Sebelumnya, Carver memiliki segalanya; tiga sahabat, keluarga yang suportif, dan reputasi sebagai penulis berbakat di sekolahnya.
Hari berikutnya, gara-gara pesan singkat yang dia kirimkan, dia kehilangan ketiga sahabatnya dalam suatu tabrakan.
Sejak peritiwa itu, Crver tidak bisa berhenti menyalahkan diri, dan dia tidak sendirian. Saudari kembar salah satu sahabatnya membencinya. Ayah sahabatnya yang lain, yang seorang hakim, ingin menuntutnya.
Semua itu hanya karena satu pesan singkat.
Akankah dia berhasil menghadapi rasa kehilangannya? Bisakah dia memanfaatkan diri sendiri dan menghadapi keluarga-keluarga sahabatnya? Atau..... akankah dia dipenjara atas perbuatannya?