| Soft Cover, Januari 2017 | Rp. 65.100 | Rp. 55.335 (15% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
261.
No Image Available
262.
| Soft Cover, Desember 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Dibagi dalam tujuh bab yang mencangkup peradaban-peradaban utama di masa Kuno: Mesopotamia, Mesir, Tanah Suci, Persia, Yunani, Funisia dan Etruscan, dan Romawi. Termasuk lebih dari 200 foto stela Kuno, hieroglif istana, naskah huruf baji, prasasti-prsasti kuil, perkamen, tulisan grafiti dinding, dan keramik.
Prasasti-prasasti melongkupi setiap aspek dari kehidupan zaman Kuno, mulai dari penaklukan militer, hukum-hukum dan tugu peringatan, sampai menu restoran, resep dokter, serat slogan ...
263.
| Soft Cover, November 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kisah di dalam buku Jejak Dedari ini terinspirasi dari kehidupan sebuah desa di Bali Utara dengan mayoritas penduduk yang bisu dan tuli. Karya ini juga diangkat ke layar lebar. Film yang disutradarai sendiri oleh Erwin Arnada ini dibintangi Christine Hakim, Reza Rahadian, Alex Komang, Andania Sufi, Meriza Febriani, dan Verdi Sulaiman.
Rare terlahir sebagai gadis bisu tuli dan tak dapat mengelak dari takdir kelahirannya yang dianggap sebagai kutukan. Hinaan dan duka sepanjang hidupnya membuat ...
264.
No Image Available
265.
| Soft Cover, November 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Beranjak dewasa berarti juga mempertaruhkan optimisme masa kanakkanak. Demi masa depan yang lebih baik, Apu harus meninggalkan Nischindipur menuju Calcutta. Namun realita membawanya pada dilema, bertahan dengan rutinitas kota besar yang menjemukan dan penuh kesinisan, atau meninggalkannya.
Aparajito, merupakan lanjutan dari Pater Pancali, sebuah trilogi yang melambungkan nama Bibhutibhushan Banerji. ***
Membaca Bibhutibhushan Banerjee bagaikan memandang alam semesta. Karyanya ...
266.
| Soft Cover, November 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Itu temanku Annie dan Miny."Itulah yang dikatakan Dolly pada Hilde Janssen ketika Hilde menunjukkan selembar foto yang menampakkan dua wanita Belanda di kereta api Indonesia pada 1947.Hilde diperkenalkan dengan Dolly, 85 tahun, pada akhir 2010 di Jakarta. Wajah wanita itu khas, hidungnya yang mancung menunjukkan ia keturunan Barat.Dolly langsung mengenali kedua wanita di foto tersebut sebagai kakak-beradik Kobus. Ia sendiri ternyata ada di kereta api itu, juga Betsy, si sulung keluarga Kobus. ...
267.
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Penguasaan Bahasa Belanda yang sebelumnya menjadi kebanggan orang Ambon di zaman penjajahan Belanda, menjadi tak berarti dan malah harus disembunyikan di zaman penjajahan Jepang. Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang bukan hanya digunakan karena mereka merupakan orang Indonesia, tetapi saat itu pemakaian bahasa itu menyelamatkan mereka dari Jepang.
Inilah cerita tentang permukiman orang Ambon bentukan Jepang di Surabaya. Orang Ambon di Krembangan Barat diusir dari rumahnya yang besar-besar ...
268.
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab.
Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan.
...
269.
No Image Available
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab.
Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan.
...
270.
No Image Available
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab.
Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan.
...
271.
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias ‘Jon yang Faqir’—seorang pakar kondang asal Jombang yang piawai dalam meracik gagasan dan merakit kata-kata. Kali ini Si Jon ingin menghibur pembaca sekaligus menyajikan secangkir kopi yang mat-matan untuk dinikmati kapan dan di mana saja. Ada kopi ‘Modal untuk Pelit’, kopi ‘Amenangi Zaman Jahiliah’, kopi ‘Jurnalisme Absolut’, kopi ‘Syahadat Kiai Jangkung’, kopi ‘Sosiologi Munyuk’, kopi ...
272.
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kisah ini terjadi ribuan tahun silam di Lembah Sungai Indus. Orang-orang di kurun itu menyebutnya
Meluha. Penduduknya berumur sangat panjang berkat ramuan misterius bernama Somras, yang
dicipta dari pohon Sanjiwani dan tirta suci Saraswati. Negeri yang dihuni Wangsa Surya ini
menghadapi ancaman hebat ketika sungai utama mereka mengering perlahan-lahan. Mereka pun
dirundung serangan para pengacau dari timur: negeri Wangsa Chandra. Keadaan bertambah gawat
ketika Wangsa Chandra ...
273.
| Soft Cover, Oktober 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Saidi tak pernah berharap takdir menggiringnya ke "kawasan antara". ia lahir berkelamin
Lelaki,tapi tabiatnya sangat perempuan.
Calabai, begitu orang-orang menyebutnya.
Ayahnya,puang baso,marah dan menolak
anak lelakinya menjadi "perempuan".Tak ingin
menggoreskan luka lebih dalam di hati
orangtuanya,saidi memilih pergi.Pertemuan dengan
seorang lelaki sepuh bersurban putih di dalam
mimpinya telah membakar gairahnya untuk
berpetualang ke negeri,negeri bissu,yaitu para
pemuka ...
276.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Mahabarata Jawa bersumber dari epos Mahabarata karya Vyasa yang digubah sekitar 500 tahun Sebelum Masehi. Tokoh-tokoh baru bermunculan dalam buku ini dan terjadi berbagai pengembangan serta perubahan cerita. Bahkan kisah serta jalan pikiran lokal pun masuk, sehingga isi dan sosok Mahabarata akhirnya menjadi “sangat Jawa”.
Inti kisah Mahabarata Jawa diraup dari berbagai sumber. Baik dari sumber awal, India, maupun sumber kedua, Jawa. Baik dari bahan tulisan, syair tembang, transkripsi ...
277.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
N. Riantiarno adalah seorang aktor, penulis, sekaligus sutradara. Pada 1968 bersama Teguh Karya ia mendirikan Teater Populer. Kemudian, pada 1 Maret 1977, ia mendirikan Teater Koma. Riantiarno menulis berbagai karya, antara lain tujuh naskah drama yang bersumber dari lakon wayang, yaitu Republik Bagong, Republik Togog, Republik Petruk, Republik Cangik, Semar Gugat, Kala, dan Konglomerat Burisrawa. ...
278.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Surga Diciptakan Karena...
Setelah puluhan tahun menunggu, kini kau telah berjalan ke surga. Ketika hampir tiba, ketika kutanyakan 'kenap' surga diciptakan?' Kau juga tidak tahu. Dasar manusia!
Kau hidup hanya unutk mati? Jika seperti itu, betapa kasihan kau, saya dan leluhur kau yang lain, tentu sangat kecewa. Tak pantas kau berjalan ke tempat suci ini—tak pantas kau menjadi orang Toraja yang kami banggakan. Pulanglah, pulanglah dulu, tanyakan kepada kawan kau yang lain, ...
279.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sejak pertama kali manusia mencatat sejarahnya sendiri, hingga abad berteknologi tinggi saat ini, selalu ada konflik dengan skala yang masif, yang menjadi penentu utama jalannya sejarah bangsa-bangsa di dunia. Konflik yang terwujud dalam pertempuran itu berskala sangat besar dari sisi jumlah manusia yang terlibat atau menjadi korban, dan sangat hebat dalam hal kerusakan, bahkan kehancuran ekonomi dan infrastruktur yang ditimbulkannya. Pertempuran-pertempuran terbesar itulah yang disajikan dalam ...
280.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sepanjang hidupnya, Winston berusaha menjadi warga negara
yang baik dengan mematuhi setiap aturan Partai meski jauh di dalam hati
dan pikirannya bersemayam antipati terhadap kediktatoran
yang ada di negaranya. Walaupun begitu, Winston tidak berani
melakukan perlawanan secara terbuka.
Tidak mengherankan, karena Polisi Pikiran, teleskrin, dan mikrofon
tersembunyi membuat privasi hanya serupa fantasi. Bahkan, sejarah
ditulis ulang sesuai kehendak Partai. Negara berkuasa mutlak ...




Keranjang






