Cari berdasarkan:



Atas Nama Cinta - Sebuah Puisi Esai
 


Maaf, stock buku kosong atau out-of-print.


Atas Nama Cinta - Sebuah Puisi Esai 
Isu Diskriminasi dalam Untaian Kisah Cinta yang Menggetarkan Hati
oleh: Denny JA
> Puisi & Sastra » Puisi

Penerbit :    ReneBook
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    6021915321
ISBN-13 :    9786021915325
Tgl Penerbitan :    2012-04-00
Bahasa :    Indonesia
 
Halaman :    216
Ukuran :    210x185x0 mm
Sinopsis Buku:
“Atas Nama Cinta” adalah kumpulan PUISI ESAI karangan Denny JA yang berbicara tentang tragedi-tragedi diskriminatif yang menimpa sebagian kelompok minoritas di negeri yang majemuk ini. Namun, tidak seperti lazimnya puisi yang sudah ada, puisi yang ditulis oleh aktivis, pengusaha, dan tokoh riset terkemuka ini dibubuhi dengan catatan-catatan kaki di sana-sini.

 

Karena demikianlah yang diinginkan Denny: eksperimentasi yang menjembatani fiksi dan fakta, detail kisahnya fiksi namun kenyataan sosial dari isu itu adalah fakta. Sebuah genre baru dalam dunia sastra Indonesia.

 

Secara tidak langsung, buku ini mengusung dua misi suci sekaligus: pertama, menyadarkan publik tentang praktik-praktik diskriminatif yang sangat mengganggu, dan kedua, memperkenalkan genre baru dalam dunia sastra Indonesia; “puisi esai”.

 

Epilog buku ini ditulis oleh penyair, sastrawan dan sosiolog terkemuka Indonesia: Sapardi Djoko Damono, Sutardji Colzoum Bachri, dan Ignas Kleden.

 

Menurut penulisnya, masing-masing dari judul buku puisi ini akan dibuatkan novel-nya secara khusus plus dibuatkan filmnya. Tentu saja ini GEBRAKAN yang menarik yang layak ditunggu hasilnya. Sebuah terobosan yang memecah kebuntuan orang dalam berpuisi….

*****

Buku puisi esai ini penting untuk dicatat dalam perkembangan puisi kita. Denny JA Sudah menawarkan suatu cara penulisan baru.” (Sapardi Djoko Damono, Penyair).

 

“Bagi saya, puisi esai adalah puisi pintar. Yang dengan berbagai data, fakta, argumentasi, bisa memberikan kepintaran bagi pembacanya. Boleh dikata, semua sajak (buku) ini mengandung tema perlawanan yang beragam.”(Sutardji Colzoum Bachri, Penyair)

 

“Sejak Denny JA memperlihatkan wataknya yang menyimpang dari kebiasaan. Percobaan yang dilakukan Denny layak mendapat apresiasi kita.”(Ignas Kleden, Kritikus Budaya)

 

“Saya menilai karya Deny JA ini luar biasa. Ini sebuah protes sosial tapi dengan cara yang menyentuh hati.”(Siti Musdah Mulia, Aktivis Perempuan)

 

“Sangat menarik! Bagus! Denny JA memadukan antara fakta dan fiksi. Fiksinya penuh imajinasi, faktanya berangkat dari pengalaman kita yang tragis. Kita merasa ikut terbawa dalam emosi yang disampaikan. Saya sangat senang dengan kehadiran buku ini.”(Mahfud MD, Ketua Mahkamah Konstitusi)

 

“Puisi Denny JA punya sasaran, konteks yang jelas, dan disampaikan dalam bahasa yang tajam tapi lembut, lembut tapi tajam. Menggugah emosi. Tidak indoktrinatif dan tidak menggurui.(Komarudin Hidayat, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

 

“Ini puisi yang tidak lazim, puisi yang bernas. Berisi. Bukan hanya mengandung pesan cinta, tapi mengandung pesan sosial dan moral yang sangat mendalam.”(Jimly Asshidique, Tokoh Masyarakat)

 

“Sekalipun Denny JA bukan penyair, tapi dia berhasil memilih kata yang indah. Saya sempat tersendat, dan mengeluarkan air mata di beberapa bagian puisinya. Tapi di beberapa tempat dia menghentak dan mengejutkan. Kita kaget. Isinya kadang keras. Kadang kita tergelak.”(Bondan Wianarno, Penulis & Wartawan Senior)

 

“Ada kesadaran teori dan filosofis dari Denny JA untuk membela kelompok tertindas. Ia ekspresikan itu dalam bentuk yang tak lazim: puisi yang menyentuh.”(Mohamad Sobary, Esais dan Novelis)




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Ishadi S.K.
Rp 49.000
Rp 41.650
Dua Tubuh Satu Jiwa Berdua, kami berdua berdua, kami kemarin berdua, kami hari ini berdua, kami esok berdua, kami kemudian berdua, kami berdua ...  [selengkapnya]
oleh Sukma Kawindra
Rp 33.000
Rp 28.050
Percakapan bukanlah satu-satunya cara memahami di antara dua jiwa. Bukanlah kata-kata yang diucapkan oleh bibir dan lidah ...  [selengkapnya]
oleh Wiji Thukul
Rp 63.000
Rp 53.550

"Sebagai aktivis dan seniman rakyat, Wiji Thukul memang dengan tepat menggambarkan keterwakilan kelas sosialnya. Pilihan untuk kemudian ...  [selengkapnya]

oleh Chairil Anwar, Rivai Apin, Asrul Sani
Rp 39.000
Rp 29.250
"Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement