| Hard Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
101.
No Image Available
102.
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ada lajang yang bimbang
Ada lajang yang jalang
Ada lajang yang menerima diri
Ada pula yang menyangkal nurani
Ada lajang yang suka sendiri
Ada pula yang terpaksa sendiri berkurung sepi
.................
But whoever you are, don't take life too seriously because you won't get out alive anyway.
- anonymous ...
103.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Mengapa Anda memilih properti? pilihlah tanah, perizinan dan pembiayaan ...
104.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | Rp. 48.000 | Rp. 38.400 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Pernahkah terpikirkan, siapa sebenarnya yang pertama kali menulis konsep Republik Indonesia? Dialah Tan Malaka. Namanya memang tak sementereng Sukarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir. Tan Malaka begitu ditakuti, hingga namanya pun berusaha dilupakan. Dia bahkan pernah dihapus dari teks-teks buku sejarah dan kisah heroik pahlawan nasional.
Tak hanya dalam hal pemikiran, idealisme Tan Malaka pun tak tergoyahkan. Lantaran idealisme itu pula ia selalu diburu. Hingga akhirnya dia harus mati di ujung ...
105.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Buku ini saya beri nama Dari Penjara ke Penjara. Memang saya rasa ada hubunganya antara penjara dengan kemerdekaan sejati. Barang siapa yang menghendaki kemerdekaan buat umum, maka ia harus sedia dan ikhlas untuk menderita kehilangan kemerdekaan diri-(nya) sendiri." (Tan Malaka)
Tan Malaka menulis buku Dari Penjara ke Penjara dalam dua jilid terpisah. Jilid pertama menuturkan tentang pergulatannya di penjara Hindia-Belanda dan Filipina. Sedang jilid kedua menceritakan tentang ...
106.
| Mei 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"""Menjelang lulus SMA, banyak hal yang terjadi di antara FBI dan CIA, dua geng cewek yang sudah saling tidak menyukai sejak mereka kelas sepuluh. Namun peristiwa paling mengejutkan adalah Carol yang—demi nilai- nilainya—terpaksa menyetujui usulan abangnya, Maximillian, untuk belajar bersama FBI. Kondisi ini membuat hubungan Maxi dan Isabel bertambah dekat, sehingga Angel (yang juga naksir Maxi) membenci Isabel. Persahabatan Angel dan Carol juga jadi retak dan, tanpa disangka-sangka, ...
107.
| Soft Cover, Mei 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"""Menjelang lulus SMA, banyak hal yang terjadi di antara FBI dan CIA, dua geng cewek yang sudah saling tidak menyukai sejak mereka kelas sepuluh. Namun peristiwa paling mengejutkan adalah Carol yang—demi nilai- nilainya—terpaksa menyetujui usulan abangnya, Maximillian, untuk belajar bersama FBI. Kondisi ini membuat hubungan Maxi dan Isabel bertambah dekat, sehingga Angel (yang juga naksir Maxi) membenci Isabel. Persahabatan Angel dan Carol juga jadi retak dan, tanpa disangka-sangka, ...
108.
| Soft Cover, Mei 2014 | Rp. 140.000 | Rp. 112.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Tan Malaka melihat kemajuan umat manusia harus melalui tiga tahap: Dari "logika mistika" lewat "filsafat" ke "ilmu pengetahuan" (sains). Dan selama bangsa Indonesia masih terkungkung oleh "logika mistika" itu, tak mungkin ia menjadi bangsa yang merdeka dan maju. Madilog merupakan jalan keluar dari "logika mistika" dan imbauan seorang nasionalis sejati buat bangsanya untuk keluar dari keterbelakangan dan ketertinggalan. Madilog Tan Malaka : ...
109.
| Soft Cover, April 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Di suatu malam pada sebuah pertemuan Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan K.H. Agus Salim - Tan Malaka yang hadir tanpa diundang kemudian berkata lantang:
"Kepada kalian para sahabat, tahukah kalian kenapa aku tidak tertarik pada kemerdekaan yang kalian ciptakan. Aku merasa bahwa kemerdekaan itu tidak kalian rancang untuk kemaslahatan bersama. Kemerdekaan kalian atur oleh segelintir manusia, tidak menciptakan revolusi besar. Hari ini aku datang kepadamu, wahai Soekarno sahabatku... ...
110.
No Image Available
| Soft Cover, November 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pembaca yang baik,
Ketika pertama kali aku menulis Summer in Seoul, gagasan untuk membuat tetralogi sama sekali tidak terpikirkan olehku. Summer in Seoul, yang pada awalnya memiliki judul yang sama sekali berbeda, kutulis untuk diikutsertakan dalam lomba. Karena aku tidak menang (hiks...), aku membongkar dan merapikan kembali cerita itu, mencari judul yang lebih menarik (terus terang saja, judul awalnya sangat mengerikan), lalu mengirimkannya kepada Gramedia Pustaka Utama. Hasilnya? Summer ...
111.
No Image Available
| Soft Cover, November 2013 | Rp. 40.000 | Rp. 32.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
"Sejarah selalu tentang siapa yang menuliskannya". Terlepas dari benar atau tidaknya ungkapan tersebut, sebagai rakyat Indonesia, alangkah baiknya bila kita mencermati sejarah, terutama kisah para pahlawan revolusi yang memperjuangkan kemerdekaan negeri ini. "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya," demikian ungkapan Bung Karno.
Buku ini mengangkat kisah perjalanan hidup Tan Malaka, seorang pahlawan yang sempat dilupakan oleh bangsanya ...
112.
| Soft Cover, September 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Master Your Mind Design Your Destiny ...
113.
No Image Available
| Soft Cover, September 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dulu, Tan Malaka sangat merisaukan makin menciutnya wilayah Repubiik dengan berdirinya negara boneka bentukan Belanda. Sementara kaum kapitalis, kolonialis, dan imperialis berhasil mengacaukan perekonomian dan keuangan Republik Indonesia. Karena itu, Tan Malaka tidak mengenal kompromi dengan kekuatan kolonialisme dan imperialisme. la tidak menyetujui perundingan v,dengan lawan. la menganggap berunding adalah sikap mengorbankan kedaulatan dan kemerdekaaan rakyat.
Gerpolek merupakan buku yang ...
114.
| Soft Cover, September 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sinar pada Ozcar: ”Karena kalau aku menggenggam tanganmu, aku takut takkan sanggup melepaskanmu lagi.”
Ozcar pada Sinar: ”Kalau saja kau berani membalas genggaman tanganku, kau akan tahu tangan yang paling pas dengan tanganmu adalah tanganku. Tolong jangan lepaskan aku demi siapa pun.”
Hansen pada Sinar: ”Kalau memang ada kemungkinan kau bersedia mendampingiku karena keinginanmu sendiri, meskipun hanya seujung kuku, aku bersedia menunggu sampai kemungkinan ...
115.
| Soft Cover, Agustus 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
""" Cinta < adj >: suka sekali; sayang benar; kasih sekali; terpikat.
Ada bahagia dan kepedihan dalam cinta. Cinta yang terpendam menimbulkan resah, pengkhianatan pun tak lepas dari cinta, atau bahkan cinta berlebihan sehingga menyesakkan. Galau dan rindu pun dituturkan dalam ribuan kata di buku ini.
Autumn Once More membawa kita ke banyak sisi cinta dari kumpulan pengarang, mulai dari pengarang profesional hingga editor yang harus jadi pengarang “dadakan” dan menunjukkan kreativitas ...
117.
No Image Available
118.
| Soft Cover, Januari 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tak diragukan lagi, Asia adalah tempat kediaman berbagai kebudayaan agung yang telah menorehkan pengaruh penting dalam kehidupan kita. Tak heran jika nama Asia memiliki arti `negeri matahari terbit` atau `Timur` dalam bahasa Assyria kuno. Hal ini disebabkan peradaban manusia berawal di Asia dan menyebar luas ke benua lainnya. Sebagian besar agama di dunia seperti Yahudi, Kristen, Buddha, Hindu, dan Islam juga berasal dari Asia. ...
119.
| Soft Cover, Oktober 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Raka, Hana, dan Tobi sempat pasrah karena takkan lagi bisa berkomunikasi dengan Samantha---karena Samantha sudah kehilangan kemampuannya melihat roh akibat jatuh dari tangga. Kepasrahan Raka cs semakin besar, sampai secara kebetulan mereka mendapati kenyataan bahwa Angela, sahabat Samantha yang selamat dari percobaan bunuh diri, kini bisa melihat mereka.
Maka Raka cs pun menyusun rencana bertatap muka dengan Angela dan meminta bantuan cewek itu untuk menjembatani komunikasi mereka dengan ...
120.
| Soft Cover, Juli 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Setelah melewati petualangan di Skeleton Island, Alen Watson dan kawan-kawan mendapatkan Pusaka Anak Petir. Kini mereka dalam perjalanan menuju Kerajaan Algerian, tetapi Ray Walden dan pasukan Kerajaan Airdaz tidak membiarkan hal itu terjadi. Ia langsung mengepung Alen Watson dan kawan-kawan di perairan Whincoster. Mereka diadang oleh pasukan gabungan Airdaz dan Zebulon. Untungnya, di tengah perjalanan Raja Michael mengirim tentara bantuan untuk menolong mereka. Akhirnya, Alen bertemu kembali ...




Keranjang






