Pencarian

Brand
Mizan
Kategori
Buku
Fiksi
Lainnya

Hasil: 41 - 60 dari 81
GRIDLIST
41.
Soft Cover, 2022 Rp. 129.000 Rp. 103.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Sebagai bocah yatim piatu yang tinggal bersama kakak perempuan dan suaminya, Pip tidak pernah memiliki harapan. Namun ketika dia mulai mengunjungi seorang wanita tua kaya raya, Miss Havisham, dan keponakan angkatnya, Estella, mulailah Pip mengharapkan kehidupan yang lebih baik. Kemudian Pip mewarisi sejumlah besar uang dari seseorang misterius, dan dia pun pindah ke London untuk belajar menjadi pria terhormat.

Charles Dickens, salah satu penulis yang paling dicintai dalam Sastra Inggris, telah menikmati kemasyhuran selama hidupnya. Selain dikenal lewat novel-novelnya, Dickens juga bekerja sebagai jurnalis serta menulis esai dan drama. Karya-karya Dickens dipuji karena mempunyai daya tarik bagi semua kalangan. Lewat potretnya terhadap tokoh utama yang tak terlupakan dan mengundang simpati, tokoh antagonis yang menyeramkan, serta karakter-karakter jenaka, dia mengomentari sisi baik dan buruk manusia dalam masyarakat.

 

Great Expectations adalah kisah yang fantastis dan kita dapat becermin di dalamnya.”

-The New Yorker

 

“Salah satu novel paling brilian yang pernah ditulis.”

-Jenny Hartley, Pengarang dan Profesor Sastra Inggris

di Roehampton University

 

BAB 1

Nama keluarga ayahku Pirrip, dan nama baptisku Philip, tetapi yang bisa diucapkan secara singkat dan jelas oleh lidah bayiku adalah Pip. Maka, aku menyebut diriku Pip dan semua orang pun me manggilku Pip. Aku mengetahui bahwa Pirrip adalah nama keluarga ayahku, selain dari batu nisannya, juga dari kakakku, Mrs. Joe Gargery, yang menikah dengan pandai besi. Aku tidak pernah berjumpa dengan ayah atau ibuku dan tidak mengetahui wujud mereka (karena mereka hidup lama sebelum foto ditemukan), bayangan pertamaku mengenai sosok orangtuaku mau tidak mau kuperoleh dari batu nisan mereka. Bentuk abjad di batu nisan ayahku memberiku gagasan aneh bah wa dia berbadan tegap, kekar, berkulit gelap, dan berambut ikal hi tam. Dari lekak-lekuk tulisan, “Terbaring Juga, Georgiana, Istri Pria di Atas,” otak kanak-kanakku menyimpulkan bah wa ibuku sakit-sakitan dan wa jah nya berbintik-bintik. Untuk lima batu nisan belah ketupat kecil, masing-masing setinggi sekitar setengah meter, yang berderet r a pi di samping makam orangtuaku dan menyimpan kenangan sa kral k elima adik lelakiku—yang menyerah pada tahap sangat dini da lam perjuangan menghadapi kehidupan—aku yakin seyakin-yakin nya bah wa mereka semua terlahir dalam posisi berbaring dan mengan-tongi tangan, tanpa pernah mengeluarkannya di dunia ini.

Kami tinggal di desa berawa dekat sungai, sekitar dua pu luh mil dari laut. Ingatan terjelas pertamaku mengenai iden titas sepertinya ku dapatkan pada suatu sore yang berkesan. Ketika itulah aku tahu bahwa tempat sunyi yang dipenuhi paku-pakuan ini adalah ku bur an gereja; dan bahwa Philip Pirrip, mantan jemaat gereja ini, juga Geor-giana istrinya, su dah meninggal dan dikubur; dan bahwa Alexander, Bartho  lomew, Abraham, Tobias, dan Roger, bayi mereka, juga sudah me ninggal dan dikubur; dan bahwa dataran liar dan gelap di dekat ku buran, yang hanya dipisahkan oleh tanggul, gundukan-gunduk an tanah, dan gerbang, dan sesekali dikun jungi hewan ternak, adalah rawa; dan bahwa garis kelabu di bawa hnya adalah sungai; dan bahwa sarang makhluk ganas di ke jauhan, tempat angin berasal, adalah laut; dan bah wa bun tal an kecil yang gemetar dan takut pada semuanya, lalu mu lai menangis, adalah Pip.

“Jangan berisik!” seru suara parau milik pria yang men dadak ber diri di tengah kuburan di dekat teras gereja. “Diam, Iblis Kecil, atau kugorok lehermu!”

Tampaklah seorang pria garang berpakaian abu-abu kumal dengan belenggu besi besar di kakinya. Dia tidak bertopi, sepatunya jebol, dan kain kumal membungkus kepalanya. Pria itu basah kuyup, berlepotan lumpur, kakinya luka akibat menginjak-injak batu, dan tubuhnya lecet-lecet akibat belenggu besi, duri, dan semak-semak gatal; dia pincang, ge   metar, memelotot, dan menggeram; dan giginya ber  gemeletuk saat dia menyambar daguku.

“Oh! Jangan gorok leherku, Sir,” aku memohon dengan ngeri. “Tolong, jangan lakukan itu, Sir.”

“Sebutkan namamu!” ujarnya. “Cepat!”

“Pip, Sir.”

“Sekali lagi,” pria itu memelototiku. “Yang keras!”

“Pip. Pip, Sir.”

“Tunjukkan rumahmu,” katanya. “Tunjukkan tempat itu!” Aku menunjuk desa tempat tinggal kami, dataran di antara pepo honan alder dan pollard, sekitar satu mil dari gereja.

Pria itu, setelah menatapku sejenak, menjungkirbalikkanku se-hingga isi sakuku berjatuhan. Tidak ada apa-apa di dalamnya selain se  potong roti. Begitu gereja kembali tegak—saking perkasanya dia, se konyong-konyong badanku sudah terbalik sehingga menara ge reja seolah-olah pindah ke bawah kakiku—aku duduk di atas se-bu ah batu nisan tinggi, gemetar, sementara dia menyantap rotiku de  ngan lahap.

“Hei, Bocah,” kata pria itu sambil menjilati bibir, “pipimu tem  bam.”

Pipiku memang tembam walaupun badanku termasuk kecil dan lemah untuk anak seumurku.

“Menggiurkan sekali,” kata pria itu dengan gelengan mengancam, “aku gila kalau tidak ingin memakannya.”

Dengan jujur, kuungkapkan harapanku agar dia tidak memakan pipi ku. Aku berpegangan erat pada batu nisan yang kududuki, se-bagian agar tidak jatuh, dan sebagian untuk menahan tangis.

“Lihat ke sini!” perintah pria itu. “Di mana ibumu?”

“Di situ, Sir!” jawabku.

Dia terhenyak, mundur beberapa langkah, lalu berhenti dan me nengok ke belakang.

“Di situ, Sir!” terbata-bata, aku menjelaskan. “Terbaring Juga Georgiana. Itu ibuku.”

“Oh!” dia kembali. “Dan ayahmukah yang dikubur bersama-nya?”

“Ya, Sir,” jawabku, “dia juga sudah meninggal; mantan jemaat gereja ini.”

“Ha!” gumamnya sambil berpikir. “Jadi, kau tinggal de ngan siapa—kalau aku membiarkanmu hidup walaupun itu be lum ku-putuskan.”

“Kakakku, Sir—Mrs. Joe Gargery—istri Joe Gargery, si Pandai Besi, Sir.”

“Pandai besi, ya?” katanya. Dia menunduk mantap ke kaki nya. Setelah beberapa kali mengalihkan pandangan suramnya antara aku dan kakinya, dia mendekati batu nisan yang kududuki, meme-gang kedua lenganku, dan mendorongku ke belakang sejauh mungkin agar tatapannya kepadaku kian tajam dan tatapanku kepadanya kian ke habisan daya.

“Lihat ke sini,” katanya, “ini masalah hidup dan matimu. Kau tahu kikir?”

“Ya, Sir.”

“Kau juga tahu belati?”

“Ya, Sir.”

Sehabis melontarkan setiap pertanyaan, dia mendorongku se  makin jauh, sehingga aku semakin merasa tidak berdaya dan ter-a n cam bahaya. 

“Ambilkan kikir untukku.” Dia mendorongku. “Dan belati.” Dia mendorongku lebih jauh. “Bawakan keduanya kemari.” Lagi-lagi dia mendorongku. “Kalau kau tak ingin jantung dan hatimu ter  burai.” Dia terus mendorongku.

Aku benar-benar ketakutan dan lemas. Aku berpegangan ke-pa da  nya dengan kedua tanganku dan berkata, “Mohon tegakkan ba  dan  ku dahulu, Sir, agar aku tidak mual, dan mungkin bisa lebih mem  bantu.”

Dia mendadak menjungkirbalikkanku, sehingga gereja seolah-olah melompati ayam jantan penanda angin di atapnya. Kemudian, dia mencengkeram lenganku dan menegakkanku di atas batu nisan sebelum menyampaikan pesan sarat an cam an:

“Besok pagi, berikan kikir dan belati itu kepadaku. Bawa ke dua nya ke Battery tua di sana. Lakukan saja, jangan coba-coba 

menga ta kan atau mengisyaratkan apa pun bahwa kau pernah bertemu de ngan ku atau siapa pun, dan kau akan tetap hidup. Jika tidak, atau ka lau kau membocorkan omonganku kepada orang lain, sesedikit apa pun, hati dan jantungmu akan kucongkel, lalu kupanggang dan ku makan. Ingat, aku tidak sendirian, kalau itu yang kau kira. Aku ber sembunyi de ngan seorang pemuda, dan dia menganggapku Malai kat. Dia mematuhi semua omonganku. Pemuda itu punya rahasia. Dia pernah menculik seorang bocah, lalu memakan jantung dan hati nya. Percuma saja kalau bocah yang sudah diincarnya mencoba ka bur. Bocah itu bisa saja mengunci pintu, lalu berbaring di ranjang, me nutupi badannya dengan selimut, menutupi kepalanya dengan baju, mengira dirinya aman dan nyaman, tapi pemuda itu akan meng endap-endap dan merobek-robek badan si Bocah. Walaupun harus bers   usah pa yah, aku akan menjauhkan pemuda itu darimu untuk saat ini. Meskipun sulit untuk melarangnya mengincar jeroanmu. Nah, ba ga i mana menurutmu?”

Aku berjanji untuk membawakannya kikir dan makanan seadanya, dan menemuinya di Battery pada pagi buta.

“Katakan, Tuhan akan menyambarmu sampai mati kalau kau ber  bohong!” perintahnya.

Aku mematuhinya, dan dia menurunkanku.

...
42.
BULAN SABIT DI ATAS EIFFEL oleh Abd Al Malik
Soft Cover, 2021 Rp. 5.750 Rp. 4.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

...
43.
FANTASTEEN.DREAM TRAVELLER oleh Fauzi Maulana Hakim
Soft Cover, 2021
Stock tidak tersedia

...
44.
DEAR MARTIN oleh NIC STONE
Soft Cover, 2020 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Hate cannot drive out hate; only love can do that.” —Martin Luther King, Jr.   Justyce McAllister, murid unggulan, cerdas, dan berprestasi. Namun, orang-orang tidak peduli; mereka hanya melihat warna kulit hitamnya dan berasumsi bahwa dia adalah calon kriminal yang cepat atau lambat akan mendekam di penjara. Gundah menghadapi ketidakadilan dari orang-orang di sekitarnya, Justyce belajar kisah hidup Martin Luther King, Jr., tokoh Kesetaraan Hak, untuk mendapat ...
45.
MANSFIELD PARK (REPUBLISH) oleh JANE AUSTEN
Soft Cover, November 2019
Stock tidak tersedia
  Fanny Price terbebas dari kemiskinan setelah diadopsi sang Paman di Mansfield Park, sebuah kediaman bangsawan. Namun, di tempat itu, Fanny sulit beradaptasi dengan kelas sosial yang tinggi. Dia juga sering diperlakukan seperti pelayan oleh para sepupunya. Hanya Edmund yang menyayangi Fanny layaknya saudari sendiri. Kebaikan Edmund membuat Fanny jatuh cinta. Malangnya, hati Edmund sudah telanjur tertambat kepada Mary Crawford, gadis bangsawan. Fanny pun harus puas hanya dengan ...
46.
THE ORANGE GIRL (REPUBLISH) oleh JOSTEIN GAARDER
Soft Cover, 2019 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Aku mesti mengajukan pertanyaan serius kepadamu, Georg, dan itulah sebabnya aku menulis. Akan tetapi, agar mampu mengajukan pertanyaan ini pertama-tama aku harus menyampaikan cerita sedih. Bagaimana perasaanmu jika mendapat surat seperti di atas dari ayahmu yang meninggal sebelas tahun lalu? Itulah yang dialami oleh Georg Røed pada usianya yang ke-15. Dia tak habis pikir mengapa ayahnya, di kala menjelang wafat, memutuskan untuk menuliskan kisah cintanya dengan seorang gadis ...
47.
PRINCESS OF TALES oleh JOSTEIN GAARDER
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
“Gaarder adalah garansi bagi bacaan bermutu.” —Kompas Sejak kecil, Petter lebih suka menyendiri di dalam dunia yang dia ciptakan. Dia terobsesi dengan cerita-cerita, terutama dengan Panina Manina, sang Putri Sirkus yang dikarangnya sendiri. Hingga dewasa pun, imajinasinya terus merajalela. Tak heran dia dijuluki Petter “si Laba-Laba”. Tetapi, Petter membenci ketenaran dan tak mau memublikasikan tulisannya. Dia memilih menciptakan Writers' Aid, sebuah ...
48.
BILLY oleh DANIEL KEYES
Soft Cover, 2019 Rp. 125.000 Rp. 100.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Pada akhir 1970-an, Amerika digemparkan oleh kasus pidana Billy Milligan. Dia dituduh melakukan penculikan dan pemerkosaan 3 wanita di kampus Ohio State University. Billy mengaku tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa. Setelah diperiksa secara menyeluruh, dia didiagnosis mengidap kepribadian majemuk. Tidak hanya dua atau tiga, melainkan dua puluh empat kepribadian. Billy adalah kriminalis pertama yang dibebaskan dari penjara atas dasar alasan kegilaan, dan dia kemudian menghabiskan sepuluh tahun ...
49.
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Elizabeth Bennet dan Fitzwilliam Darcy sama sekali tidak mempunyai kecocokan bahkan sejak mereka belum saling mengenal. Elizabeth menilai Mr. Darcy sebagai pria yang sok, angkuh, dan mengesalkan, sementara Mr. Darcy menganggap Elizabeth tidak anggun dan terlalu sering berprasangka. Untuk waktu yang lama mereka saling bermusuhan, bahkan sering kali melontarkan sindiran-sindiran pedas terhadap satu sama lain. Kebencian itu tanpa mereka sadari berangsur menjadi ketertarikan yang mendalam. ...
50.
BATMAN: NIGHTWALKER oleh MARIE LU
Soft Cover, 2018
Stock tidak tersedia
Bruce baru menginjak usia delapan belas dan mewarisi harta keluarga, beserta akses ke dalam Tech Industries dan berbagai perangkat canggih. Namun, dalam perjalanan pulang dari pesta ulang tahunnya, Bruce melakukan sesuatu yang membuatnya dihukum menjalani pelayanan masyarakat di Arkham Asylum, penjara terkenal tempat para kriminalis paling keji ditahan. Salah satu tahanan di Arkham adalah Madeleine Wallace, gadis pembunuh yang memiliki hubungan dengan komplotan Nightwalker. Madeleine ...
51.
Soft Cover, 2018 Rp. 69.000 Rp. 55.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Hidup ini berlangsung dengan sangat cepat. Terlalu cepat hingga kadang tanpa sadar kita melaluinya tanpa berpikir sungguh-sungguh. Benarkah jika sudah menjalani hidup dengan baik, kita akan hidup dengan tenteram dan mendapatkan hasil yang baik pula? Kita sering kali lupa, bahwa menjalani hidup yang baik versi kita berbeda dengan versi Allah, jika Allah sudah menjelaskan cara menjalani hidup yang baik, kenapa pula kita harus sibuk mencari baik versi kita? Lalu, apakah yang harus dilakukan ...
52.
Soft Cover, 2018 Rp. 55.000 Rp. 44.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Seorang muslim harus memiliki akhlak yang baik seperti yang telah Rasulullah contohkan kepada kita. Iman dan akhlak memiliki korelasi.  Semakin baik tingkatan keimanan seorang muslim, semakin baik pula akhlak yang tampak dalam dirinya.  Lantas, apakah kita sudah menjadi laki-laki saleh atau wanita salihah seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran dan As-Sunnah? Lalu, sudah benar dan baikkah akhlak yang kita tampakkan dalam kehidupan? Buku ini akan menjelaskan betapa pentingnya semua ...
53.
Soft Cover, 2018
Stock tidak tersedia
Rencana hidup hari esok yang kita susun sedemikian rapi sering kali tidak terpenuhi, tercapai, dan sesuai keinginan, juga harapan kita. Sampai akhirnya kita merasa begitu lemah dan terpuruk. Lalu, bertanya-tanya, kenapa dalam hiruk-pikuk kehidupan ini, kita seolah-olah selalu diberikan jalan yang sulit dilalui terutama dalam mencapai kesuksesan dan meraih kebahagiaan. Pernahkah engkau merasa seperti ini? Terkadang, kita mencintai sesuatu yang sebenarnya tidak baik bagi kita. Sesuatu yang di ...
54.
Soft Cover, 2018 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Akan ditanyakan padamu perihal masa mudamu Apa yang akan kau jawab adalah apa yang telah kau perbuat Kematian tidak menunggu masa tuamu. Ingatlah, semua hal yang kita lakukan akan dihisab kelak. Begitupun dengan masa muda yang kita miliki. Bagi sebagian manusia, masa muda adalah waktu yang seharusnya disibukkan dengan meraih prestasi sebanyak-banyaknya sementara waktu taubat ditunda di masa tua. Padahal, tidak ada yang bisa menjamin umur seseorang akan sampai pada masa tuanya. Lantas, sudah ...
55.
Soft Cover, 2018 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Rencana yang kita susun hakikatnya adalah gambaran dari rencana Allah. Sebaik-baik rencana adalah rencana-Nya. Namun, tidak semua bisa menjadi kenyataan. Ada yang berlapang dada menerima kenyataan, ada pula yang terpuruk menerima kenyataan yang tak sesuai dengan harapan. Padahal, Allah lebih mengetahui rencana terbaik untuk setiap hamba-Nya. Tidak semua permintaan Allah kabulkan, tetapi Allah pasti mengabulkan apa-apa saja yang menjadi kebutuhan hamba-Nya dengan cepat dan tepat. Ketetapan Allah ...
56.
MENJELANG HIDAYAH-NEW oleh AL-GHAZALI
Soft Cover, 2017
Stock tidak tersedia
Sebagai agama-wahyu terakhir, Islam merupakan bentuk final bimbingan Allah untuk umat manusia, baik secara teoretis maupun praktis. Bimbingan ini terkandung di dalam Al-Quran dan tertata menjadi berbagai disiplin ilmu keislaman. Bidayatul Hidayah (Menjelang Hidayah)—karya Imam Al-Ghazali, salah seorang cendekiawan Muslim dan pembaru kenamaan dalam sejarah Islam—menyajikan tatanan bimbingan Islam tentang ibadah. Dibuka dengan penekanan atas pandangan Islam bahwa ...
57.
ALCATRAZ VS THE EVIL LIBRARIANS #4 oleh BRANDON SANDERSON
Soft Cover, 2017 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Tuki Tuki dikepung! Ibu kota Kerajaan Mokia ini berada di ambang kehancuran. Jika Mokia tumbang, Kerajaan Merdeka tinggal menghitung hari sebelum dikuasai sepenuhnya oleh para Pustakawan Durjana. Dengan konyol dan gagah berani, Alcatraz, si bocah penyandang Bakat Merusak, datang untuk menyelamatkan Tuki Tuki. Ditemani Bastille yang sarkastis, Kaz yang sering tersesat, dan Aydee yang sangat suka teddy bear, Alcatraz berhadapan dengan ratusan prajurit Pustakawan dan robot-robot raksasa mereka. ...
58.
ALCATRAZ VS THE EVIL LIBRARIANS #3 oleh BRANDON SANDERSON
Soft Cover, 2017 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Akhirnya Alcatraz dan Kakek Smedry tiba di Nathalla di Kerajaan Merdeka dengan selamat. Meskipun berhasil tiba di rumah Keluarga Smedry, bukan berarti Alcatraz bisa bersantai-santai. Perang masih berkecamuk dan pasukan Pustakawan Durjana berada di atas angin, apalagi mereka berhasil menyusupkan mata-mata di antara para Kesatria Crystallia. Alcatraz dan kawan-kawan harus berusaha menemukan sang pengkhianat, nyawa para raja dan ratu Kerajaan Merdeka menjadi taruhannya. ...
59.
THE FATE OF THE TEARLING oleh ERIKA JOHANSEN
Soft Cover, 2017 Rp. 95.000 Rp. 76.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
"Kau berusaha melakukan hal yang benar, Lady. Bukan salahmu bila semua berjalan keliru."  Pasukan Mort telah mundur tanpa melakukan pembantaian dan penjarahan, tapi bukan berarti Tearling terbebas dari ancaman. Tanpa keberadaan Ratu Kelsea, pihak Gereja Arvath semakin berani dan semena-mena, hingga mengancam untuk mengambil alih pemerintahan. Sementara itu, iblis gelap yang selama ini terpenjara di Pegunungan Fairwitch di utara, telah bebas dan mulai meneror rakyat. Di dalam penjara, ...
60.
JANGAN KHAWATIR ALLAH BERSAMAMU oleh MUHAMMAD FARID WAJDI
Soft Cover, 2017
Stock tidak tersedia
Hati akan menjadi sempit bila orientasi hidup kita hanyalah dunia. Sebaliknya, hati akan lapang bila segala sesuatu diniatkan ibadah kepada Allah. Dialah yang berkuasa untuk menentukan kedua hal itu di hati kita.   Mengapa kita tidak bersimpuh meminta jalan lurus kepada-Nya? Allah akan senang bila ada seorang hamba yang menengadahkan tangan meminta sesuatu kepada-Nya. Kesungguhan dan keikhlasan hati sangat penting dimiliki. Hal ini akan menentukan kualitas ibadah dan ...