| Soft Cover, Maret 2005 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Karena suaranya yang sangat merdu, burung bulbul kelabu sangat disayang kaisar Cina, biarpun penampilannya biasa saja. Saking sayangnya pada si bulbul, kaisar pun mengurungnya di istana.Burung itu sangat sedih, tapi kaisar sama sekali tidak peduli. Ia hanya mementingkan keinginanya sendiri, yaitu bisa setiap saat mendengarkan suaranya yang merdu.Pada suatu hari kaisar jepang mengirim hadiah berupa patung bulbul emas yang bisa bernyanyi sama merdunya dengan si bulbul. Semua orang mengelu-elukan ...




Keranjang




