Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Politik & Hukum

Format
Soft Cover (172)
Hard Cover (1)

Hasil: 121 - 140 dari 174
GRIDLIST
121.
No Image Available
Soft Cover, Februari 2009
Stock tidak tersedia
Dalam era yang konon penuh semangat perjuangan untuk rakyat banyak ini, masih terjadi wakil rakyat terlibat suap dan korupsi; birokrat yang sewenang-wenang dan lebih propemilik modal daripada pro rakyat; rakyat kecil dibiarkan sendirian menghadapi ganasnya pemburu keuntungan. Dalam kondisi demikian, apa yang bisa disumbangkan dunia pendidikan? Buku ini merupakan himpunan makalah berikut reportase dari tiga diskusi bertema hubungan negara dan warga yang diselenggarakan Harian Kompas dalam ...
122.
Jangan Bunuh KPK oleh Kumpulan Naskah Kompas
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
Seorang petinggi negeri ini marah kepada KPK. Ia ingin kepemimpinan KPK berantakan dan menjadikan pimpinan komisi itu sebagai tersangka, bahkan masuk penjara. Rumor itu tampaknya mulai mewujud.Dua Wakil Ketua KPK,Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang.Inikah akhir cerita KPK di negeri ini? Sepak terjang KPK selama ini membuat ciut nyali para koruptor. Satu persatu pelaku korupsi diadili dan dijatuhkan hukuman penjara. Tindakan KPK ...
123.
No Image Available
Humanisme dan Pembaruan Penegakan Hukum oleh Adji, Indriyanto Seno
Soft Cover, 2009
Stock tidak tersedia
124.
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
karya Saldi Isra ini merupakan kumpulan esai yang dihimpun dari Harian Kompas. Berisi tiga bab, buku ini membahas persoalan Uang dan Merintis Kekuasaan, Kekuasaan yang Kebablasan, serta Nalar Antikorupsi. Saldi Isra dikenal mampu menguraikan dengan bahasa sederhana dan gamblang, perihal persoalan korupsi yang begitu rumit, menggurita, dan melibatkan segala segi kekuasaan. Argumennya cerdas dengan didukung data yang kuat. Oleh karena itu, pembaca akan mudah memahami betapa hebatnya kampanye ...
125.
No Image Available
Kontroversi Hukuman Mati - Perbedaan Pendapat Hakim Konstitusi oleh Todung Mulya Lubis dan Alexander Lay
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
Kontroversi hukuman mati hingga kini masih terus diperdebatkan. Pro dan kontra di antara para pakar terus berlanjut. Benarkah hukuman mati bertentangan dengan ”hak untuk hidup” sebagaimana dijamin oleh UUD 1945? Buku ini sangat menarik karena selain memaparkan pandangan, analisis, tinjauan kritis para pakar dalam negeri dan luar negeri, juga membahas pandangan para hakim konstitusi mengenai pidana mati. Pendapat dan argumentasi para pakar dan hakim konstitusi tersebut merupakan sumbangan ...
126.
Soft Cover, November 2008
Stock tidak tersedia
Membaca buku ini, terasa sekali nuansa penulisnya yang militer. Cukup banyak istilah militer tersebar di sana-sini, belum lagi tuturan pengalamannya yang khas tentara. Gaya bahasanya sebenarnya sudah dipoles, sehingga banyak menggunakan kutipan referensi ala tulisan akademisi. Tak heran, tulisan Kiki lumayan enak dibaca. Tema-tema yang beraneka ragam dalam tulisannya yang memang ditulis terpisah-pisah sebagai opini di harian Kompas itu dikumpulkan dalam empat tema besar oleh editor. Dan ...
127.
No Image Available
Permainan Kekuasaan oleh Rahman Arge
Soft Cover, November 2008
Stock tidak tersedia
Obsesinya pada kebangkitan negeri. Orientasinya pada peran nurani; karakter manusia yang dekat dengan keimanan. Rahman Arge adalah politisi, jurnalis, dan seniman yang menekankan pentingnya sikap tulus dan jujur dalam menyampaikan opininya. Dari petualangannya ke berbagai penjuru dunia—Praha, Sungai Volga, Tembok Besar China, juga Istana Alhambra hingga ke Hiroshima—serta kepeduliannya pada nasib rakyat jelata di Tanah Air; ia menorehkan kebijaksanaan dalam buku ini. Juga pembelajaran dari ...
128.
No Image Available
Soft Cover, Oktober 2008
Stock tidak tersedia
Tersebutlah konon, Sang Maha Guru memanggil tiga ekor kera nakal dan tidak tahu aturan. ”Carilah cara hidup yang lebih baik supaya kalian mencapai Nirwana. Mulai saat ini, tutuplah mata, telinga, dan mulut kalian,” kata Maha Guru kepada mereka. Namun apa yang terjadi? Tetap saja mereka tak bisa mencapai Nirwana. Selain itu konon, jas memiliki kode etiket sehingga berkaitan erat dengan perilaku kesantunan. Bahkan pesulap, penjinak binatang sirkus, dan …draculla pun memakai jas. Jadi bukan ...
129.
No Image Available
Soft Cover, Mei 2008
Stock tidak tersedia
“Saya datang ke hadapan Anda semua pada hari ini dengan niat teguh untuk menciptakan sebuah kehidupan baru dan perdamaian. Kita semua mencintai tanah ini, tanah Tuhan, kita semua, umat Muslim, Kristen, dan Yahudi semua menyembah Tuhan ...” (Pidato Anwar Sadat di Parlemen Israel,19 November 1977) Selama ribuan tahun, Jerusalem merupakan kota ziarah agama samawi: Yudaisme, Kristen, dan Islam. Mereka berziarah ke Tembok Ratapan, Gereja Makam Kristus, Masjid Al Aqsha. Tetapi pada saat ...
130.
No Image Available
Soft Cover, Mei 2008
Stock tidak tersedia
UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, sudah berlaku. Khusus untuk sengketa pertanahan telah terbit Petunjuk Teknis Penanganan dan Penyelesaian Masalah Pertanahan melalui Keputusan Kepala BPN Nomor 34 Tahun 2007. Akan tetapi, sengketa yang terkait dengan kepentingan (interest) para pihak paling efektif diselesaikan melalui mediasi, sebagai salah satu alternatif penyelesaian sengketa. Dibandingkan melalui pengadilan, penyelesaian sengketa ...
131.
Bangkitnya Rusia oleh Simon Saragih
Soft Cover, April 2008
Stock tidak tersedia
Lebih dari setengah abad Rusia terpuruk: dikenal sebagai rezim yang brutal, kejam, dan tidak menghargai hak asasi manusia. Setelah Uni Soviet runtuh, Rusia berusaha membangun ekonomi yang berantakan karena perlombaan senjata dengan AS dan Blok Barat. Namun, krisis ekonomi di Rusia malah semakin parah, kemiskinan meningkat, korupsi merebak, dan organisasi kriminal pun bermunculan. Kibarkan rasa cinta tanah air dan laksanakan. Itulah panduan bagi pembangunan Rusia. Buku ini membahas ...
132.
No Image Available
Soft Cover, April 2008
Stock tidak tersedia
Bagai telur di ujung tanduk. Itulah salah satu perumpamaan di zaman Kala Bendhu ini. Masalahnya siapa yang menaruh telur di ujung tanduk--perbuatan tolol. Lantas tanduk hewan apa pula yang digunakan? Telur apa yang nangkring di tanduk. Bisa saja seekor bebek teler bertelur di cula badak, bukannya tanduk. Perumpamaan yang ngaco dari awal. Problem di atas tadi adalah gambaran keadaan negara kita tahun 2003 sampai dengan 2007. Penuh dengan tebaran peraturan dan tuaian pelanggaran. Penuh dengan ...
133.
No Image Available
Soft Cover, Februari 2008
Stock tidak tersedia
hari hari menjelang mundurnya presiden Soeharto dari jabatannya dan beberapa hari sesudahnya adalah hari hari yang penuh dengan ketidakpastian. Sulit menentukan sesuatu peristiwa atau keadaan itu benar benar terjadi atau sekedar desas desus. Misalnya adanya pergerakan pasukan diluar komando atau kebenaran soeharto akan mengundurkan diri. Disisi lain, banyak peristiwa dan keadaan yang belum diketahui masyarakat luas, terutama kejadian kejadian dilingkungan jalan cendana dan Istana kepresidenan. ...
134.
Soft Cover, Februari 2008
Stock tidak tersedia
135.
No Image Available
Soft Cover, 2008
Stock tidak tersedia
Berbagai permasalahan terus mendera bangsa Indonesia. Krisis ekonomi, krisis kebangsaan, serta krisis jatidiri; semuanya membahayakan eksistensi bangsa dan negara ini. Bahkan Pancasila pun sebagai ideologi negara sudah mulai dilupakan. Pancasila menjadi abstrak, dan tidak dipahami, apalagi diamalkan. Buku ini mengingatkan kembali tujuan negara ini didirikan. Bahwa kita sesungguhnya memiliki sebuah mimpi, The Indonesian Dream. Mimpi besar bahwa kita memiliki prinsip demokrasi perwakilan, ...
136.
No Image Available
Soft Cover, Desember 2007
Stock tidak tersedia
Tanah sebagai sarana untuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia akan papan dan pangan yang merupakan sumber daya alam yang langka itu rentan diperebutkan oleh berbagai pihak dan hal itu akan memicu konflik yang bersumber pada perbedaan kepentingan, nilai, data, dan sebagainya. Menyelesaikan permasalahan tanah tidaklah sederhana karena kompleksitasnya yang menyangkut berbagai aspek antara lain ekonomi, sosial dan budaya. Buku ini menawarkan alternatif pemikiran untuk memahami permasalahan ...
137.
Biarkan Hukum Mengalir oleh Satjipto Rahardjo
Soft Cover, November 2007
Stock tidak tersedia
Pada tanggal 2 Agustus, 1985, sebuah jumbo jet Delta Airlines jatuh di Dallas dan menewaskan 137 orang. Segera sesudah malapetaka tersebut para lawyers dari kedua pihak, yaitu dari pihak korban dan perusahaan penerbangan, terjun ke lapangan dengan begitu cepat dan agresif. Suatu peperangan sengit dengan saling menuduh secara pahit dan imoral merupakan pemandangan yang menyusul tahun-tahun berikutnya. Ilustrasi yang bagus tentang cara berhukum di Amerika Serikat. Sepuluh hari sesudah ...
138.
No Image Available
Soft Cover, November 2007
Stock tidak tersedia
Pemilihan Gubernur DKI Jakarta secara langsung yang pertama berlangsung sukses, damai, dan semua pihak menerima hasilnya dengan lapang dada. Jakarta mempunyai pemimpin yang dipilih secara langsung oleh warganya yang semakin matang dan dewasa dalam menetapkan pilihannya, itulah bobot penting yang tidak dimiliki daerah lain. Pada buku ini, pembaca semua bisa belajar menjadi seorang calon pemimpin yang sukses dalam memenangi pertarungan, belajar dewasa dalam menentukan pilihannya, dan belajar ...
139.
Soft Cover, November 2007
Stock tidak tersedia
Awalnya bor-bor raksasa ditancapkan ke bumi. Lalu hanya semburan kecil yang menggenangi sawah dan tanah kosong di sekitarnya. Namun, hari demi hari semburan lumpur panas dengan bau menyengat kian membesar. Jalan tol, jalur KA, pabrik, dan rumah penduduk pun tak luput dari terjangan lumpur itu. Puluhan ribu orang pun tunggang langgang dan merana kehilangan penghidupannya. Dengan berbekal solidaritas dan kepala dingin, mereka berjuang agar diperlakukan sebagai manusia. Berulang kali ...
140.
No Image Available
Soft Cover, September 2007
Stock tidak tersedia
Konstitusi dengan tegas mengultimatum bahwa Indonesia adalah negara hukum. Namun realitas memaparkan sebaliknya. Pelaku pelanggar HAM bak berada di surga; tidak ter­sentuh hukum. Korupsi menggerogoti segala aspek kehidupan bernegara seolah tak mengenal kata akhir. Penguasa dan pengusaha berkolaborasi membisniskan hukum demi kantong pribadi dan kelompoknya. Mafia peradilan yang sudah tentu melibatkan aparat hukum bermain secara kasat dan vulgar sejak kasus belum diajukan ke meja hijau, hingga ...