| Soft Cover, Juni 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
22.
| Soft Cover, Mei 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Semua belum selesai. meski aku tahu bagaimana sejarah teror itu dimulai, kutukan itu tetap berlangsung. Puluhan nyawa tetap melayang di lorong misterius. Fitnah terbesar akhir abad 19 tetap terbawa hingga abad ke-21. dan untuk membuat segalanya lebih parah, aku masih terjebak pada masa lampau. Ketika hantu wanita itu gentayangan, dia tidak sevara sederhana memaksa kami menguak mengapa dia meninggal dunia. tidak, ini lebih rumit daripada itu. Ada rentetan dusta yang harus kami gali satu per ...
23.
| Soft Cover, April 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Buku harian itu terkutuk. Peringatannya menamparmu dibagian terdepan: JANGAN DIBACA, ATAU MALAPETAKA AKAN MENGIKUTIMU. Namun peringatan itu semacam mantra yang membuat pembacanya tidak pernah mau berhenti sampai di situ. Tentu saja mereka membuka halaman berikutnya, dan berikutnya ... Hingga tidak ada lagi jalan kembali. Lalu, teror datang. Siapa pun yang menyentuh buku harian itu akan dicakar ketika melewati lorong angker. Dia juga akan disapa ketika becermin, dihantui ...
24.
| Soft Cover, September 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kotak kecil berwarna hijau itu masih ada di genggaman Nia. Tatapan matanya masih mengarah pada kotak kecil tersebut. Perasaan bingung dan heran menyelimutinya. Bagaimana bisa uang di dalamnya hilang? Entah siapa yang mengambilnya. Uang itu berkurang tanpa jejak yang pasti. "Yakin, Ma. Setiap sepulang sekolah aku menabungkan uangku di celengan itu,"Nia mencoba menjelaskan kejadian sebenarnya kepada Mama. "Uang itu adalah yang kusisihkan dari uang jajan yang Mama berikan. Namun, sekarang hilang ...
25.
| Soft Cover, Mei 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Atlet bulu tangkis mengenakan jilbab? Apa nggak gerah?
Banyak orang yang menyangsikan dan melecehkan kemampuan Santy dalam pertandingan bulu tangkis hanya karena ia berjilbab. Pengurus klub bulu tangkis di sekolah, bahkan kakaknya sendiri, Shandy, berusaha memupuskan karier bulu tangkis Santy.
Gadis remaja berdarah Batak ini mesti membuktikan bahwa berjilbab bukanlah halangan meraih prestasi di bidang olahraga bulu tangkis. ...
26.
| Soft Cover, Desember 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dua anak kembar. Tidak identik. Bertolak belakang. Berbagi pengalaman. Berbeda sudut pandang. Dari salah satu sudut kota Yogyakarta, sebuah cerita pun bermula.
Aku, mungkin gadis yang sedang beranjak dewasa, dengan tulisanku, aku menuangkan rasa mengenai kehidupan ini, dengan sikap tak acuhku, aku tak pernah ambil pusing dengan skeptisisme adik kembarku.
Dartha adik kembarku, seorang anak lelaki yang tak terlalu banyak mengumbar kata, dengan gurat lukisannya, dia mengabadikan waktu. ...
27.
No Image Available
| Soft Cover, Juni 2010 | Rp. 45.000 | Rp. 36.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Mischa adalah seorang gadis biasa dengan kehidupan normal. Keluarganya bahagia, sahabat-sahabatnya menyayanginya, dan pacarnya setia kepadanya (atau begitulah yang ia kira).
Kehidupannya berubah sejak ia mengetahui pacarnya berselingkuh dengan teman sekampusnya sendiri, dan pertemuannya dengan orang asing bernama Cyrus yang ia yakini pernah ditemuinya dulu.
Semakin ia dekat dengan Cyrus, semakin banyak kejadian ganjil dalam hidupnya. Semuanya berhubungan dengan sikap dan tindakan Cyrus ...
28.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kumpulan Budak Setan muncul dari ketertarikan yang sama atas karya-karya Abdullah Harahap. Eka, Intan dan Ugo pun sepakat melakukan pembacaan ulang terhadap Abdullah Harahap dan memulai proyek menulis sebuah kumpulan cerita horor. Nama Abdullah Harahap sebenarnya tak pernah menjadi bagian dari kanon sastra Indonesia. Ia menulis novel horor "picisan," diramu dengan seks di tahun 1970-1980-an. Novel-novelnya biasa ditemukan di toko buku kecil, pasar loak, atau stasiun kereta.
Maka jadilah, dua ...
29.
| Soft Cover | Rp. 28.750 | Rp. 23.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Aku menangis, sebab aku begitu ingin menemui lelaki yang menyimpan tatapan matanya di surga. Sebab aku begitu lelah dengan mata lelaki yang meneliti setiap pori pada kulitku. Sebab aku begitu jenuh dengan tubuhku yang menyimpan magnet sehingga mata-mata itu lekat padanya. Adakah? Lelaki surga yang menyimpan tatapan matanya? Menukarnya dengan cinta sebab aku seorang mukminah, sebab aku seorang salihah? Dan, bukan karena wajah serta tubuhku yang membuatnya terpikat? ...




Keranjang




