Cari berdasarkan:











Abhidhamma Sehari-hari   
oleh: Ashin Janakabhivamsa
> Religius » Buddha » General

List Price :   Rp 39.000
Your Price :    Rp 33.150 (15% OFF)
 
Penerbit :    Karaniya
Edisi :    Soft Cover
Tgl Penerbitan :    Januari - 2005
Bahasa :    Indonesia
 
Sinopsis Buku:
Abhidhamma adalah bagian dari Tipitaka yang merupakan perpaduan filosofi, psikologi, dan etika dalam kerangka program pembebasan. Dengan mempelajari Abhidhamma, kita dapat lebih memahami sifat pikiran dan menganalisis perilaku mental yang menyebabkan seseorang melakukan hal buruk atau mengembangkan niat untuk menjadi baik.Kebanyakan orang merasa enggan atau jeri untuk mempelajari Abhidhamma yang tampak begitu rumit dan sulit dipahami. Buku ini ditulis dengan penuturan yang sederhana dan mengaitkan filosofi tertinggi Buddhis dalam terapan etika sehari-hari.


Buku ini sangat kondang di negeri asalnya, Myanmar, yang merupakan pusat rujukan dunia untuk studi Abhidhamma. Buku ini ditulis oleh Ashin Janakabhivamsa, perintis vihara dengan populasi terbesar di Myanmar dan diselaraskan oleh Sayadaw U Silananda, pakar teori Abhidhamma dan praktik vipassana yang juga merupakan Rektor International Theravada Buddhist Missionary University di Myanmar.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Bikkhu Pannananda
Rp 25.000
Rp 21.250
Buku yang berisi cerita-cerita menarik, yang ada di kehidupan nyata peristiwa - peristiwa yang sering terjadi di hadapan kita. Penuh dengan ...  [selengkapnya]
oleh Teoh Eng Soon
Rp 25.000
Rp 21.250
Guan Yin (Avalokitesvara), Bodhisattva Belas Kasih dipuja oleh umat manusia dari segala latar belakang. Tempat-tempat pemujaan-Nya dapat ditemukan di ...  [selengkapnya]
oleh Master Hsing Yun
Rp 31.500
Rp 26.775
Kisah-kisah di dalam buku ini disampaikan dengan begitu apiknya oleh Master Hsing Yun, pendiri Fo Guang Shan, salah satu gerakan Buddhis yang paling ...  [selengkapnya]
oleh Ajahn Chah
Rp 12.500
Rp 10.625
Kita tidak perlu bicara tentang pencapaian meditasi - Jhana pertama, Jhana kedua, Jhana ketiga, dan seterusnya. Kita sebut saja “pikiran yang tenang” ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement