| Soft Cover | Rp. 80.000 | Rp. 64.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
21.
No Image Available
22.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Serat Centhini 2: Pengembaraan Cebolong Mencari Jati Diri ...
23.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Dalam pengembaraannya, Cebolang dan abdinya menyinggahi beberapa tempat dan menimba berbagai ilmu dari para gurunya. Di antaranya, ilmu pengobatan jawa, pengetahuan silsilah Raja Demak, Pajang, dan Mataram, Jangka Jayabaya, kisah Jaka Tingkir, ilmu olah senggama, khasiat Asmaul Husna, dan Kisah Dewaruci. Hingga sampai di Desa Paricara, Nyai Demang Puspamadu terpesona dengan Cebolang dan berakhir dengan perbuatan olah asmara antara keduanya.
Buku jilid ke-4 ini mengisahkan perjalanan ...
24.
No Image Available
25.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Serat Centhini, atau juga disebut Suluk Tambanglaras atau Suluk Tambangraras-Amongraga, merupakan salah satu karya sastra terbesar dalam kesusastraan Jawa Baru. Serat Centhini menghimpun segala macam ilmu pengetahuan dan kebudayaan Jawa, agar tak punah dan tetap lestari sepanjang waktu.
Seri 7 Serat Centhini mengisahkan tentang kisah pernikahan Niken Tambangraras dengan Syekh Amongraga yang masih sibuk mengajari para kerabat Wanamarta. Selain itu, hingga hari ke40 malam-malam kebersamaan Syekh ...
26.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Serat Centhini 12: Dua Sejoli Hidup Bahagia Di Alam Kesempurnaan ...
27.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Serat Centhini 5: Pertobatan Cebolang&Syekh Amongraga Menjemput Jodoh ...
28.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Jayengresmi, Jayengraga, dan Kulawirya pergi meninggalkan Desa Pulung melanjutkan pengembaraannya. Mereka singgah di padepokan milik teman Ki Bayi Panurta yang bernama Ki Sinduraga dan Ki Datuk Danumaya. Mereka juga sempat tersesat di Desa Tegaron yang ternyata adalah sarang penjahat. Mereka hendak dirampok dan dibunuh. Namun dengan keahlian ilmu olah kanuragan dan mangunah yang dimiliki Kulawirya, para penjahat yang jumlahnya sangat banyak itu dapat dikalahkan.
Dalam perjalanannya, tiga ...
31.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Serat Centhini 11: Akhir Perjalanan Syekh Amongraga ...
32.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Puluhan siluman buaya mendatangi gethek yang ditumpangi rombongan Jaka Tingkir. Semua orang dalam rombongan: Mas Manca, Ki Wuragil, dan Ki Wila, menghalau sekuat tenaga. Namun, siluman-siluman buaya itu tak mundur, malah maju makin beringas. Sementara itu, Jaka Tingkir maju menunjukkan keperkasaannya, bertarung melawan buaya. Diincarnya, buaya terbesar yang menjadi pemimpinnya, lantas dipukulnya dengan segenap-genap kekuatannya.
Setelah ayahnya, Kebo Kenanga atau Ki Ageng Pengging, ...
33.
No Image Available




Keranjang




