Ingatan Bara membawanya pada obrolan dengan Kirana di akhir tahun 2006, tentang pernikahan. Bagi Kirana, menikah adalah satu kali dalam hidup. Laki-laki yang ia pilih nanti menjadi suaminya adalah yang terbaik dari yang paling baik, begitu harapannya. Klise memang, hampir semua perempuan pasti berharap demikian. Mereka pun masing-masing membuat target pribadi untuk umur ideal pernikahan, tanpa disengaja mereka serentak menyebut angka yang sama, yaitu 28. Ucapan spontan yang membuat mereka tertawa karena kesamaan kalimat yang mereka sebut. Saat masih menjalani hubungan dengan Injing, Kirana hampir saja melanggar ucapan ideal pernikahannya, walau akhirnya takdir Tuhan membuat ia masih berada di jalan menuju ke sana.