Kategori
Buku
Sejarah

Format
Soft Cover (952)
Hard Cover (41)
(9)
Paperback (2)
Coffee Table Book (1)

Hasil: 61 - 80 dari 1049
GRIDLIST
61.
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
Pada tahun 1935, Hitler mengejutkan dunia dengan menghidupakn kembali angkatan bersenjata Jerman yang baru dan telah diperkuat. Dengan tindakan tersebut—yang berarti membatalkan Perjanjian Versailles yang melarang Jerman memiliki tentara modern—sang Fuhrer berhasil mengubah Jerman menjadi negara adikuasa militer global dan memimpin Wehmacht meraih kemenangan gilang gemilang pada awal Perang Dunia II.Diktator Nazi itu sendiri bergantung pada dua barisan militernya yang paling modern ...
62.
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
LELAKI cadel itu tak per nah bisa melafalkan huruf “r” dengan sempurna. Ia “cacat” wicara tapi di ang gap ber ba ha ya. Rambutnya lusuh. Pakaiannya kumal. Cela na nya se perti tak mengenal sabun dan setrika. Ia bu kan bu rung merak yang mem pesona. Namun, bila penyair ini membaca puisi di te ngah bu ruh dan mahasiswa, aparat memberinya cap seba gai agi tator, peng hasut. Selebaran, poster, stensilan, dan buletin propa ganda yang ia bikin tersebar luas di kalangan bu ruh dan ...
63.
SARINAH oleh Ir. Sukarno
Hard Cover Rp. 120.000 Rp. 96.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
64.
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
Buku ini menjawab pertanyaan di atas melalui pengungkapan sejarah rijsttafel, sebuah budaya makan di Indonesia pada masa kolonial yang masyhur sejak 1870 hingga 1942. Melalui rijsttafel pula untuk pertama kalinya nasi dan hidangan daerah-daerah di Indonesia mulai dikemas dalam penyajian bergaya Barat serta dipopulerkan sebagai daya tarik wisata kolonial. Buku ini mengajak kita bernostalgia pada salah satu babakan penting sejarah kuliner Indonesia sekaligus juga menyadarkan betapa ...
65.
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
“Yang sakit itu Soedirman, tapi Panglima Besar tidak pernah sakit.” Pagi itu, 19 Desember 1948, Panglima Besar bangkit dan memutuskan memimpin pasukan keluar dari Yogyakarta, mengkonsolidasikan tentara, dan mempertahankan Republik dengan bergerilya. Panglima Besar sudah terikat sumpah: haram menyerah bagi tentara. Karena ikrar inilah Soedirman menolak bujukan Sukarno untuk berdiam di Yogyakarta. Dengan separuh paru-paru, ia memimpin gerilya. Selama delapan bulan, dengan ditandu, ia ...
66.
Falling Into Place oleh Amy Zhang
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
Di hari ketika Liz Emerson mencoba bunuh diri, Hukum Gerak Newton dibahas di kelas Fisika. Kelembaman, gaya, massa, gravitasi, kecepatan, percepatan... semua itu belum masuk benar ke kepalanya, tetapi seusai sekolah Liz mempraktikkan hukum-hukum itu dengan melajukan mobilnya ke luar jalan raya.Kini Liz terbaring sekarat di rumah sakit, dan dia bisa meninggal kapan saja. Seperti halnya Liz tidak memahami Hukum Gerak Newton, orang-orang juga tidak memahami kenapa kejadian nahas ini menimpa Liz ...
67.
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
Dalam buku yang ditulis oleh Fadly Rahman ini, sejarah boga Indonesia dikupas secara mendalam. Mulai dari pengaruh Belanda di masa kolonial, sampai pengaruh dari negara-negara lain. Dijelaskan bahwa semasa menjabat, pemerintahan Soekarno telah mencoba mendekonstruksi dan mendefinisikan kembali "kuliner nasional indonesia" namun gagal karena pengaruh belanda telah mengakar dalam dalam membentuk selera makanan indonesia. Selain itu, dalam buku ini juga dijelaskan betapa akutnya pendidikan ...
68.
Soft Cover
Stock tidak tersedia
69.
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
Hidup berdekatan dengan laut sejak kecil di Maluku membuat Yosmina Tapilatu menggeluti riset mikrobiologi laut dalam. Ia berhasil menemukan bakteri-bakteri penghasil senyawa eksopolisakarida yang berguna untuk pengobatan dan rehabilitasi lingkungan. Sementara itu, karier bermusik Kartika Jahja selaras pencarian identitas dirinya dalam berbagai kegiatan sosial. Lewat video Tubuhku Otoritasku, ia mengampanyekan kesadaran tentang tubuh perempuan sebagai wilayah privat yang tak bisa didikte. ...
70.
Wisanggeni : Sang Buronan (Non TTD) oleh Seno Gumira Ajidarma
Soft Cover, Oktober 2016 Rp. 50.000 Rp. 40.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab. Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan. ...
71.
Seri Tempo: Chairil Anwar oleh Tim Buku Tempo
Soft Cover, Oktober 2016
Stock tidak tersedia
Chairil Anwar adalah perwujudan dari pepatah “Ars longa, vita brevis”. Hidup itu singkat, seni itu abadi. Chairil Anwar bukanlah sastrawan yang hanya merenung di balik meja lalu menulis puisi. Ia adalah seoran perintis bagi sejarah sastra modern Indonesia. Ia adalah seorang penyair yang rela hidup menderita demi sebuah pencarian. Jejak kesenian Chairil Anwar memunculkan namanya sebagai pelopor penyair dari angkatan sebelumnya. Ia terkenal dengan potret dirinya yang ikonik dalam pose ...
72.
Perang Makasar 1669 oleh S.M. Noor
Soft Cover
Stock tidak tersedia
”Sesungguhnya karena kesabaran rakyatku bersedia memberikan apa yang mereka inginkan dalam Perjanjian Bungaya melalui aku; tetapi mereka menghendaki jantungku, dan hati ini adalah martabat dan harga diri setiap manusia!” (Sultan Hasanuddin) Sebuah epos berlatar Perang Makassar 1669. Tragedi sejarah yang terjadi setelah seluruh kekuatan armada perang di Nusantara bagian timur berhasil dibujuk kompeni Belanda untuk mengeroyok Somba Opu, ibu kota Kerajaan Gowa, pimpinan I Malombassi Daeng ...
73.
Soft Cover, September 2016
Stock tidak tersedia
""" Rangkai peristiwa sepanjang 1965-1966, pembubaran Partai Komunis Indonesia, (PKI) dan pergantian presiden, melambungkan nama Sarwo Edhie Wibowo, sekaligus menjadi titik-balik perjalanan hidupnya. Sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), Sarwo Edhie sangat berperan dalam penumpasan Partai Komunis Indonesia pascatragedi 30 September 1965. Ia juga yang menggerakkan pasukan khusus Angkatan Darat berkeliling Jawa dan Bali, berbulan-bulan menangkapi tokoh merah di daerah, ...
74.
Soft Cover, Maret 2010 Rp. 22.000 Rp. 17.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Orang bijak berkata: Tidak ada yang abadi kecuali ketidakabadian itu sendiri. Bangsa-Bangsa muncul, berkembang, jaya, kemudian runtuh, dan hilang. Atlantis, Romawi, Mesir, bahkan hingga bangsa Aad dan Tsamud. Maka tidak menutup kemungkinan, peradaban kita sekarang termasuk Indonesia juga akan musnah. Peradaban modern yang didepani oleh Amerika Serikat tampak sudah menjemukan bagi bangsa-bangsa atau pihak yang tertindas dan tidak makmur. Dan usia Amerika sudah 300 tahun lebih, usia tepat di mana ...
75.
Timor Timur Gagalnya Sebuah Diplomasi oleh Basilio Dias Araujo, SS., MA
Soft Cover, April 2014 Rp. 65.000 Rp. 52.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Semua penderitaan rakyat Timor Timur, sebagaimana dikisahkan oleh Jorge Junus Aditjondro, berawal dari abad ke-16 ketika para penjajah dunia asal Portugal menancapkan kakinya pertama di bumi Timor Lorosae. Selama 4 (empat) abad lebih Portugal menguras habis kekayaan alam Timor Timur yang kaya dengan kayu cendana, minyak alam dan kopi Arabika dan memperbudak serta membantai ribuan orang penduduk asli Timor Timur yang dianggap membangkang atau yang tidak mau diperbudak untuk bekerja kepada ...
76.
Tragedi Westerling oleh Agus N. Cahyo
Soft Cover, April 2014 Rp. 34.000 Rp. 27.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Belanda kembali ke Indonesia dengan membonceng tentara Sekutu untuk menancapkan kembali kekuasaannya di bumi pertiwi. Namun, mereka mendapat perlawanan yang gigih dari para pejuang kemerdekaan. Belanda pun menugaskan pasukan DST yang dipimpin oleh Kapten Westerling untuk menumpas perlawanan para pejuang kemerdekaan. Mereka kemudian membantai ribuan rakyat yang tidak berdosa. Inilah salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah kemerdekaan ...
77.
Soft Cover, September 2016
Stock tidak tersedia
78.
Pers Orde Baru
Tinjauan Isi KOMPAS dan Suara Karya
oleh Rizal Mallarangeng
Soft Cover, September 2010
Stock tidak tersedia
Buku ini merupakan dokumentasi sejarah pers Indonesia di masa Orde Baru. Rizal Mallarangeng juga memperlihatkan cengkeraman sistem politik yang dihadapi pers di masa Soeharto itu dan bagaimana mereka menyiasati. ...
79.
Soft Cover, September 2015
Stock tidak tersedia
Perjuangan Tuanku Tambusai Sang Harimau Rokan telah dapat menyatukan pengikutnya dari tiga kelompok etnis yang berbeda, yaitu etnis Melayu, Mandailing, dan Minangkabau yang secara administratif termasuk bagian dari wilayah Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebagai pahlawan, Tuanku Tambusai memiliki jasa yang besar dalam Perang Padri, sehingga beliau dijuluki oleh Belanda De Padriesche Tiger Van Rokan—Harimau Padri dari Rokan. Berkat kecerdikannya, Benteng Belanda Fort ...
80.
Soft Cover Rp. 35.000 Rp. 28.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier