Pencarian

Brand
LKIS
Kategori
Buku
Politik & Hukum


Format
Soft Cover (15)

Bahasa
Indonesia (15)

Hasil: 1 - 15 dari 15
GRIDLIST
1.
No Image Available
Mahakarya Rakyat Indonesia oleh Hayono Isman
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Pancasila bukanlah pilar, seperti yang kita kenal selama ini, melainkan dasar bangsa. Pancasila merupakan dasar kebangsaan kita, tempat di mana seluruh pilar, bangunan, atap, dan sendi-sendi kehidupan kebangsaan kita berdiri tegak, kokoh, dan kuat di atas dasar tersebut, yakni Pancasila. Di sini kita memahami Pancasila sebagai dasar, fondasi, cita-cita kebangsaan dan kenegaraan, dan sekaligus sumber hukum, etika, dan moral bangsa. ...
2.
No Image Available
Soekarno dan NU oleh Zainal Abidin Amir, Imam Anshori Saleh
Soft Cover, 2013
Stock tidak tersedia
Menyandingkan Soekarno dan NU dalam spektrum politik kebangsaan yang mencita-citakan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila, sepintas tampak mengada-ada. Soekarno adalah seorang nasionalis sejati, sementara NU adalah lembaga keagamaan tradisional yang kelahirannya lebih karena faktor paham keagamaan. Akan tetapi, buku ini membuktikan bahwa keduanya justru bertemu dalam satu titik yang sama dan sebangun: nasionalisme. Soekarno memosisikan nasionalisme dalam usaha perlawanannya ...
3.
Agama Pelacur: Dramatugi Transendental oleh Prof. Dr Nur Syam M.Si
Soft Cover, Oktober 2010
Stock tidak tersedia
Fenomena pelacuran tidak sekadar menunjukkan adanya pola relasi gender yang timpang, mesin pengeruk uang, dan kelompok sosial yang selalu mendapat cacian dan hujatan, tetapi lebih dari itu, ia memiliki dimensi kemanusiaan yang perlu diperhatikan dengan cara empati agar kita tidak terjebak ...
4.
No Image Available
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
Jawa, sebagai sebuah peradaban, bertahan dengan sintesis spiritualnya terhadap peradaban dunia: Hindu-Budha dan Islam. Tetapi, mengapa gagap menghadapi penetrasi Barat? Upaya memilah Jawa dan non-Jawa selalu saja merupakan peristiwa politik. Dan itu berarti selalu ada yang ter(di)singkir(kan). Jawa yang takluk, atau Hindu-Budha, Islam, dan Barat yang takluk? Lalu siapa pula yang berhak mewakili: Hindu-Budha, aliran kepercayaan, koreografer Sardono atau Bagong, Gus Dur dan pesantrennya, ...
5.
Iklan Politik TV oleh Akhmad Danial
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
“Buku ini memberi pencerahan, pegangan, dan acuan bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) dan peminat iklan politik. Bukankah pengelola partai politik umumnya tidak memiliki pengetahuan cukup tentang seluk beluk produksi iklan, sehingga cenderung menyerahkan sepenuhnya pengadaan, penganggaran, dan penempatannya di media massa pada biro-biro iklan atau griya-griya produksi (production houses)? Buku “Iklan Politik TV” ini sangat membantu masyarakat, terutama partai politik untuk, antara ...
6.
No Image Available
Strategi Hidup Masyarakat Nelayan oleh Kusnadi, dkk (1)
Soft Cover, 2007
Stock tidak tersedia
Orientasi pembangunan kemaritiman merupakan suatu kebutuhan dan refleksi kontekstual dari konstruksi negara kepulauan.Buku ini bisa menjadi suluh bagi konsultan pemberdayaan, aktivis LSM, peneliti, penentu kebijakan, politisi, dan berbagai pihak yang peduli untuk membangun masyarakat pesisir. ...
7.
No Image Available
Soft Cover, 2007
Stock tidak tersedia
Kehadiran Buku ini tidak saja menjelaskan peta paradigmatik dunia penyiaran di Indonesia. Lebih dari itu, karya ini menampilkan kompleksitas dunia penyiaran baik sebagai institusi, industri maupun aspek kebijakannya. Memang, sejak era reformasi yang menuntut terciptanya demokratisasi di bidang media, dunia penyiaran di Indonesia seperti menemukan momentumnya. Setelah melewati proses panjang dan melelahkan , penetapan UU No. 32/2002 tentang Penyiaran merupakan momentum yang signifikan bagi ...
8.
Para Politisi dan Lagunya oleh Denny J.A.
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Situasi gonjang-ganjing paska Pemilu 2004 membuat para politisi senang berdendang. Mereka mempunyai lagu favorit sesuai dengan tugas dan kepentingan politiknya. Presiden dan wakil presiden menyukai lagu Berlian Hutahuruk yang popular di tahun 1980-an. Judul lagunya "Badai Pasti Berlalu." Judulnya sesuai dengan harapan dua tokoh politik utama itu, bahwa badai yang ada saat ini pada waktunya akan berlalu. Para pakar, akademisi dan pengamat juga punya lagunya sendiri. Yang mereka pilih ...
9.
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Pemilu 2004 berjalan demokratis, relatif lancar dan aman. Di luar dugaan banyak pihak, tingkat kekerasan dan konflik justru menurun dibandingkan pemilu 1999. Dunia mengakui keberhasilan Indonesia dalam melakukan demokratisasi politik. Pemilu 2004 mendapatkan respek dari banyak pihak. Pertanyaannya kemudian, bagaimanakah liku-liku dan dinamika yang muncul menuju pemilu yang demokratis itu? Kendala-kendala apa saja yang menghambat, konstelasi-konstelasi semacam apa yang muncul, dan ...
10.
No Image Available
Rakyat Jadi Raja Lagi oleh Arif Afandi
Soft Cover, 2005
Stock tidak tersedia
Sudah Bukan zamannya lagi menganggap rakyat bodoh. Sudah Ketinggalan Zaman manilai rakyat tidak bisa menentukan sikap. Bangsa ini telah merangkak begitu cepat untuk menjadi bangsa demokratis, bangsa yang memiliki kedaulatan utama, buka semu dan dimanipulasi ...
11.
No Image Available
Soft Cover, 2005
Stock tidak tersedia
Hidup dalam masyarakat multikultur tidak menjamin interaksi sosial yang sehat. Prasangka bisa sewaktu-waktu muncul dan berpotensi menebar aroma kecurigaan dan sentimen. Untuk itu diperlukan komunikasi lintas budaya yang mampu mengelola konflik berdasar asas pluralisme dan kesederajatan. ...
12.
No Image Available
Menuju Partai Advokasi oleh Koirudin
Soft Cover, 2005
Stock tidak tersedia
Sebuah komitmen untuk lebih mengarahkan seluruh potensi dalam mendampingi, membela, memperjuangkan, mengikatkan diri dengan permasalahan-permasalahan masyarakat, hidup dan tumbuh di tengah-tengah mereka, serta bersama-sama mereka menyelesaikan seluruh persoalan yang terjadi. Inilah yang disebut partai advokasi. ...
13.
No Image Available
Melawan Gus Dur oleh Fuad Anwar
Soft Cover, 2004
Stock tidak tersedia
Buku ini terkesan memiliki interest politik cukup tinggi jika dilihat dari judul yang dilekatkan padanya. Tapi, bagi penulisnya, 'Melawan Gus Dur' bukan dimaksudkan sebagai upaya menjatuhkan kredibilitas Gus Dur di mata umatnya. Kata ini di gunakan untuk menunjukan NU yang dianggap tradisionalis, dalam kenyataannya merupakan tempat paling subur munculnya kelompok-kelompok kritis yang mampu memisahkan apa yang perlu diikuti dan apa yang tidak perlu ditakuti. Termasuk didalam hal ini adalah ...
14.
Soft Cover, Desember 2001
Stock tidak tersedia
Buku ini merangkum hasil-hasil riset teks berita yang hampir seluruhnya dilakukan pada pers pasca-Orde Baru. Dengan beberapa metode dan melibatkan berbagai media sebagai objek penelitian, riset-riset itu mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Memahami perubahan karakter media dalam setting perubahan politik seperti yang terjadi sejak medio Mei 1998 adalah suatu hal yang menarik sekaligus perlu dilakukan. Karena bagaimanapun pers dalam sejarahnya adalah salah satu kekuatan sosial yang ...
15.
No Image Available
Masyarakat Tak Bernegara oleh Dr.Abdelwahab El-Affendi; Amirudin Ar-Rani
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Buku ini mencoba menelusuri kerapuhan akar politik Islam dalam pergulatan melawan potensi-potensi alineatif dari ”kenyataan negara modern”. Pergulatan yang berlangsung berabad-abad itu terasa involutif karena hanya melahirkan respon teoritik yang selalu paradoks: antara apatisme dengan fanatisme terhadap negara. Sementara individu yang dipertaruhkan kebebasannya justru semakin terasing. ”MASYARAKAT TAK BER-NEGARA” adalah wacana yang ingin melampaui ”perebutan ...