Pencarian

Penulis
Emha Ainun Nadjib

Hasil: 21 - 40 dari 77
GRIDLIST
21.
Siapa Sebenarnya Markesot? oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Agustus 2019 Rp. 28.750 Rp. 23.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Setelah beberapa kali menyelenggarakan perkumpulan pengajian yang membahas mengenai tafsir Al-Quran, Markesot mulai dibicarakan orang-orang. Mereka bertanya-tanya mengenai latar belakang ilmu agama yang dimiliki Markesot. Apalagi selama ini, dia tidak dikenal sebagai ulama, ustaz, maupun santri lulusan madrasah sekalipun. Sementara itu, Markesot merasa berkecil hati. Ia bertanya-tanya apakah manusia biasa seperti dirinya memang tidak diperbolehkan memesrai Al-Quran dengan cara yang ...
22.
Markesot Bertutur oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2019 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Markesot adalah sosok lugu nan cerdas, mbeling, terkadang misterius. Dalam kesehariannya dengan sahabat-sahabatnya, Markembloh, Markasan, Markemon, dan lain-lain—yang tergabung dalam Konsorsium Para Mbambung (KPMb)—Markesot memperbincangkan seabrek problem masyarakat kita. Dari konflik politik internasional sampai soal celana. Dari tasawuf hingga filosofi urap. Dalam gaya bertutur khas Jawa Timuran yang penuh canda dan sindiran, Markesot mengajak kita meneropong kehidupan secara ...
23.
Slilit sang Kiai oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2019 Rp. 85.000 Rp. 68.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Ide-ide dan sepak terjangnya sering bernada kritis dan mengejutkan. Minatnya luas, mencakup berbagai masalah hangat di bidang sosial, budaya, dan politik. Buku ini jelas memperlihatkan sosok penulisnya, Emha Ainun Nadjib, sebagai cendekiawan yang kritis sekaligus penyair yang kerap lebih suka menafikan aturan-aturan konvensional. Di dalamnya, Emha menuangkan segenap gagasan dan uneg-uneg-nya tentang “persoalan-persoalan darurat bagi bangsa yang berduka”. Kata Pengantar SLILIT ...
24.
Seribu Masjid Satu Jumlahnya oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Mei 2019 Rp. 69.000 Rp. 55.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Bahkan seribu masjid, sejuta masjid Niscaya hanya satu belaka jumlahnya Sebab tujuh samudra gerakan sejarah Bergetar dalam satu ukhuwwah Islamiyyah Dalam buku ini, pembaca akan mendapati ungkapan cinta seorang manusia kepada sesamanya dan Penciptanya. Meskipun tetap dengan nada yang kadang menusuk tajam—karena sarat kritik atas kehidupan sosial kita yang pincang—kelima puluh proisi yang tampil di sini mencuatkan kepekaan dan kedalaman pemikiran seorang seniman dalam menangkap ...
25.
Soft Cover, April 2019 Rp. 64.000 Rp. 51.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Mudahkan, jangan mempersulit, beri kabar gembira, jangan membuat manusia menjauh (dari kebenaran), dan saling membantulah, jangan berselisih.” —HR Bukhari dan Muslim *** Allah tidak menagih di luar kemampuanmu, di luar kapasitasmu. Maka, tidak penting apakah Anda berenang di lautan yang airnya bernajis. Nilainya tidak terletak bahwa Anda kena najis. Yang lebih penting adalah, apakah Anda terus berenang ke tengah lautan najis, atau Anda berenang ke pinggir mencoba ...
26.
Markesot Belajar Ngaji
(Daur V)
oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Tanda Tangan, Februari 2019 Rp. 23.000 Rp. 18.400 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Benda, jasad, dan segala yang kasatmata pun, tak sanggup aku jangkau biar hanya seserpih. Iqra`-ku buntu. Manusia menyepakati satuan-satuan. Namun, ilmu dan pengetahuan tak akan pernah menjangkau ujung ruang dan waktu yang pemahamannya manusia rekrut melalui satuan-satuan. Manusia dikurung di dalam penjara bernama cakrawala, angkasa, tak terhingga. Manusia memprasangkai tata surya, galaksi, misteri alam semesta. Mereka kemudian diganggu oleh probabilitas bahwa jumlah alam semesta—yang ...
27.
Markesot Belajar Ngaji [Non TTD] oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Februari 2019
Stock tidak tersedia
Apakah manusia memang selalu “salah baca”? Sejak masa Bapak Adam dan Ibu Hawa sampai hari ini selalu dan terus saja salah baca? Sehingga Engkau titipkan kunci Iqra` itu melalui kekasih-Mu, kepada kami semua yang tersisa? “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridai Islam itu jadi agama bagimu” [1] (QS Al-Ma’idah: 3). Dia telah menyempurnakan segala ilmu, cara, dan pelaksanaan untuk mewujudkan “ketundukan” ...
28.
DARI POJOK SEJARAH - REPUBLISH oleh EMHA AINUN NADJIB
Soft Cover, 2019 Rp. 125.000 Rp. 100.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Dil, Saudaraku, inilah surat-suratku: menirukan suara-suara liar dari jalanan, gang-gang kampung, sudut-sudut desa, napas dan bau keringat berjuta orang yang dibelakangi oleh perkembangan ... inilah surat, dari pojok-pojok sejarah, dari pinggiran tandus ladang-ladang yang disebut kemajuan ....”   Emha Ainun Nadjib, banyak sebutan untuknya: budayawan, penulis, seniman, bahkan ada yang menyebutnya “Kiai Mbeling”. Tapi, dia tak pernah peduli terhadap semua ...
29.
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias Jon yang Faqir'--seorang pakar kondang asal Jombang yang piawai dalam meracik gagasan dan merakit kata-kata. Kali ini Si Jon ingin menghibur pembaca sekaligus menyajikan secangkir kopi yang mat-matan untuk dinikmati kapan dan di mana saja. Ada kopi Modal untuk Pelit, kopi Amenangi Zaman Jahiliah', kopi 'Jurnalisme Absolut' kopi 'Syahadat Kiai Jangkung', kopi Sosiologi Munyuk, kopi Fastabiqul Fulus, dan kopi-kopi ...
30.
ARUS BAWAH oleh EMHA AINUN NADJIB
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Kiai Semar menghilang. Gareng, si Filsuf Desa, gugup tak alang kepalang. Namun, Petruk malah senyum-senyum saja melihat kakaknya belingsatan. Apalagi Bagong yang kerjaannya hanya makan dan tertawa-tawa. Bahkan, Dusun Karang Kedempel yang semakin rusak dan sedang membutuhkan kehadiran Semar pun tak merasa perlu mencarinya. Di tengah dominasi pakem Mahabharata yang mencengkeram kehidupan Karang Kedempel, tugas Punakawan-lah untuk merintis Gerakan Carangan. Menjadi alternatif. Mengusahakan ...
31.
SINAU BARENG MARKESOT (DAUR VII) oleh EMHA AINUN NADJIB
Soft Cover, 2019 Rp. 23.000 Rp. 18.400 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya pula, dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata.” (QS Al-An'am [6]: 59) Hidup setiap orang itu dinamis antara iya dan tidak, bergerak-gerak antara ...
32.
Urusan Laut Jangan Dibawa Ke Darat oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Agustus 2018
Stock tidak tersedia
Urusan Laut Jangan di Bawa ke Darat ...
33.
Sedang Tuhan Pun Cemburu (republish) oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Mei 2018
Stock tidak tersedia
Salah satu bakat paling besar dalam diri manusia memang menjadi binatang: makhluk tingkat ketiga sesudah benda dan tetumbuhan. Binatang plus akal adalah kita. Binatang plus akal plus tataran-tataran lain dari spiritualisme adalah kesempurnaan yang seyogyanya diperjuangkan oleh manusia. Akan tetapi, binatang nampaknya lebih beruntung dibanding manusia. Dunia dan nilai mereka sudah niscaya dari awal sampai akhir. Sedang dunia manusia, suka menjebak diri dengan kebebasan yang dimilikinya atau ...
34.
Gelandangan di Kampung Sendiri oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, April 2018
Stock tidak tersedia
Rasa-rasanya, para pejabat sering salah sangka terhadap rakyat dan dirinya sendiri. Mereka menyangka bahwa mereka adalah atasan rakyat, sementara rakyat mereka kira bawahan. Mereka merasa tinggi dan rakyat itu rendah. Maka, mereka merasa sah dan tidak berdosa kalau memaksakan kehendak mereka atas rakyat. Mereka membuat peraturan untuk mengatur rakyat karena merasa merekalah yang berhak membuat peraturan. Rakyat hanya punya kewajiban untuk menaatinya. Inilah tatanan dunia yang dibolak-balik. ...
35.
Kiai Hologram oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Maret 2018
Stock tidak tersedia
Mudah mengagumi, mudah menjatuhkan. Cepat mencintai dan dengan tiba-tiba. Entah mengapa, menebak isi hati manusia belakangan ini begitu sulit. Padahal, orang-orang dengan gegap gempita membagikan cerita kesehariannya pada ruang-ruang publik. Semua yang kita kira transparan dan nyata, bisa jadi semu belaka. Begitu sebaliknya. Keputusasaan manusia dalam menemukan apa yang sesungguhnya nyata di dunia mendorong Emha Ainun Nadjib menuliskan esai-esai dalam buku ini. Bahwa meskipun manusia gemar ...
36.
Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai-new oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Februari 2018
Stock tidak tersedia
Di sebuah pesantren, ada dua orang kiai yang berdebat tentang hukum kesenian. Salah seorang dari mereka bersikeras bahwa kesenian itu syirik, bahkan haram. Para santri menyaksikan perdebatan itu dengan hati berdebar. Dari kejauhan, terdengar suara musik dari loudspeaker. Kiai yang saya kisahkan itu mulai meledak-ledak dan menyebut seni itu haram, tetapi kedua kakinya bergerak-gerak mengikuti irama musik dari kejauhan. Para santri melihat bahwa kaki beliau itu bukan bergerak menggeleng-geleng, ...
37.
Indonesia Apa Adanya
120 Kutipan yang Menggugah Emha Ainun Nadjib
oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, November 2017
Stock tidak tersedia
Sekarang ini di Indonesia Siapa saja bisa menjabat apa saja, bisa dijadikan bukan apa-apa Bukan apa-apa bisa dijadikan apa-apa Perkara tidak diperkarakan Bukan perkara diperkarakan Salah dibenarkan, benar disalahkan Sangat sukar membayangkan bahwa kita akan selamat dari kehancuran —Emha Ainun Nadjib ...
38.
Kapal Nuh Abad 21 (DAUR IV) oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juni 2017
Stock tidak tersedia
Jika bahtera Nabi Nuh ada pada masa sekarang ini, apakah kita akan diajaknya ikut serta?   Kalau Nabi Nuh mengulurkan tangannya untuk semua penduduk bumi pada abad 21 ini, mungkin kapal tersebut tidak akan pernah berhenti bergoyang. Tak pernah seimbang. Tak pernah tak limbung. Karena sesungguhnya, masing-masing penumpang tidak sedang menghayati jiwanya bersemayam di atas kapal Nabi Nuh, tetapi justru sibuk menaiki kapal nafsunya sendiri.   Anak-Anak dan Cucu-Cucuku, ...
39.
Mencari Buah Simalakama (DAUR III) oleh Emha Ainun Nadjib
Sepanjang masa hidupmu,kelak kamu akan menemui buah simalakamamu sendiri. Namun, tahukah kamu buah simalakama yang rasanya paling getir yang kesakitannya bukan hanya dirasakan oleh dirimu saja, melainkan harus dipikul oleh jutaan orang di sekitarmu. Inilah simalakama itu: Ibu sebagai jelmaan alam, Bapak berwujud pemerintah, dan Rakyat yang menjadi anak-anaknya. ...
40.
Anak Asuh Bernama Indonesia (DAUR I) oleh Emha Ainun Nadjib
Aku dititipi perjuangan bersama engkau semua, anak-anak dan cucu-cucuku. Perjuangan yang meskipun engkau dikepung oleh kegelapan, tetapi engkau tetap sanggup menerbitkan cahaya dari dalam dirimu. Meskipun tertatih di jalanan yang sangat terjal, engkau tetap mampu menata kuda-kuda langkahmu sehingga terjalnya jalan itu bergabung ke dalam harmoni tangguhnya langkahmu. Bahkan, sekalipun engkau ditimpa, ditindih, dihajar dan seakan dihancurkan oleh beribu beban dan permasalahan, engkau ...