Filsafat sebagai ilmu mengandung makna, bahwa filsafat tidak saja memiliki ontologi, epistomologi, dan aksiologi. Filsafat lebih banyak bermuatan kognisi dan kurang bermuatan keterampilan teknologis. Walaupun demikian aspek praksisnya tidak bisa diabaikan, yakni filsafat memberikan resep bertindak dalam konteks penumbuhan keterampilan sosial yang bijkasana dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan berbangsa.
Filsafat memililki berbagai cabang atau bidang. Pembidangan ini menandakan cakupan filsafat sangat luas. Filsafat adalah induk ilmu pengetahuan, mengingat ilmu lahir dari filsafat.