Pada tahun 2025, ekonomi dunia ambruk total dan Amerika telah berubah menjadi dystopia totaliter. Ben Richards, pria berusia 28 tahun dari Co-Op City, menganggur dan tertimpa sial. Putrinya yang berusia delapan belas bulan jatuh sakit, dan Ben maupun istrinya tak mampu membawanya berobat ke dokter.
Bagi seseorang dari wilayah miskin kota, tanpa uang dan harapan, hanya satu hal yang dapat dilakukan: menjadi kontestan dalam salah satu Network’s Games—stasiun TV yang dikelola pemerintah dan menayangkan acara permainan brutal. Pesertanya dapat meraih uang sangat banyak—atau mati dalam Permainan itu. Sekarang Ben akan tampil pada jam tayang utama di acara Network yang berperingkat tertinggi dan melibatkan partisipasi penonton. Dan dia akan menjadi mangsa bagi masyarakat…
******
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan. Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi. Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca. Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik. Bergabunglah dalam kelompok membaca atau forum literasi. Diskusikan buku yang Anda baca dan dapatkan rekomendasi dari sesama pembaca. Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Libatkan keluarga dalam kegiatan membaca. Bacakan cerita untuk anak-anak atau ajak mereka membaca bersama. Ini menciptakan ikatan keluarga yang erat melalui kegiatan positif. Jangan ragu untuk menjelajahi genre baru. Terkadang, kejutan terbaik datang dari buku yang tidak pernah Anda bayangkan akan Anda nikmati. Manfaatkan teknologi dengan membaca buku digital atau bergabung dalam komunitas literasi online. Ini membuka peluang untuk terhubung dengan pembaca dari seluruh dunia.
Pria bernama lengkap Stephen Edwin King ini lahir tanggal 21 September 1947di Portland, Maine. Sebelum terkenal, King bekerja di pompa bensin dan binatu. Ia mendapat beasiswa di University of Maine pada tahun 1966 dan lulusan tahun 1970 serta memperoleh gelar Bachlelor of Science serta sertifikat untuk mengajar di SMU. Ia menikah dengan Tabitha Jane Spruce tanggal 2 Januari 1971 dan mengajar di Hampden Academy. Sejak buku pertamanya, Carrie, terbit tahun 1974, sudah 300 juta kopi bukunya terjual di seluruh dunia dan diterjemahkan dalam 33 bahasa. Bulan Juni 1999 King tertabrak mobil hingga paru-parunya terluka, tulang rusuknya patah, dan kakinya patah dibeberapa tempat. Setelah tiga minggu di rumah sakit, King baru bisa berjalan 9-12 bulan setelah kecelakaan. Kecelakaan ini pula yang membuat Stephen King berpikir untuk berhenti menulis. Selain buku-bukunya difilmkan, ternyata King pernah menjadi pameran pembantu dalam film-film yang dibuat berdasarkan novelnya. Saat ini King dan istrinya yang juga menjadi penulis tinggal di Bangor, Maine.