Pencarian

Kata Kunci
P.K. Ojong
Bahasa
Indonesia
Format
Soft Cover
Kategori
Buku
Biografi (1)
Fiksi (2)
Sejarah (2)
Textbooks (1)


Hasil: 1 - 8 dari 8
GRIDLIST
1.
Kisah Para Perintis: P.K. Ojong oleh Imanuel Bintang Gutama & Fonita Theresia Yoliando
Soft Cover, April 2026 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Yuk, kenalan dengan P.K. Ojong! P.K. Ojong merupakan sosok yang sederhana, jujur, bertanggung jawab, dan selalu berpikir mulia dalam kehidupan. Melalui kisah hidupnya sebagai pendiri KOMPAS, kita belajar tentang makna hidup sederhana dan berpikir mulia dalam kehidupan sehari-hari. *** Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar melalui lembaran buku? Membaca bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah petualangan tanpa batas ke dalam imajinasi dan pengetahuan. ...
2.
Soft Cover, Desember 2024
Stock tidak tersedia
Kompasiana adalah nama sebuah rubrik di harian Kompas yang terbit antara tahun 1966 hingga 1971. Rubrik ini terbit untuk pertama kali pada tanggal 4 April 1966 di tengah-tengah pergolakan menegakkan Orde Baru. Sejak itu selama lima tahun berturut-turut ia muncul secara teratur beberapa kali sepekan. Rubrik Kompasiana banyak penggemarnya karena gayanya yang segar, lugas, kuat, dan isinya amat bervariasi serta menyangkut masalah-masalah yang hangat pada waktu itu. Karangan-karangan itu dimuat ...
3.
Soft Cover, April 2019
Stock tidak tersedia
Aisin-Gioro Pu Yi belum genap tiga tahun saat diangkat sebagai Kaisar Dinasti Qing. Saat upacara pengangkatan, ia menangis dan meronta. Ayahnya panik. “Janganlah menangis! Ini akan cepat berakhir. Ini akan segera berakhir,” ucap sang ayah coba menenangkan. Yang dimaksud “segera berakhir” tentu adalah segala prosesi upacara yang menjemukan. Namun, seakan memiliki arti profetik, ucapan itu juga menggambarkan Dinasti Qing (1677-1912) yang tumbang tiga tahun setelah Pu Yi diangkat. Dari ...
4.
Perang Eropa – Jilid 2 oleh P.K. Ojong
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Mengapa sejarah menjadi penting? Alasan utamanya adalah karena dengan memahami sejarah segala hal yang ada sekarang menjadi make sense. Ya! Sejarah sedikit banyak membuat kita mengerti akan segala hal yang ada sekarang. Dengan memahami sejarah kita bisa menjadi maklum atau setidaknya mengerti mengapa Amerika menjadi pusat ilmu pengetahuan dan universitasnya menjadi acuan dunia saat ini atau kita juga jadi mengerti mengapa berbagai peperangan di masa lalu dimulai oleh negara-negara tertentu di ...
5.
Soft Cover, Desember 2018
Stock tidak tersedia
Buku jilid I ini mengisahkan awal dari pecahnya peperangan di Eropa hingga pendaratan Sekutu di Afrika Utara. Sedang jilid II akan memuat kisah peperangan selanjutnya, dari pendaratan di Italia, D-Day di Normandia, kekalahan Jerman di Front Timur, hingga runtuhnya Nazi (The Third Reich) yang oleh Adolf Hitler diimpikan akan berusia 1.000 tahun! ...
6.
No Image Available
Soft Cover, 2018 Rp. 149.000 Rp. 134.100 (10% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Saya melihat pesawat terbang meledak lalu tampak pasukan yang diangkutnya bertebaran di udara seperti kacang berantakan dari kantung kertas yang robek…” (Bab tentang Perebutan Pulau Kreta dari Udara oleh Jerman) Akan tetapi, tampak jelas bahwa sikap pasukan Rusia berbeda sekali apabila dibandingkan dengan lawan Jerman di Polandia atau Eropa Barat. “Sekalipun terkurung tentara Rusia terus bertahan dan bertempur…” demikian seorang jenderal Jerman (Bab ...
7.
No Image Available
Perang Eropa 2 oleh P.K. Ojong
Soft Cover, April 2006
Stock tidak tersedia
Mengapa sejarah menjadi penting? Alasan utamanya adalah karena dengan memahami sejarah segala hal yang ada sekarang menjadi make sense. Ya! Sejarah sedikit banyak membuat kita mengerti akan segala hal yang ada sekarang. Dengan memahami sejarah kita bisa menjadi maklum atau setidaknya mengerti mengapa Amerika menjadi pusat ilmu pengetahuan dan universitasnya menjadi acuan dunia saat ini atau kita juga jadi mengerti mengapa berbagai peperangan di masa lalu dimulai oleh negara-negara tertentu di ...
8.
Perang Pasifik oleh P.K. Ojong
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
Mendadak ketenangan di pagi hari Minggu itu dirobek oleh ledakan-ledakan bom, torpedo, senapan mesin, dan deru lebih dari 300 pesawat yang terbang menyambar-nyambar. Teriakan kematian, lidah-lidah api yang menjulang, asap hitam bergumpal-gumpal disertai derak-derak kehancuran melanda kawasan Pearl Harbor, pangkalan utama Angkatan Laut AS di Pasifik. Kejadian 8 Desember 1941 yang oleh orang Amerika acap disebut sebagai hari yang memalukan atau the day of infamy ini merupakan awal dari peperangan ...