Orang yang penuh belas kasih (compassion) menemukan
wajah kehidupan yang memerlukan pertolongan di mana-
mana. Kekurangan, ketidaksempurnaan ada tidak untuk dicaci,
tapi membuka kesempatan bagi kita agar bisa menolong.
Akibatnya, semua orang datang dengan membuka tangan
persahabatan. Keadaannya mirip dengan air berjumpa air,
berpelukan penuh kesejukan.
Beda di antara dua wajah kehidupan ini sederhana,
seberapa sembuh pikiran seseorang dari kemarahan. Dan
buku sederhana ini mewartakan holy water of compassion (air
suci belas kasih) sebagai obat yang bisa menyembuhkan
pikiran. Air memang dibentuk oleh bahan-bahan api (hidrogen,
oksigen), tapi bila diramu secara cerdas menjadi H20, maka api
berubah menjadi air sejuk dan lembut..Buku ini berisi sejumlah
renungan yang membimbing sidang pembaca agar bisa
meramu api kemarahan menjadi air sejuk belas kasih.
lndahnya, tatkala pikiran sembuh dari kemarahan, kita ikut
menyembuhkan dunia.
Sebagai `musafir` kehidupan yang tinggi kesadarannya, Gede Prama memulai kariernya di lahan pengetahuan dan profesi yang sarat sains dan praktik manajemen. Namun dalam kiprah selanjutnya, ia lebih menerapkan pendekatan spiritual dalam pengembangan organisasi maupun bisnis. Alumni Universitas Leicester dan INSEAD ini kini memimpin sebuah perusahaan swasta nasional terkemuka, dan Dynamics Consulting yang bergerak di bidang pengembangan SDM. Gede Prama juga menjadi salah seorang pembicara publik yang paling diminati.