Pencarian

Brand
PlotPoint
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Fiksi
Teenlit


Format
Soft Cover (4)

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Mobil, Bokap, Gue oleh Halluna Hardianti
Soft Cover, Juli 2014
Stock tidak tersedia
Dinar tak pernah kangen dipeluk Ayah. Jangankan kangen, ingat terakhir kapan dipeluk aja nggak. Ayah tuh nggak asyik, galak, sudah gitu juga bau oli karena lebih sayang sama mobil antiknya dibanding sama Dinar. Ayah beda sama ibu yang hangat dan harum kue-kue lezat. Kayaknya ini gara-gara dulu, sebelum pensiun dini, Ayah lebih asyik sama kerjaannya. Masalahnya sekarang Dinar bohong kalau dia bisa nyetir sama Bianca, Helen dan Nadia. Mereka bertiga senang banget dan langsung merencanakan liburan ...
2.
Jeda dalam Koma oleh Padma Alina
Soft Cover, Mei 2014
Stock tidak tersedia
Rifka adalah cewek yang mungkin kamu kenal. Tujuh belas tahun, cewek baik-baik, tak pernah jadi pusat perhatian, namun selalu percaya, dia punya hidup yang sempurna. Dia percaya kalau hidupnya begulir karena cinta; Cinta orangtuanya dan cinta pacar sejak SMP-nya: Vino. Bersama Vino, Rifka mengerti arti ‘sempurna’. Vino yang setia, juga teman baiknya. Vino yang selalu ada di waktu padat atau jedanya. Vino adalah masa lalu, kini, dan depannya. Tapi kini Vino koma, dunia Rifka ...
3.
Sesuatu yang Tertunda oleh Sky Nakayama
Soft Cover, Mei 2013
Stock tidak tersedia
Aria tahu cewek pasti lebih memilih kakaknya daripada dia. Kakaknya, Arian, lebih ramah dan sangat supel, sementara ia pendiam, kaku, dan susah bergaul. Itu sebabnya, saat Aria tahu Arian suka dengan tetangga baru mereka, ia cuma melengos dan tidak mau ambil peduli. Lalu, Aria tak sengaja membuka jendela dan melihat sosok tetangga barunya. Gadis itu menyapanya. Bukannya membalas Aria malah membanting jendela. Kenapa dia melakukan itu? Dia tidak kenal gadis itu, tapi ada sesuatu yang berbeda ...
4.
Hujan dan Pelangi oleh Mikayla Fernanda, Ch Marcia, Indawati Zhang
Soft Cover, Mei 2013
Stock tidak tersedia
Bagi Sabrina, Cammile adalah awan mendung di hari cerahnya. Oh, ralat, Camm ibarat hujan badai penuh petir yang bikin banjir mendadak. Kenapa? Karena sejak ada Camm hidupnya berubah total.Dia bukan lagi “queen bee” di sekolahnya, sahabatnya, Patrice, mendadak jadi musuh yang menyebalkan dan Aldo, pacar sekaligus bintang di sekolahnya, kini seperti orang yang tak dia kenal. Bahkan hubungan Sabrina dengan Ayahnya juga ikut berantakan. Bagi Camm, Sabrina adalah pelangi di hari yang ...