpa perjuangan dan kerja keras. ...
31.
Kembali ke Jati Diri Bangsa oleh Djon Pakan Lalangi
Soft Cover, Agustus 2012
Stock tidak tersedia
Mengajak kita berpikir untuk apa dilahirkan di bumi Sabang - Merauke? Penulis yang hampir separuh hidupnya menjadi politikus praktis dan guru, membuat kita yakin bagaimana sejarah adalah titik tolak jati diri anak bangsa. ...
32.
Sepanjang Hayat Bersama Rakyat
100 Tahun Sultan Hamengku Buwono IX
oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, April 2012
Stock tidak tersedia
- ...
33.
Soft Cover, Maret 2012
Stock tidak tersedia
Ia adalah bagian dari kelompok ekonom elite yang pernah selama lebih dari tiga dekade berperan besar menentukan arah pembangunan Indonesia. Karena itu, suratan nasib membuat namanya tak terpisahkan dari sejarah politik Indonesia era Orde Baru. Siapakah J.B. Sumarlin?   Pada masa kekuasaan Presiden Soeharto, selama empat periode ia menempati berbagai pos pemerintahan penting, termasuk sebagai Menteri Penertiban dan Pendayagunaan Aparatur Negara, Menteri Perencanaan Pembangunan/Ketua ...
34.
Chairul Tanjung - Si Anak Singkong oleh Tjahja Gunawan Diredja (4)
Soft Cover, Februari 2012
Stock tidak tersedia
Bung CT merupakan salah satu tokoh muda yang sukses membangun komunitas bisnisnya, bukan berangkat dari sesuatu yang sudah besar. Perjuangannya dalam membangun apa yang telah dicapainya sampai saat ini tidak lepas dari kepimpinan dan visi yang dimilikinya dalam ikut serta membangun negara ini. Buku ini menceritakan secara rinci perjuangannya itu. Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Kabinet Indonesia Bersatu II "The story of Chairul Tanjung's ...
35.
Soft Cover, Oktober 2011
Stock tidak tersedia
Stigma kota miskin, kurang pendidikan,wanita-wanita penghibur, laki-laki yang ringan tangan, penjudi. Benarkah seperti itu? Shintia Arwida, seorang penulis muda, sedang meneliti kehidupan amoi-amoi di Kota Singkawang. Dalam pengamatannya, amoi-amoi ini sangat taat pada adat dan tradisi. Mereka juga sangat berbakti dan patuh pada orang tua dan keluarganya. Tetapi, kemiskinan yang membuat amoi-amoi terpuruk. Untuk mengubah nasib, mereka bersedia saja dijodohkan dengan lelaki mancanegara, ...
36.
Soft Cover, September 2011
Stock tidak tersedia
Perjalanan Harian Kompas yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh Petrus Kanisius Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan. Pertama, keputusan Jakob Oetama siap memikul tanggung jawab menandatangani surat permintaan maaf, dini hari 5 Februari 1978. Kedua, keputusan Jakob Oetama memilihprofesi jurnalistik sebagai panggilan hidup. Ketiga, kepergian P.K. Ojong yang mendadak tanggal 31 Mei 1980, padahal selama ini urusan bisnis ...
37.
Soft Cover, September 2011
Stock tidak tersedia
Pahlawan yang terlupakan. Itulah Mohamad Bondan, sang perintis kemerdekaan. Meski namanya tersembunyi di bawah bayang-bayang para pemimpin utama pergerakan kebangsaan, termasuk Sukarno, Mohammad Hatta, dan Sutan Sjahrir, andil dan pengorbanan Bondan tak bisa dibilang kecil. Bondan secara total telah memberikan jiwa dan raganya bagi perjuangan menegakkan nasionalisme dan meraih cita-cita Indonesia merdeka. Aktif berpolitik lewat Perserikatan Nasionalisme ...
38.
Soft Cover, Agustus 2011
Stock tidak tersedia
Tokoh senior nasional asal Minangkabau yang pernah disebut-sebut sebagai pemimpin terakhir di Sumatera Barat. Hal ini karena karakter kepemimpinan yang amat lekat pada dirinya. Pemimpin adalah orang yang mampu mengurus dan memimpin masyarakat karena kepedulian murni untuk memajukan masyarakat. Dan, memang begitulah Azwar. Bagi rakyat Sumatera Barat ia dikenang sebagai gubernur yang berani melawan Soeharto, antara lain karena berani membatasi peredaran kupon lotre SDSB (Sumbangan Dermawan ...
39.
No Image Available
Sofjan Wanandi: Aktivis Sejati oleh Abun Sanda Dkk
Soft Cover, Maret 2011
Stock tidak tersedia
Dalam beberapa hal, Sofjan Wanandi bisa dikatakan sebagai tonggak. Ia representasi dari aktivis mahasiswa yang sukses menjadi usahawan besar. Ia refleksi dari keturunan Tionghoa yang suka menjadi dirinya sendiri. Ia sangat berani bersikap, bernyali besar untuk menyatakan pendapat, betapapun pahit pendapat itu. Sofjan dapat berdiri dengan dada tegak di hadapan semua presiden RI. Mulai dari Soekarno, Soeharto, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Hanya ...
40.
Soft Cover, Februari 2011
Stock tidak tersedia
Menurut Bung Hatta, ada dua pencapaian yang paling berarti sepanjang hidupnya. Pertama, saat ia menjadi salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Kedua, saat mewakili bangsa Indonesia menerima penyerahan kedaulatan Indonesia di Belanda pada tanggal 27 Desember 1949. Inilah buku kisah perjalanan hidup dan perjuangan Pahlawan Proklamator Kemerdekaan Mohammad Hatta, sejak masa kanak-kanak hingga ke periode puncak kematangan pemikiran dan kegiatan politiknya. Dibagi dalam ...