Cari berdasarkan:











Cultural Studies 
oleh: Mudji Sutrisno
> Seni & Budaya

List Price :   Rp 50.000
Your Price :    Rp 42.500 (15% OFF)
 
Penerbit :    koekoesan
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-99545-3-3
Tgl Penerbitan :    2007
Bahasa :    Indonesia
 
Sinopsis Buku:
Munculnya kritik terhadap teori-teori besar kebudayaan - yang hanya mampu merangkum gejala besar kebudayaan seperti peradaban, 'K'ebudayaan (huruf besar) serta bingkai teoretik yang logis rasional - menaruh manusia sebagai 'sang pencari makna hidup' dalam komunitasnya. Dengan kata lain, manusia menjadi peziarah nilai hidup yang dirajut untuk menjalani hidup dalam tingkatan-tingkatan common sense (akal sehat), ilmu pengetahuan, estetika dan agama.

Bagaimana menafsir hubungan antara capital, informasi teknologi, kuasa iklan dan hasrat konsumtif dalam dinamika budaya? Cultural Studies menempatkan diri di sini tanpa mau berpretensi menjadi penafsir satu-satunya dan mengagumkan monopli tafsirannya.

Jurang besar antara budaya populer yang massal semakin menganga berhadapan dengan budaya elite yang adluhung. Apakah hanya karena tidak dibakukannya patokan kebudayaan agung? Atau sebenarnya, kegagalan para teoretikus kebudayaan adiluhung yang terjadi karena tidak mampu membaca fenomena arus deras budaya massa yang dipacu oleh konsumsi hasrat naluri manusia, hingga orang-orang saat ini berani mengatakan "I buy therefore I exist"? Di sini cultural studies mau mencoba membaca, menafsir dan mengurai hubungan antara ekonomi dan kebudayaan.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!




Buku Lainnya oleh Mudji Sutrisno:
Rp 40.000     Rp 34.000
Mudji Sutrisno senantiasa berupaya mendongkrak kemapanan demi terciptanya kultur masyarakat yang beradab. Setiap pemikirannya bersumber dari ...  [selengkapnya]
Rp 57.000     Rp 48.450
Waktu berubah, dan kita (ikut) berubah juga di dalamnya. Demikian juga dengan budaya, orang-orang dengan alam pikir dan rasa, karsa dan cipta, ...  [selengkapnya]
Rp 21.000     Rp 17.850
Estetika dengan sumber utama ruang batin dalam diri manusia maupun kebudayaan adalah cita rasa seni menikmati hidup, mengapresiasi, bahkan ...  [selengkapnya]
Rp 11.000     Rp 9.350
Pasca pemerintahan Orde Baru, masyarakat seakan dituntut untuk belajar cepat, khususnya tentang dunia politik, sosial,ekonomi, dan bidang terkait ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku yang dikarang oleh Mudji Sutrisno  »


Tentang Pengarang:

Lahir di Surakarta 12 Agustus 1954. Lulusan tahun 1972 dari Seminari Mertoyudan, Jawa Tengah ini kemudian melanjutkan ke Sekolah Tinggi Driyarkara Jakarta pada 1977. Meraih gelar MA dan PhD di Universitas Gregoriana Roma, 1986, dan mengikuti Summer Course Religion and Art di Ichigaya Sophia University of Tokyo, Jepang, 1990.Ia telah banyak menghasilkan karya tulis dan menerbitkan buku seperti Zen dan Fransiskus (1983), Kata Jadi Sapa (1990), Estetika; Filsafat Keindahan (1993), Getar-Getar Peradaban (1994), Agama Wajah Cerah dan Wajah Pecah (1996), Driyarkara, Dialog Panjang bersama Penulis (2000), Kebenaran dan Keindahan dalam Perjuangan Mencari Makna (2000), Demokrasi, Semudah Ucapankah? (2000), Humanisme, Krisis, Humanisasi (2001), dan Ide-ide Pencerahan (2004).Ia tinggal di Jakarta ... [selengkapnya]




Buku Sejenis Lainnya:
oleh Helena Bouvier
Rp 55.000
Rp 46.750
  [selengkapnya]
Dari Seniman Politik, Lukisan Palsu sampai Kosmologi Seni Bung Karno
oleh Agus Dermawan T.
Rp 45.000
Rp 38.250
Persoalan-persoalan masyarakat adalah subyek seni rupa. Namun perilaku dan presentasi seni rupa sering pula menjadi persoalan masyarakat.Buku ini ...  [selengkapnya]
oleh Christian Pelras
Rp 50.000
Rp 42.500
Pelras menyisipkan sejumlah detak kebudayaan Bugis yang tampak melangkahi denyut kultural Eropa yang sering dianggap berada di garis terdepan arus ...  [selengkapnya]
oleh Suryadi
Rp 12.000
Rp 10.200
Kebudayaan Minangkabau yang beragam, didukung oleh masyarakatnya yang secara histories hidup dalam tradisi bahasa (Minang) ragam lisan, meskipun ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement