Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Bahasa
Indonesia
Format
Soft Cover
Kategori
Buku
Politik & Hukum

Hasil: 101 - 120 dari 172
GRIDLIST
101.
No Image Available
Berbeda Tetapi Setara
Pemikiran tentang Kajian Perempuan
oleh Saparinah Sadli
Soft Cover, April 2010
Stock tidak tersedia
Dalam dekade 1970-an, bersama merebaknya gerakan pemenuhan hak-hak kaum perempuan, Women’s Lib, yang dimulai di Amerika Serikat, lahir dan tumbuh kembang pula bidang kajian perempuan. Kini, nyaris tak ada satu pun lembaga pendidikan tinggi dan institusi penelitian prestisius di dunia yang tak memiliki program kajian perempuan. Sebagaimana yang dilakukan para akademisi di bidang-bidang kajian lain, para pakar kajian perempuan pun kini ikut terlibat dalam wacana aneka masalah global, khususnya ...
102.
Gagalnya Sistem Kanal
Pengendalian banjir Jakarta dari Masa ke Masa
oleh Restu Gunawan
Soft Cover, April 2010
Stock tidak tersedia
Dapatkah Banjir Kanal Timur atau Kanal Banjir Timur (KBT) jadi solusi pamungkas bagi persoalan banjir Jakarta? Jawabnya masih perlu ditunggu sampai pengerjaannya benar-benar usai dan kanal yang dibangun di sepanjang sisi timur Ibu Kota itu berfungsi sepenuhnya. Sejak lama diyakini, masalah banjir Jakarta dapat diatasi dengan membangun kanal-kanal, terusan, sudetan, dan saluran (drain). Pada belahan pertama abad ke-20, pemerintah kolonial Belanda menggali kanal Kali Malang, antara daerah ...
103.
No Image Available
Soft Cover, Maret 2010
Stock tidak tersedia
Buku ini terutama menyoroti perubahan besar yang terjadi di lingkungan Nahdlatul Ulama sejak kembali ke Khittah 1926. Hal ini diawali oleh keterpilihan Gus Dur sebagai Ketua Tanfidziyah NU. Ia memberi inspirasi pada kiai-kiai muda NU untuk terlibat dalam wacana keagamaan secara kritis. Lebih dari itu, Gus Dur menjadi benteng bagi pemikiran- pemikiran kritis di kalangan generasi muda NU dari serangan generasi tua. ...
104.
Setelah Air Mata kering
Masyarakat Tionghoa Pasca Peristiwa Mei 1998
oleh I. Wibowo
Soft Cover, Maret 2010
Stock tidak tersedia
Kerusuhan anti-Tionghoa Mei 1998 dapat dikatakan sebuah tonggak sejarah paling buruk dalam kehadiran orang Tionghoa di Indonesia. Peristiwa itu brutal, kejam, berdarah, dan tak berperikemanusiaan. Sepuluh tahun kemudian beberapa orang berkumpul untuk merenungkan peristiwa itu dan melihat apa-apa saja yang telah dicapai ’Setelah Air Mata Kita Kering. Buku ini menyajikan bahasan yang menarik dan sering provokatif, membeberkan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh orang etnis ...
105.
Damai Bersama Gus Dur oleh Kumpulan Naskah
Soft Cover, Februari 2010
Stock tidak tersedia
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah sosok pencinta damai (man of peace). Ia Bapak ”Pluralisme dan Multikulturalisme” yang mampu menciptakan kedamaian dalam hati setiap orang. Bagi perdamaian, keikhlasan, dan kejujuranlah Gus Dur mempersembahkan seluruh hi dupnya. Kecintaan pada bangsa ini mengatasi ke cintaannya pada dirinya, sehingga dalam kondisi fisik yang sudah sangat rapuh pun ia masih saja berpikir untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Kita pantas bersyukur pernah memiliki tokoh ...
106.
Fatwa dan Canda Gus Dur oleh K.H. Maman Imanulhaq Faqieh
Soft Cover, Februari 2010
Stock tidak tersedia
Dalam acara Malam Amal "Satu Jam Bercanda Bersama Gus Dur", Jaya Suprana bertanya pada Gus Dur, berapa besar dana yang akan ia sumbangkan pada lembaga Rumah Sahabat Anak Puspita? Gus Dur menjawab mantap, "Lima puluh juta rupiah!" Beberapa bulan kemudian, panitia pembangunan rumah singgah bagi anak jalanan itu datang ke kediaman Gus Dur di Ciganjur untuk menanyakan sumbangan yang telah dijanjikan. Dengan ringan Gus Dur menjawab, "Lho, nama acaranya kan ’Satu Jam Bercanda Bersama Gus ...
107.
Pengalaman Pembangunan Indonesia oleh Widjojo Nitisastro
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
108.
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
"Bagaimana menciptakan bangsa yang terdidik, bangsa yang unggul? Apakah cukup dengan mentransfer ilmu yang diperoleh dari perguruan tinggi kepada masyarakat? Apakah cukup dengan membuat program-program spesifik untuk mencapai pembangunan dan demokratisasi? Lalu tantangan apa saja yang bakal dihadapi ketika menciptakan bangsa yang terdidik? Problem apa saja yang timbul sebagai unsur penghambat? Melalui bukunya ini, Soedjatmoko menguraikan seluruh pandangan visioner bangsa yang mengatasi ...
109.
Pak BeYe dan Istananya oleh Wisnu Nugroho (1)
Soft Cover, 2010
Stock tidak tersedia
Presiden Republik Indonesia adalah orang paling penting atau nomor satu di negeri ini. Setidaknya, sesuai pelat nomor sedan kepresidenan: RI 1. Oleh Wisnu Nugroho, wartawan Kompas, sisi tidak penting RI 1 yang kini dijabat Susilo Bambang Yudhoyono dipaparkan dengan lugas,mengalir, dan apa adanya di blog kompasiana. Menulis berita ”penting” RI 1 dan menyiarkannya langsung dan serentak hanya membuat berita makin seragam. Sifat ”penting” berita Istana membuat gereget ”menarik” ...
110.
Soft Cover, November 2009
Stock tidak tersedia
Lewat buku ini Agus Sudibyo menunjukkan gerakan reformasi pasca-1998 belum sepenuhnya mampu membebaskan media dari dominasi sistem politik dan ekonomi. Keinginan menjadikan media sebagai ruang publik yang bebas dan demokratis belakangan justru dihadapkan pada tren kembali menguatnya kontrol negara dan kembali berkuasanya pemilik modal. Regulasi dan praktik bermedia lebih mencerminkan ambisi penggunaan media untuk mempertahankan kekuasaan politik dan ekonomi, bukan untuk mencerdaskan dan ...
111.
No Image Available
Soft Cover, November 2009
Stock tidak tersedia
Penulis mengingatkan pentingnya keberaksaraan sebagai landasan kebudayaan, kebangkitan, dan perubahan. Keterbelakangan dan ketertinggalan kita terjadi akibat diremehkannya peran aksara dan sastra. Padahal keberaksaraan dan kesastraan memiliki pengaruh yang luar biasa besar pada berbagai bidang kehidupan: sosial, politik, teknologi hingga religi. Buku ini mengupas secara komprehensif soal kebangkitan dan sastra, politik dan sastra, pendidikan karakter dan sastra, religio-sosialitas dan ...
112.
No Image Available
Soft Cover, Oktober 2009
Stock tidak tersedia
Memakai teori fillsafat Ludwig Wittgenstein, A.M. Hendropriyono berusaha menemukan akar-akar terorisme, yang antara lain terwujud dalam pola permainan bahasa teror yang khas. Dalam bukunya ini, Hendropriyono yang mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan, hanya lewat kajian falsafatlah kita dapat menyusun metode, strategi, dan taktik yang tepat dalam usaha menumpas terorisme. Kajian sejarah yang juga dilakukan menunjukkan, terorisme tak Cuma dikenal di Dunia Islam. Gerakan ...
113.
No Image Available
Hukum dan Perilaku oleh Satjipto Rahardjo
Soft Cover, Oktober 2009
Stock tidak tersedia
Untuk melihat perilaku manusia sebagai hukum, diperlukan kesediaan untuk mengubah konsep mengenai hukum, yaitu tidak hanya menganggapnya sebagai peraturan tetapi juga sebagai perilaku. Selama ini kita bersikukuh bahwa hukum itu semata-mata adalah peraturan. Tidak ada yang lain. Maka, sulitlah untuk memahami bahwa hukum juga bisa muncul dalam bentuk perilaku. Bagaimana hubungan antara hukum dan perilaku? Manakah yang lebih utama, berhukum dengan perilaku atau berhukum dengan teks? Penulis ...
114.
No Image Available
Soft Cover, September 2009
Stock tidak tersedia
"A.M. Fatwa adalah salah seorang pimpinan DPR dan anggota MPR yang terlibat langsung dalam sidang-sidang yang menggodok perubahan pasal-pasal UUD 1945. Lebih dari itu, kini beliau juga adalah salah seorang pimpinan MPR yang secara internal membidangi Materi Kemajelisan dan Penanggung Jawab Internal Pelaksanaan Sosialisasi UUD 1945 Pasca Amandemen ke seluruh wilayah Nusantara. Artinya, buku ini ditulis oleh orang yang tepat dan berkompeten. Karenanya, ia selayaknya menjadi bacaan wajib ...
115.
Soft Cover, Agustus 2009
Stock tidak tersedia
Di tengah serba karut-marut bangsa Indonesia yang tidak sejahtera, krisis kebangsaan, meningkatnya radikalisme agama, korupsi para elite politik dan pejabat birokrasi, ketidakpedulian negara terhadap warga, perusakan situs bersejarah, penggusuran warga demi proyek pembangunan, serta bentuk-bentuk dehumanisme yang lain, masih relevankah penziarahan panjang humanisme Mangunwijaya bagi generasi masa kini? Romo Mangun adalah seorang penziarah humanisme. Humanisme menuntut pembaruan hidup dan ...
116.
Sekolah Bukan Pasar oleh St. Kartono
Soft Cover, Juli 2009
Stock tidak tersedia
Sekolah sebagai ladang mencari keuntungan lewat paket buku pelajran, kain seragam, alat tulis, biro wisata, atau lembaga kursus, yang pada akhirnya hanya membebani masyarakat dengan berbagai pungutan, saatnya harus ditinggalkan. Mekanisme demikian mempunyai kontribusi sangat besar terhadap proses pemiskinan masyarakat yang sudah miskin. Sekolah sudah saatnya dibebaskan dari suasana bisnis yang dilakukan oleh siapa pun terlebih oleh birokrat pendidikan nasional, kepala sekolah, atau guru, dengan ...
117.
Demokrasi La Roiba Fih
Renungan Emha Ainun Nadjib
oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2009
Stock tidak tersedia
"Demokrasi itu harga mati. Demokrasi itu kebenaran sejati. Demokrasi itu la roiba fi h, tak ada keraguan padanya." Dengan pandangan yang jernih, Cak Nun mengulas masalah demokrasi dinegeri kita. Demokrasi itu bak ”perawan”, yang merdeka dan memerdekakan. Watak utama demokrasi adalah ”mempersilakan”. Tidak punya konsep menolak, menyingkirkan, atau membuang. Semua makhluk penghuni kehidupan berhak hidup bersama ”si perawan” yang bernama demokrasi, bahkan berhak memperkosanya: yang melarang ...
118.
The Victory is Yours
Drama Obama
oleh Budiarto Shambazy
Soft Cover, Maret 2009
Stock tidak tersedia
FANTASTIS! Pertama, ia presiden kulit hitam pertama yang mendiami Gedung Putih. Kedua, Obama mengakhiri dominasi kekuasaan yang digenggam dua trah politik, yakni Dinasti Bush dan Clinton, yang memimpin Amerika Serikat dalam 20 tahun terakhir sejak 1988. Ketiga, Obama memecahkan rekor dana kampanye pilpres lebih dari satu miliar dollar AS selama kampanye sampai hari pemilihan, 4 November 2008. Sebuah rekor fenomenal lainnya, Obama mengumpulkan dana itu dari jumlah donatur yang mencapai lebih ...
119.
No Image Available
Soft Cover, Februari 2009
Stock tidak tersedia
Dalam era yang konon penuh semangat perjuangan untuk rakyat banyak ini, masih terjadi wakil rakyat terlibat suap dan korupsi; birokrat yang sewenang-wenang dan lebih propemilik modal daripada pro rakyat; rakyat kecil dibiarkan sendirian menghadapi ganasnya pemburu keuntungan. Dalam kondisi demikian, apa yang bisa disumbangkan dunia pendidikan? Buku ini merupakan himpunan makalah berikut reportase dari tiga diskusi bertema hubungan negara dan warga yang diselenggarakan Harian Kompas dalam ...
120.
Jangan Bunuh KPK oleh Kumpulan Naskah Kompas
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
Seorang petinggi negeri ini marah kepada KPK. Ia ingin kepemimpinan KPK berantakan dan menjadikan pimpinan komisi itu sebagai tersangka, bahkan masuk penjara. Rumor itu tampaknya mulai mewujud.Dua Wakil Ketua KPK,Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang.Inikah akhir cerita KPK di negeri ini? Sepak terjang KPK selama ini membuat ciut nyali para koruptor. Satu persatu pelaku korupsi diadili dan dijatuhkan hukuman penjara. Tindakan KPK ...