Pencarian

Kategori
Buku
Fiksi
Lainnya


Hasil: 121 - 140 dari 334
GRIDLIST
121.
FEMME FATALE: RAYA AND THE BOYS oleh Zaimatul Hurriyyah
Soft Cover, 2022 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
FEMME FATALE: RAYA AND THE BOYS ...
122.
Soft Cover, 2022 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Favorite Classisc Romance “Semakin luas kulihat dunia, semakin aku yakin tak ada pria yang bisa sungguh-sungguh kucintai.” Elinor dan Marianne Dashwood, dua saudari dengan kepribadian bertolak belakang. Elinor, sang kakak, mengutamakan akal sehat, sementara Marianne mementingkan perasaan. Walau demikian, keduanya sama-sama ingin menemukan cinta sejati dan menikah untuk membahagiakan ibu mereka. Namun, pada masa banyak orang lebih mementingkan status dan harta daripada cinta ...
123.
Soft Cover, 2022 Rp. 129.000 Rp. 103.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Sebagai bocah yatim piatu yang tinggal bersama kakak perempuan dan suaminya, Pip tidak pernah memiliki harapan. Namun ketika dia mulai mengunjungi seorang wanita tua kaya raya, Miss Havisham, dan keponakan angkatnya, Estella, mulailah Pip mengharapkan kehidupan yang lebih baik. Kemudian Pip mewarisi sejumlah besar uang dari seseorang misterius, dan dia pun pindah ke London untuk belajar menjadi pria terhormat.

Charles Dickens, salah satu penulis yang paling dicintai dalam Sastra Inggris, telah menikmati kemasyhuran selama hidupnya. Selain dikenal lewat novel-novelnya, Dickens juga bekerja sebagai jurnalis serta menulis esai dan drama. Karya-karya Dickens dipuji karena mempunyai daya tarik bagi semua kalangan. Lewat potretnya terhadap tokoh utama yang tak terlupakan dan mengundang simpati, tokoh antagonis yang menyeramkan, serta karakter-karakter jenaka, dia mengomentari sisi baik dan buruk manusia dalam masyarakat.

 

Great Expectations adalah kisah yang fantastis dan kita dapat becermin di dalamnya.”

-The New Yorker

 

“Salah satu novel paling brilian yang pernah ditulis.”

-Jenny Hartley, Pengarang dan Profesor Sastra Inggris

di Roehampton University

 

BAB 1

Nama keluarga ayahku Pirrip, dan nama baptisku Philip, tetapi yang bisa diucapkan secara singkat dan jelas oleh lidah bayiku adalah Pip. Maka, aku menyebut diriku Pip dan semua orang pun me manggilku Pip. Aku mengetahui bahwa Pirrip adalah nama keluarga ayahku, selain dari batu nisannya, juga dari kakakku, Mrs. Joe Gargery, yang menikah dengan pandai besi. Aku tidak pernah berjumpa dengan ayah atau ibuku dan tidak mengetahui wujud mereka (karena mereka hidup lama sebelum foto ditemukan), bayangan pertamaku mengenai sosok orangtuaku mau tidak mau kuperoleh dari batu nisan mereka. Bentuk abjad di batu nisan ayahku memberiku gagasan aneh bah wa dia berbadan tegap, kekar, berkulit gelap, dan berambut ikal hi tam. Dari lekak-lekuk tulisan, “Terbaring Juga, Georgiana, Istri Pria di Atas,” otak kanak-kanakku menyimpulkan bah wa ibuku sakit-sakitan dan wa jah nya berbintik-bintik. Untuk lima batu nisan belah ketupat kecil, masing-masing setinggi sekitar setengah meter, yang berderet r a pi di samping makam orangtuaku dan menyimpan kenangan sa kral k elima adik lelakiku—yang menyerah pada tahap sangat dini da lam perjuangan menghadapi kehidupan—aku yakin seyakin-yakin nya bah wa mereka semua terlahir dalam posisi berbaring dan mengan-tongi tangan, tanpa pernah mengeluarkannya di dunia ini.

Kami tinggal di desa berawa dekat sungai, sekitar dua pu luh mil dari laut. Ingatan terjelas pertamaku mengenai iden titas sepertinya ku dapatkan pada suatu sore yang berkesan. Ketika itulah aku tahu bahwa tempat sunyi yang dipenuhi paku-pakuan ini adalah ku bur an gereja; dan bahwa Philip Pirrip, mantan jemaat gereja ini, juga Geor-giana istrinya, su dah meninggal dan dikubur; dan bahwa Alexander, Bartho  lomew, Abraham, Tobias, dan Roger, bayi mereka, juga sudah me ninggal dan dikubur; dan bahwa dataran liar dan gelap di dekat ku buran, yang hanya dipisahkan oleh tanggul, gundukan-gunduk an tanah, dan gerbang, dan sesekali dikun jungi hewan ternak, adalah rawa; dan bahwa garis kelabu di bawa hnya adalah sungai; dan bahwa sarang makhluk ganas di ke jauhan, tempat angin berasal, adalah laut; dan bah wa bun tal an kecil yang gemetar dan takut pada semuanya, lalu mu lai menangis, adalah Pip.

“Jangan berisik!” seru suara parau milik pria yang men dadak ber diri di tengah kuburan di dekat teras gereja. “Diam, Iblis Kecil, atau kugorok lehermu!”

Tampaklah seorang pria garang berpakaian abu-abu kumal dengan belenggu besi besar di kakinya. Dia tidak bertopi, sepatunya jebol, dan kain kumal membungkus kepalanya. Pria itu basah kuyup, berlepotan lumpur, kakinya luka akibat menginjak-injak batu, dan tubuhnya lecet-lecet akibat belenggu besi, duri, dan semak-semak gatal; dia pincang, ge   metar, memelotot, dan menggeram; dan giginya ber  gemeletuk saat dia menyambar daguku.

“Oh! Jangan gorok leherku, Sir,” aku memohon dengan ngeri. “Tolong, jangan lakukan itu, Sir.”

“Sebutkan namamu!” ujarnya. “Cepat!”

“Pip, Sir.”

“Sekali lagi,” pria itu memelototiku. “Yang keras!”

“Pip. Pip, Sir.”

“Tunjukkan rumahmu,” katanya. “Tunjukkan tempat itu!” Aku menunjuk desa tempat tinggal kami, dataran di antara pepo honan alder dan pollard, sekitar satu mil dari gereja.

Pria itu, setelah menatapku sejenak, menjungkirbalikkanku se-hingga isi sakuku berjatuhan. Tidak ada apa-apa di dalamnya selain se  potong roti. Begitu gereja kembali tegak—saking perkasanya dia, se konyong-konyong badanku sudah terbalik sehingga menara ge reja seolah-olah pindah ke bawah kakiku—aku duduk di atas se-bu ah batu nisan tinggi, gemetar, sementara dia menyantap rotiku de  ngan lahap.

“Hei, Bocah,” kata pria itu sambil menjilati bibir, “pipimu tem  bam.”

Pipiku memang tembam walaupun badanku termasuk kecil dan lemah untuk anak seumurku.

“Menggiurkan sekali,” kata pria itu dengan gelengan mengancam, “aku gila kalau tidak ingin memakannya.”

Dengan jujur, kuungkapkan harapanku agar dia tidak memakan pipi ku. Aku berpegangan erat pada batu nisan yang kududuki, se-bagian agar tidak jatuh, dan sebagian untuk menahan tangis.

“Lihat ke sini!” perintah pria itu. “Di mana ibumu?”

“Di situ, Sir!” jawabku.

Dia terhenyak, mundur beberapa langkah, lalu berhenti dan me nengok ke belakang.

“Di situ, Sir!” terbata-bata, aku menjelaskan. “Terbaring Juga Georgiana. Itu ibuku.”

“Oh!” dia kembali. “Dan ayahmukah yang dikubur bersama-nya?”

“Ya, Sir,” jawabku, “dia juga sudah meninggal; mantan jemaat gereja ini.”

“Ha!” gumamnya sambil berpikir. “Jadi, kau tinggal de ngan siapa—kalau aku membiarkanmu hidup walaupun itu be lum ku-putuskan.”

“Kakakku, Sir—Mrs. Joe Gargery—istri Joe Gargery, si Pandai Besi, Sir.”

“Pandai besi, ya?” katanya. Dia menunduk mantap ke kaki nya. Setelah beberapa kali mengalihkan pandangan suramnya antara aku dan kakinya, dia mendekati batu nisan yang kududuki, meme-gang kedua lenganku, dan mendorongku ke belakang sejauh mungkin agar tatapannya kepadaku kian tajam dan tatapanku kepadanya kian ke habisan daya.

“Lihat ke sini,” katanya, “ini masalah hidup dan matimu. Kau tahu kikir?”

“Ya, Sir.”

“Kau juga tahu belati?”

“Ya, Sir.”

Sehabis melontarkan setiap pertanyaan, dia mendorongku se  makin jauh, sehingga aku semakin merasa tidak berdaya dan ter-a n cam bahaya. 

“Ambilkan kikir untukku.” Dia mendorongku. “Dan belati.” Dia mendorongku lebih jauh. “Bawakan keduanya kemari.” Lagi-lagi dia mendorongku. “Kalau kau tak ingin jantung dan hatimu ter  burai.” Dia terus mendorongku.

Aku benar-benar ketakutan dan lemas. Aku berpegangan ke-pa da  nya dengan kedua tanganku dan berkata, “Mohon tegakkan ba  dan  ku dahulu, Sir, agar aku tidak mual, dan mungkin bisa lebih mem  bantu.”

Dia mendadak menjungkirbalikkanku, sehingga gereja seolah-olah melompati ayam jantan penanda angin di atapnya. Kemudian, dia mencengkeram lenganku dan menegakkanku di atas batu nisan sebelum menyampaikan pesan sarat an cam an:

“Besok pagi, berikan kikir dan belati itu kepadaku. Bawa ke dua nya ke Battery tua di sana. Lakukan saja, jangan coba-coba 

menga ta kan atau mengisyaratkan apa pun bahwa kau pernah bertemu de ngan ku atau siapa pun, dan kau akan tetap hidup. Jika tidak, atau ka lau kau membocorkan omonganku kepada orang lain, sesedikit apa pun, hati dan jantungmu akan kucongkel, lalu kupanggang dan ku makan. Ingat, aku tidak sendirian, kalau itu yang kau kira. Aku ber sembunyi de ngan seorang pemuda, dan dia menganggapku Malai kat. Dia mematuhi semua omonganku. Pemuda itu punya rahasia. Dia pernah menculik seorang bocah, lalu memakan jantung dan hati nya. Percuma saja kalau bocah yang sudah diincarnya mencoba ka bur. Bocah itu bisa saja mengunci pintu, lalu berbaring di ranjang, me nutupi badannya dengan selimut, menutupi kepalanya dengan baju, mengira dirinya aman dan nyaman, tapi pemuda itu akan meng endap-endap dan merobek-robek badan si Bocah. Walaupun harus bers   usah pa yah, aku akan menjauhkan pemuda itu darimu untuk saat ini. Meskipun sulit untuk melarangnya mengincar jeroanmu. Nah, ba ga i mana menurutmu?”

Aku berjanji untuk membawakannya kikir dan makanan seadanya, dan menemuinya di Battery pada pagi buta.

“Katakan, Tuhan akan menyambarmu sampai mati kalau kau ber  bohong!” perintahnya.

Aku mematuhinya, dan dia menurunkanku.

...
124.
THE TEASHOP GIRLS oleh Laura Schaefer
Soft Cover, 2022
Stock tidak tersedia

...
125.
Soft Cover, 2022 Rp. 129.000 Rp. 103.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
"Tak peduli apa yang menimpa, kita punya pilihan Kita memilih para kita memandang hidup. Kita memillh seperti apa kita ingin hidup-apa yang kita suka, apa yang tidak, dan hanya kitalah yang bisa memutuskan." Aru galau, Bukan karena piama Spider-Man-nya rusak dan dia harusmenggantinya dengan piama Iron Man. Juga bukan karena Aldenmasih tidak menunjukkan tanda-tanda ketertarikan terhadapnya. Permasalahannya jauh lebih pelik: Aru tidak tahu apakah diamemihak kubu yang tepat dalam ...
126.
FALLEN GLADLY oleh Desty Permata Sari (Despersa)
Soft Cover, 2022 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
HIM Ada yang patah di dalam, tapi terlihat tanpa cela dari luar. Dan, ketika Leta mendekat seolah berharap bisa menyembuhkan meski telah berkali-kali didorong menjauh, salahkah kalau gue melakukan segala cara supaya dia bisa lihat bahwa gue jauh dari sosok sempurna dalam bayangan dia? Bahwa hati gue udah dibawa seseorang dan yang tersisa kini hanya lubang hampa yang menganga? Rencana itu awalnya lancar-lancar saja, sampai gue sadar ada yang perlahan berubah. Dalam cara gue ngelihat dia. ...
127.
JAZZ, PARFUM & INSIDEN oleh Seno Gumira Ajidarma
Soft Cover, 2022
Stock tidak tersedia

...
128.
FACTORY RESET oleh Adila Nur Azizah
Soft Cover, 2022 Rp. 95.000 Rp. 76.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Novel juara ketiga BWM 4 ini menceritakan tentang Raja, malaikat maut magang, yang mendapatkan tugas untuk menyelamatkan Naya dari rencana bunuh diri dan mereset memori sedih gadis itu. Namun, saat menjalankan tugasnya, dia justru masuk dalam rahasia masa lalu Naya, dan mempertanyakan kembali kenapa gadis itu sampai ingin mengakhiri nyawanya?M HIDUPNYA. ...
129.
No Image Available
Pudarnya Pesona Cleopatra (2021) oleh Habiburrahman El-Shirazy
Soft Cover, Desember 2021 Rp. 50.000 Rp. 40.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Tak terasa air mataku mengalir, dadaku sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam isak tangisku semua kebaikan Raihana selama ini terbayang. Wajahnya yang teduh dan babay face, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tangisnya mengalirkan perasaan haru dan cinta.  Ya cinta itu datang dalam keharuanku. Dalam keharuan terasa ada hawa sejuk turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu, pesona kecantikan Cleopatra memudar… ...
130.
BULAN SABIT DI ATAS EIFFEL oleh Abd Al Malik
Soft Cover, 2021 Rp. 5.750 Rp. 4.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

...
131.
FANTASTEEN.DREAM TRAVELLER oleh Fauzi Maulana Hakim
Soft Cover, 2021
Stock tidak tersedia

...
132.
BOXSET RAPIJALI oleh Dee Lestari
Soft Cover, 2021
Stock tidak tersedia
Berisi `3 Buku Rapijali - Rapijali 1 - Rapijali 2 - Rapijali 3 Delapan tahun berlalu. Ping telah berhasil menjadi penyanyi terkenal yang merajai percaturan musik Indonesia. Pada puncak kariernya, bayangan kelam mengintai kesuksesan Ping dan menggerogotinya dari dalam. Di titik terendahnya, Ping menemukan secercah kehidupan lama yang ia rindukan, termasuk kawan lamanya, Oding. Namun, segala sesuatunya tidak lagi sama. Sementara itu, Reuni Akbar Sekolah Pradipa Bangsa mempertemukan band ...
133.
Soft Cover, 2021 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Aku Percy Jackson. Aku sudah dikeluarkan dari sekolah berkali-kali, sebagian karena aku penyandang disleksia dan GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif), sebagian lagi karena masalah sepertinya suka sekali mengejarku ke mana pun aku pergi. Yang lebih buruk lagi, aku ternyata demigod. Kalau menurutmu memiliki orangtua dewata itu menyenangkan, kau salah. Sebagai demigod, kami harus menjalani misi dan menjadi pahlawan, yang berarti kami selalu diburu monster, dibenci oleh ...
134.
Soft Cover, 2021 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kau pikir hidupku kembali tenang setelah berhasil mencegah perang besar antardewa? Tentu saja tidak. Aku terus dihantui mimpi tentang Grover, sahabat satirku, yang sepertinya hendak dinikahi paksa oleh Cyclops jahat. Lalu, aku membakar gimnasium sekolah tanpa sengaja—salahkan para raksasa! Perkemahan Blasteran bahkan menghadapi serangan dari banteng-banteng yang suka bikin gosong orang. Nah, kabur dari perkemahan demi menyelamatkan Grover, itu baru menegangkan! Terutama karena kami ...
135.
Soft Cover, 2021 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Aku tidak menyukai para Pemburu Artemis. Mereka angkuh, galak, dan benci lelaki. Lebih tidak suka lagi karena mereka berhasil merekrut Bianca di Angelo, blasteran baru. Dia sangat egois karena tega meninggalkan adiknya, Nico, sendirian. Ya, ya, tahu apa aku tentang isi hati para gadis? Tapi, alasan utama aku kesal adalah karena Annabeth sepertinya tertarik untuk ber—ah, membahasnya pun aku malas. Maaf malah curhat. Ayo bahas teror mengerikan yang sudah menjadi menu harian para ...
136.
Soft Cover, 2021 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Masuk sekolah baru, bertemu gadis manusia yang bisa melihat menembus Kabut, dan lagi-lagi dituduh membakar gedung sekolah. Awal petualangan yang menjanjikan, bukan? Misi teranyar: menjelajahi Labirin ciptaan Daedalus, pencipta terhebat dalam sejarah. Variasi teror: terancam gila, tersesat selamanya, bertemu monster dan kemungkinan besar—lagi-lagi—berakhir tewas, dan salah langkah akan mengakibatkan Kronos, sang Raja Titan, mendapatkan kembali sosoknya yang sejati. Yang berarti ...
137.
NEVERMOOR #3: HOLLOWPOX oleh Jessica Townsend
Soft Cover, 2021 Rp. 119.000 Rp. 95.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
NEVERMOOR, WASPADA! HOLLOWPOX MENGINTAI! RIBUAN WUNIMAL GANAS sudah terinfeksi virus berbahaya sehingga rentan MENGAMUK DAN MENYERANG SIAPA SAJA! Gejalanya saja MUSTAHIL KETAHUAN, apalagi obatnya! Waspadai ciri-ciri seperti LUPA, NAFSU MAKAN BERTAMBAH, KEGELISAHAN, dan AGRESI. Jika Anda curiga Wunimal teman, tetangga, kolega, atau anggota kelurga Anda terinfeksi, Anda WAJIB melaporkan mereka SECEPATNYA kepada Kepolisian Nevermoor!   JANGAN RAGU! TINDAK LANJUTI ...
138.
Soft Cover, 2021 Rp. 96.000 Rp. 76.800 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Ayasa Nawalashima, Semester 3, Matematika Gaya udah mirip Ariana Grande. Pacaran sama penulis Wattpad terkenal. Sahabatan sama cowok idola kampus.   Adriel Angkasa, Semester 3, Jurnalistik Idola kampus. Punya banyak penggemar, tapi dianya cuek bebek.   Oliver Nirwandana, Semester 3, Biologi Sosok pangeran di dunia nyata bagi para pembacanya. Terlalu baik, manisnya over dosis.   Hidup Ayasa udah kayak fanfiksi? Salah besar! Dia malah di-bully para ...
139.
URBAN ROMANCE : ACC, DOK? oleh Giardanila
Soft Cover, 2021
Stock tidak tersedia
Pemohon: Aranea Chrysana Puspandari Perihal: Permohonan Pemberian Jarak   Saya, Aranea Chrysana Puspandari, meminta dengan hormat agar dr. Erlangga Abiandra bisa mengurangi intensitas pertemuan tidak sengaja di antara kita yang akhir-akhir ini meningkat pesat. Saya selalu hipertensi tiap kali harus berinteraksi dengan Dokter dan itu tidak baik bagi lonjakan tensi saya yang masih muda ini. Saya tidak memahami apa yang terjadi, tetapi saya terancam aritmia juga karena Dokter ...
140.
KOMIK FANTASTEEN MIX#2:UNFINISHED STORY oleh Saffanah Nur Fadhilah
Soft Cover, 2021
Stock tidak tersedia
Aku diminta membantu temanku untuk mengajarinya menulis. Dia menulis tentang cerita horor, yang pemeran utamanya adalah cewek remaja. Saat sampai di bagian yang paling menyeramkan, aku baru sadar, kalau aku adalah pemeran utama dalam novelnya. ...