Bila panah cinta telah menghujam hati dan jantung, maka tiada yang dapat dilakukan kecuali mengikuti jalan cinta. Dalam cinta keindahan menyimpan kepahitan, dan dalam kegetiran terselubung rasa nikmat. Hanya cinta yang memenuhi pikiran si pemuda dan si gadis. Kedua insan itu larut dalam pesona cinta yang nikmat, dihiasi dengan senyum dan tangis rindu. Mereka melewatkan waktu hanyut dalm bahasa jiwa, terkesima dengan cinta yang ada di dalam hati. Mereka seolah berada di taman surgawi dengan gemercik air nan sejuk mengalir. Jalan yang mereka lalui seperti dihiasi berbagai macam bunga yang indah nan harum, dan kata-kata mereka sehangat udara musim panas. Bagi mereka, matahari seolah diciptakan karena cinta, rembulan bersinar juga karena cinta. Dan bila tidak ada cinta, maka mustahil air laut mencapai pantai. Begitulah khayalan pemuda yang sedang ditawan cinta.