| September 1993 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tahun 1995 bangsa Indonesia memperingati setengah abad Pancasila dan kemerdekaan negara. Untuk menyongsong saat bersejarah itu, sangat wajarlah, kalau kita juga meneruskan tradisi merefleksi secara kritis Pancasila. Refleksi kritis ini dirasakan perlu agar Pancasila itu sendiri menjadi ideologi yang benar-benar terbuka yang tanggap terhadap kebutuhan zaman yang terus berubah. Kita sendiri sebagai warga negara memiliki tanggung jawab yang besar untuk melebarkan jendela penafsiran, sehingga ...




Keranjang






