| Soft Cover, September 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
82.
| Soft Cover, September 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
""" Rangkai peristiwa sepanjang 1965-1966, pembubaran Partai Komunis Indonesia, (PKI) dan pergantian presiden, melambungkan nama Sarwo Edhie Wibowo, sekaligus menjadi titik-balik perjalanan hidupnya. Sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), Sarwo Edhie sangat berperan dalam penumpasan Partai Komunis Indonesia pascatragedi 30 September 1965.
Ia juga yang menggerakkan pasukan khusus Angkatan Darat berkeliling Jawa dan Bali, berbulan-bulan menangkapi tokoh merah di daerah, ...
83.
84.
| Soft Cover, Agustus 2016 | Rp. 129.000 | Rp. 103.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
"Mungkin lebih baik kalau kita dulu dijajah Inggris, bukan Belanda,`` kata beberapa orang Indonesia. Namun Indonesia pernah dijajah Inggris: antara tahun 1811 dan 1816, ketika negeri Belanda diduduki Napoleon, Inggris melakukan invasi dan merebut Jawa dari Belanda. Selama lima tahun, Jawa diperintah oleh seorang tokoh yang dampak masa kekuasaannya terus terasa hingga ratusan tahun kemudian: Thomas Stamford Raffles.
Bagi sementara kalangan, nama Thomas Stamford Raffles harum sebagai pendiri ...
85.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Ia orang pertama yang menulis knsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya “Bapak Republik Indonesia”. Sukarno menyebutkannya “seorang yang mahir dalam revolusi”. Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya.
Tan melukis revolusi Indonesia dengan bergelora. Sukarno pernah menulis taestamen ppolitik yang berisi wasiat penyerahan kekuasaan kepada empat nama-salah satunya Tan Malaka-apabila Bung Karno dan Bung Hatta mati atau ditangkap. ...
86.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Sebagai jurnalis yang sering bepergian dan pelancong seumur hidup, Desi Anwar sudah mengunjungi banyak tempat di seluruh dunia, bertemu dan mewawancarai tokoh-tokoh internasional serta sosok-sosok penting selama tahun-tahunnya sebagai pembawa acara bincang-bincang dan pembaca berita televisi papan atas Indonesia. Di Faces & Places Desi mengompilasi sejumlah catatan perjalanannya selama beberapa tahun terakhir, yang awalnya diterbitkan di kolom mingguan dalam harian berbahasa Inggris The ...
87.
| Soft Cover, Agustus 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
DALAM KURUN lebih dari dua dasawarsa (1808–1830) tatanan lama Jawa dihancurkan dan sebuah pemerintah kolonial baru didirikan—suatu peristiwa yang mendorong ke kuatan identitas kembar, Islam dan kebangsaan Jawa, ke dalam suatu perseteruan sengit dengan gelombang imperialisme yang dibawa oleh gubernemen Hindia Belanda. Dikenal sebagai Perang Jawa (1825–1830), perseteruan itu berakhir dengan kekalahan dan pengasingan Diponegoro. Pascaperang itulah lahir suatu zaman baru di ...
89.
| Soft Cover, Juli 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Ada begitu banyak narasi sejarah tentang negeri kita ini, mulai dari masa penjajahan, terbentuknya Indonesia, hingga dinamika pemerintahannya dari satu periode ke periode lainnya. Tak bisa dimungkiri, terkadang, versi sejarah yang kita kenal saat ini bergantung pada sudut pandang sosok atau institusi yang berwenang untuk menceritakannya. Padahal, setiap orang memiliki perannya masing-masing sebagai batu bata dalam membentuk bangunan sejarah. Untuk itu, @SejarahRI, berusaha ...
90.
| Soft Cover, Juli 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Bung Karno ibarat samudra, laksana hutan belantara. Semakin dalam menyelami, semakin banyak saja ragam cerita di dalamnya. Begitu banyak sisi kehidupan, perjuangan, dan kepribadian Putra Sang Fajar yang barangkali belum banyak diketahui masyarakat, apalagi generasi muda. Buku ini membuktikan hal itu. Soekarno Poenja Tjerita merupakan kumpulan catatan ringan yang selama ini, bisa jadi, belum mendapat porsi yang memadai dalam “bangunan sejarah Soekarno” ...
91.
| Soft Cover, Juni 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Kemerdekaan Indonesia mulai terbentuk perwujudannya dengan kedatangan pasukan Jepang. Kekalahan Sekutu yang begitu cepat meyakinkan bangsa Indonesia bahwa kekuasaan Belanda tidaklah bersifat kekal. Namun, Jepang juga membuat banyak perubahan struktural dalam masyarakat Indonesia. Secara sengaja atau tidak sengaja, hal tersebut memastikan bahwa kekua saan Belanda tidak akan pernah pulih kembali di Indonesia. Semua orang Ero pa dan kebanyakan orang Indo-Eropa dengan cepat di singkirkan ke dalam ...
93.
94.
| Soft Cover, Mei 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pada 30 April 1945 siang, pasukan-pasukan pelopor Soviet yang dipimpin Jenderal Vasily Chuikov sudah menyerbu masuk ke Berlin, ibu kota Jerman, dan hanya berjarak satu blok (sekitar 500 meter) lagi dari Gedung Perdana Menteri (Reichkanzlei).
Bunker (perlindungan) khusus untuk Adolf Hitler, orang Austria yang menjadi diktator Jerman, berada di bawah gedung itu. Gedung Perdana Menteri ditembaki dengan meriam dan roket dari jarak dekat dan orang-orang yang berada di dalam bunker merasa seperti ...
95.
| Soft Cover, Mei 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Pada 8 Maret 1421, armada laut terbesar yang pernah ada berlayar dari China. Panjang iring-iringannya sekitar lima ratus kaki, di bawah komando laksamana Kaisar Zhu Di. Tugas mereka: 'berlayar hingga ke ujung dunia. Pelayaran itu akan berlangsung dua tahun. Dan saat armada laut itu kembali, China memulai pengasingan dirinya yang panjang dari dunia luar yang baru saja ia taklukkan. Armada yang sangat besar itu dibiarkan teronggok. Catatan perjalanan mereka dimusnahkan. Musnah pula ...
96.
Saat-Saat Terakhir Bersama Soeharto
2,5 Jam di Istana
| Soft Cover, Mei 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Di manakah letak kita, para rakyat kecil yang tak berdaya ini? Di koran, di televisi, mereka semua berbicara dengan gagah dan patriotik. Namun, fokus pembicaraan mereka kebanyakan tentang tema-tema “pembagian kekuasaan” atau “perebutan kekuasaan”. Hampir tak ada yang kita rasakan hatinya mencintai kita, yang memfokuskan perhatiannya pada apakah kita akan kelaparan atau tidak. *** Mei 1998 merupakan tonggak penting bagi perubahan nasib bangsa Indonesia. ...
97.
| Soft Cover, April 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Abu Habib Muda Seunagan Republiken Sejati Dari Aceh.
...
98.
Raden Pamanah Rasa
Kemaharajaan Nusantara yang Tak Terungkap
| Soft Cover, April 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Perang Bubat tak hanya menyisakan dendam, tapi juga mengubah tatanan. Kerajaan Galuh dipindahkan untuk menyelamatkan Ratu Galuh. Raden Pamanah Rasa lahir di antara pusaran itu. Sebagai Putra Mahkota, ia disiapkan ayahandanya—Prabu Anggalarang—untuk menyongsong takdir: menyatukan Kerajaan Galuh dan Kerajaan Sunda. Raden Pamanah Rasa berdiri di atas obsesi tokoh kontroversi seperti Amuk Murugul. Ia kemudian dipertaruhkan ketika para raja nusantara meminta menjadi mediator menghadapi ...
99.
| Soft Cover, April 2016 | |||||
|
Stock tidak tersedia
|
|||||
Kebangkitan Nusantara – ngadegna Pajajaran Anyar – telah diprediksi oleh Prabu Ragamulya Suryakancana ketika sisa-sisa pasukan Pajajaran mundur ke arah Selatan pada 1579. Tersurat dalam Wangsit Siliwangi, kebangkitan itu akan terjadi setelah empat jalan lima kali seratus tahun. Bila dunia memandang prediksi hancurnya menara kembar WTC, New York, sebagai ramalan spektakuler dari Nostradamus, maka tak kalah spektakulernya adalah apa yang diprediksi Prabu Siliwangi terakhir itu. ...
100.




Keranjang





