| Soft Cover, Mei 2016 | Rp. 65.000 | Rp. 52.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
1.
No Image Available
2.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2014 | Rp. 59.900 | Rp. 47.920 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Kini, hermeneutika kian memperlihatkan relevansi dan daya tariknya yang tersembunyi. Wacana yang semula hanya menjadi perbincangan ramai di kalangan ahli-ahli filsafat di Eropa Daratan, kini beralih menjadi bahan perbincangan ramai dalam disiplin ilmu sosial dan humaniora, termasuk ilmu sastra. Baik sebagai teori penafsiran maupun sebagai asas-asas universal pemahaman, kehadiran kembali hermeneutika sedikit banyak mampu memberi arah baru bagi perkembangan estetika dan ilmu sastra, yang selama ...
3.
| Soft Cover | Rp. 80.000 | Rp. 64.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
“...Abdul Hadi menyadarkan kita, betapa penting memahami sejarah ketika seseorang hendak menyodorkan sekaligus merumuskan sebuah fenomena kultural... Di situ, pemahaman terhadap peristiwa masa lalu (sejarah) dan menelusuri jejaknya sampai ke sumbernya mutlak dilakukan. Dan Abdul Hadi, dalam buku ini, telah melakukan hal itu dengan sangat meyakinkan.”
—Maman S. Mahayana [Sastrawan dan Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia]
Buku Kembali ke Akar ...
4.
| Soft Cover | Rp. 70.000 | Rp. 56.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
“Dalam wacana sufisme Maulana Rumi, idiom anggur, arak, pestapora, seruling, tarian, musim semi dlsb., semua itu mengacu kepada kenikmatan-kenikmatan ilahiat yang menyembul dari hati yang suci ketika merasakan dekat dengan Allah Swt., atau menghablur dari ruh yang menyaksikan keindahan wajahnya.”
—Kuswaidi Syafi’ie [Sastrawan, juga Pengasuh PP Maulana Rumi, Sewon, Bantul, Yogyakarta]
“Jalaluddin Rumi bukan lagi ‘milik umat Islam’ karena ...
5.
| Soft Cover | Rp. 100.000 | Rp. 85.000 (15% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Pada masa Khalifah Harun al-Rasyid (786–813), Baghdad telah menjadi pusat perbukuan dunia. Di Khizanah al-Hikmah—sebuah pusat perbukuan dan perpustakaan besar—berkumpul banyak sekali sarjana, sastrawan, penyalin naskah, ahli kaligrafi, ahli ilustrasi, dan lain-lain. Perdana menteri Baginda, Yahya al-Barmaki, ditunjuk menjadi duta besar untuk India. Tugas khususnya ialah mengundang para sarjana India datang ke Baghdad dan bekerja sebagai penerjemah dengan imbalan yang besar. Dalam memilih ...




Keranjang


