Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Fiksi
Cerita Pendek

Format
Soft Cover (44)
Hard Cover (1)

Hasil: 21 - 40 dari 45
GRIDLIST
21.
Menitip Mayat Di Bali oleh Gde Aryantha Soethama
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
Penitipan mayat ini menjadi pilihan terbaik untuk menghindarkan orang Bali dari kemelut adat yang bisa saja muncul akibat kepanikan menghadapi persoalan jenazah yang dilarang dikubur. Buku Menitip Mayat di Bali berisi 69 esai, menjadi semacam kumpulan suara hati orang Bali, yang berkisah banyak tentang “kegetiran dalam kemeriahan” firdaus terakhir di bumi ini. Bali sungguh pulau sangat beruntung, dikunjungi 180 bangsa turis dunia. Riset tentang pariwisata nyaris melulu tentang ...
22.
No Image Available
Cerpen Pilihan Kompas 2015 oleh Kumpulan Cerpenis
Soft Cover, Juni 2016
Stock tidak tersedia
Ini antara lain membuktikan regenerasi dalam dunia kepenulisan di Tanah Air terus berlangsung. Nama-nama besar seperti Budi Darma, Putu Wijaya, Ahmad Tohari, dan Martin Aleida terus menulis dan menghasilkan karya-karya yang tetap bernas. Lalu ada nama besar lainnya: Seno Gumira Ajidarma, Jujur Prananto, Gde Aryantha Soethama, Indra Tranggono, disusul nama-nama yang lebih muda seperti Agus Noor, Triyanto Triwikromo, Gus tf Sakai, Warih Wisatsana, Djenar Maesa Ayu, Oka Rumisni, dan Joko Pinurbo. ...
23.
No Image Available
Teman Duduk oleh Daoed Joesoef
Soft Cover, November 2015
Stock tidak tersedia
Teman Duduk merupakan 10 kumpulan cerita pendek karya Daoed Joesoef. Cerita edukatif yang bisa dijadikan teman di saat senggang. Cerita yang bersifat didaktis sekaligus mengandung nilai-nilai kebijakan hidup. Cerita tersebut di antaranya mengenai Patung Guru yang dilapisi emas, tetapi tidak lagi diperhatikan publik setempat. Kemudian sang Patung meminta burung gelatik agar menguliti emas yang melapisi tubuhnya dan dibagikan kepada orang-orang miskin. Juga dikisahkan tentang Kuburan Keramat, ...
24.
Drupadi oleh Putu Fajar Arcana
Soft Cover, November 2015
Stock tidak tersedia
Drupadi berisi dua kisah terpisah, tetapi saling berhubungan. Bagian pertama berisi kisah-kisah tragedi kemanusiaan tahun 1965, yang sampai sekarang menyisakan luka dan trauma. Kisah-kisah ini ditulis berdasarkan hasil riset bertahun-tahun dengan mengumpulkan kesaksian para saksi mata, untuk kemudian diungkapkan dalam bentuk sastra. Bagian Tragedi ini dihadirkan penulis sebagai upaya mendorong satu proses rekonsiliasi yang diprakarsai negara. Dendam yang mengendap sejak 50 tahun lalu, ...
25.
Cerpen Pilihan Kompas 2014 oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Setiap tahun Kompas menerbitkan antologi Cerpen Pilihan Kompas yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat dalam rubrik cerpen di Kompas edisi Minggu. Sebanyak 52 cerpen berkompetisi melewati lubang seleksi para juri. Perdebatan selalu tak bisa dihindari. Tahun ini, para juri memberikan rekomendasi untuk menerbitkan 24 cerpen terpilih yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat Kompas sepanjang tahun 2014. Ini jumlah terbanyak untuk isi sebuah buku antologi Cerpen Pilihan Kompas ...
26.
No Image Available
Cerpen Pilihan Kompas 2004 oleh Agus R Sarjono, Budiarto Danujaya, Cok Sawitri
Soft Cover, Desember 2014
Stock tidak tersedia
27.
No Image Available
Cerpen Pilihan Kompas 2004 oleh Cerpenis Kompas
Soft Cover, Oktober 2014
Stock tidak tersedia
28.
Senja dan Cinta yang Berdarah oleh Seno Gumira Ajidarma
Hard Cover, Agustus 2014
Stock tidak tersedia
Buku ini memuat seluruh cerpen Seno Gumira Ajidarma yang pernah dimuat Harian Kompas antara 1978-2013. Inilah 84 cerpen yang dalam 35 tahun secara kronologis menjelajahi berbagai tema dalam beragam cara, yang selain bisa dibaca sebagai hiburan, berpeluang diperiksa dalam konteks sosial historis zamannya. Dalam penerbitan kali ini, sejumlah cerpen ditulis ulang, sehingga bisa juga dibaca sebagai karya baru. *** Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran ...
29.
Cerpen Pilihan Kompas 2013 oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Juni 2014
Stock tidak tersedia
Buku ini membuktikan bahwa regenerasi cerpenis di Indonesia berlangsung secara terus-menerus dan simultan. Karya-karya para cerpenis kawakan seperti Gerson Poyk, Putu Wijaya, Budi Darma, Arswendo Atmowiloto, Gde Aryantha Soetama, dan F Rahardi, bersanding dengan karya-karya para cerpenis yang lebih muda seperti Seno Gumira Ajidarma, Jujur Prananto, Agus Noor, Indra Tranggono, Gus tf Sakai, Triyanto Triwikromo, Damhuri Muhamad, Intan Paramadhita, Noviana Kusumawardhani, AK Basuki, dan Dewi Ria ...
30.
Tart di Bulan Hujan oleh Bakdi Soemanto
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
Buku kumpulan cerita pendek (cerpen) Bakdi Soemanto, sastrawan senior yang namanya tak asing lagi dalam jagat sastra Indonesia. Antologi ini merupakan bagian dari seri buku "Kumpulan Cerpen Kompas" yang mulai diterbitkan Penerbit Buku Kompas sejak tahun 2013 lalu. Ke-25 cerpen yang mengisi buku ini menarik karena lahir dari seorang Bakdi Soemanto yang memiliki beragam minat lain di samping menulis cerpen. Menekuni bidang tulis-menulis sejak usia remaja, Bakdi tumbuh menjadi seorang ...
31.
No Image Available
Mere Matkadevi dan 123 Karakter Lainnya oleh Tulus Ciptadi Akib
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
Mana lebih sakit, ditinggal putus pacar se­telah delapan tahun pacaran atau ditinggal rusak laptop setelah empat tahun berteman? Andare Putri Avanti ngalamin dua-duanya dalam satu bulan. Cuma beda dua hari. Andare adalah salah satu dari 124 tokoh dalam buku kumpulan cerita ini. Ada juga kisah tentang Asih yang walau punya bibir sumbing, namun tetap pede ikutan lomba karaoke di kampungnya. Go Asih go! Cinta, karakter lain lagi, nekat nyamperin artis yang namanya Rangga ke tempat ...
32.
No Image Available
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
33.
Soft Cover, September 2013
Stock tidak tersedia
Kumpulan 15 cerita pendek (cerpen) Kuntowijoyo, salah seorang sastrawan Indonesia paling menonjol dari masa akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21. Bukan sekadar rangkuman karya, tapi sebuah antologi mahakarya, masterpieces, yang beberapa di antaranya sempat dimahkotai penghargaan sastra dari dalam dan luar negeri. Seperti yang juga bisa ditemukan dalam novel-novelnya, salah satu kekhasan sekaligus kekuatan cerpen-cerpen Kuntowijoyo terletak pada kerapnya digunakan bahasa percakapan, ...
34.
Soft Cover, Agustus 2013
Stock tidak tersedia
Antologi Cerpen Pilihan Kompas 2012 tidak lain adalah ‘potret’ tentang keindonesiaan kita; sebuah Indonesia yang heterogen, unik, sekaligus juga problematik. ‘Potret’ ini adalah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa bernama Indonesia. Serpihan-serpihan yang tercecer dari problem bangsa ini yang (mungkin) sudah begitu akut, kompleks, dan multidimensional. Sejumlah 20 cerpen dalam antologi ini separuhnya mempertontonkan akar budaya yang diperlakukan secara beragam. Cerpen yang terpilih ...
35.
Dua Cerita dari Negeri Slavia oleh Penyadur: Soebagijo I.N.
Soft Cover, Maret 2013
Stock tidak tersedia
Adanya bangsawan yang berjuang demi rakyat adalah hal yang musykil, tetapi Alexander Herzen  bangsawan dari wangsa Jakowlew, justru mengobarkan perlawanan terhadap Tsar Nicolas yang kejam. Siapakah Alexander Herzen yang sejak kecil telah menyemai benih kebencian atas kekuasaan absolut kekaisaran? Usaha-usaha apa yang ia lakukan untuk menghimpun dukungan? Cerita lainnya tentang Yugoslavia pada zaman penjajahan Turki yang berlangsung berabad-abad. Meski sempat memerdekakan diri pada ...
36.
Tak Ada Nasi Lain oleh Suparto Brata
Soft Cover, Maret 2013
Stock tidak tersedia
Saptono lahir dan tumbuh bersama kesengsaraan bangsa pada masa penjajahan bala tentara Dai Nippon. Ia ikut kelaparan saat kota Solo menjadi ajang pergulatan paham komunis, yang disusul dengan konflik kaum pejuang kemerdekaan dengan pasukan Belanda-NICA. Dalam ketaksempurnaannya, Saptono punya tanggung jawab sebagai pembimbing bangsa dan keluarga. Sebagai penyandang cacat lahir-batin, Saptono tak dapat bersyukur atas kelahirannya di dunia, padahal ia dilahirkan sebagai bayi bangsawan, tapi hidup ...
37.
Setubuh Seribu Mawar oleh Yanusa Nugroho
Soft Cover, Maret 2013
Stock tidak tersedia
Tahun 2011 Yanusa Nugroho meraih penghargaan Kesetiaan Berkarya dari harian Kompas. Tahun berikutnya, 2012, cerpennya "Salawat Dedaunan" pun meraih penghargaan sebagai cerpen terbaik dari surat kabar yang sama. Ini adalah antologi berisi 27 Cerpen dari Yanusa yang pernah dimuat di berbagai surat kabar, termasuk Kompas antara tahun 2006-2012. Kumpulan cerpen yang mempertemukan kita dengan berbagai cerita yang sesungguhnya sederhana. Kisah-kisah tentang keseharian yang amat biasa, ...
38.
Soft Cover, September 2012
Stock tidak tersedia
Dalam sekali pukul pembacaan, kita akan menemukan sedikit ciri yang menandai sebagian besar cerpen (di buku ini). Pertama adalah pilihan bentuk dan gaya, atau cara penceritaan yang secara dominan dipenuhi oleh kecenderungan yang mistik, lalu mengarahkan cerita pada simpulan atau akhir yang supranatural dan surealistik. Tak kurang dari 50 persen (11 cerpen) yang memiliki kecenderungan semacam ini, mulai dari “Wiro Seledri” karya GM Sudarta, “Biografi Kunang-kunang” (Sungging Raga), ...
39.
No Image Available
Ber317an oleh Gadis - Kiki - Vika
Soft Cover, Agustus 2011
Stock tidak tersedia
BER317AN, sebuah proyek menulis tiga sahabat, Gadis, Kika, Vika. Berkonsep unik: 11 judul, 21 cerita. Gadis sebagai pemberi judul-judul, Kika dan Vika sebagai penulis cerita-cerita. Pada suatu malam, tanpa Gadis, Kika dan Vika menulis cerita. Eksperimental. Bisakah menulis berdua dalam satu waktu, satu ruang, bersama-sama secara harfiah? Hasil undian mengharuskan Kika menulis paragraf pertama, Vika berikutnya, kembali ke Kika, dilanjutkan Vika, begitu seterusnya, sampai habis. Demikianlah, ...
40.
Soft Cover, Juni 2010
Stock tidak tersedia
Langit jadi merah. Seekor naga menukik, menyapu bintang-bintang dan matahari. Pucuk-pucuk sayapnya memercik bara. Api bertebaran. Angin berputing. Ketakutan disemprotkan ke udara seperti tinta gurita. Kalimat di atas adalah penggalan cerpen Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian. Penulisnya, Avianti Armand, adalah nama baru di Harian Kompas, bahkan cerpennya tersebut adalah yang pertama dimuat di harian ini. Meski demikian, kritikus sastra, Budiarto Danujaya, dan Menteri Riset dan ...