Pencarian

Penulis
SDAVINCII
Kategori
Buku
Fiksi

Format
Soft Cover (7)

Bahasa
Indonesia (7)

Hasil: 1 - 7 dari 7
GRIDLIST
1.
Tak Bernyawa oleh SDAVINCII
Soft Cover, Maret 2022
Stock tidak tersedia
Ketika kau dibunuh oleh manusia, maka kau akan merasa sakit sekali dan mati sekali. Namun sekali kau dibunuh oleh cinta, ia tidak akan pernah membunuhmu sekali. Ia akan membunuhmu berkali-kali tanpa henti. Tak peduli, kau tengah bertahan hidup atau sakit menahan mati. ...
2.
Fantasyiru oleh SDAVINCII
Soft Cover, Maret 2021
Stock tidak tersedia
Fantasyiru ...
3.
Air Mata Matahari oleh SDAVINCII
Soft Cover, Maret 2021
Stock tidak tersedia
Air Mata Matahari ...
4.
No Image Available
Soft Cover, Juli 2020 Rp. 88.000 Rp. 70.400 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kau tahu? Di dalam tubuh manusia ada sebuah jantung yang memiliki empat bagian. Mereka saling menopang satu sama lain. Jika darah yang mengalir di antara mereka adalah darah baik, maka seluruh tubuh itu akan baik. Namun jika yang mengalir di antara mereka adalah darah buruk, maka seluruh tubuh akan buruk. Kau tahu? Kini aku membaginya menjadi empat bagian, satu tentang rasa sakit, satu tentang rasa takut, satu tentang rasa harap, dan satunya lagi adalah tentang rasa cinta. ...
5.
SENYAWA oleh SDAVINCII
Soft Cover, April 2020
Stock tidak tersedia
6.
No Image Available
CORONA oleh SDAVINCII
Soft Cover, 2020 Rp. 88.000 Rp. 70.400 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kau tahu? Di dalam tubuh manusia ada sebuah jantung yang memiliki empat bagian. Mereka saling menopang satu sama lain. Jika darah yang mengalir di antara mereka adalah darah baik, maka seluruh tubuh itu akan baik. Namun jika yang mengalir di antara mereka adalah darah buruk, maka seluruh tubuh akan buruk. Kau tahu? Kini aku membaginya menjadi empat bagian, satu tentang rasa sakit, satu tentang rasa takut, satu tentang rasa harap, dan satunya lagi adalah tentang rasa cinta. ...
7.
Hilang Arah oleh SDAVINCII
Soft Cover, November 2019
Stock tidak tersedia
Kalaupun jarak bukan menjadi penghalang untuk mengabadikan semuanya, maka jarak bisa menjadi titik hancur untuk meruntuhkan semaunya. Waktu tinggal detik. Langkah tinggal jejak. Di sela hujan rintik, yang terdengar hanya isak. Tentang kita yang berjanji tak akan menemukan kata hilang. Tentang arah yang kita jadikan bahan untuk menyerah. Sampai kalimat ini ditulis, kau bisa membaca bahwa mata ini masih berkaca-kaca. ...