“Ini untuk kamu.”
“Pesawat kertas terakhir? Tidak mau, Gilang. Tidak mau.”
“Ini untuk mengenang perpisahan kita. Lambang janji bahwa kita akan bertemu kembali.”
Angel mengembalikan pesawat kertas itu kepada Gilang.
“Kalau begitu, berikan pesawat kertas ini ketika kita bertemu kembali.”
“Kamu bersedia menunggu?”
Gilang memiliki impian sederhana, yaitu menjadi pilot pesawat tempur. Syaratnya cuma satu, harus berhasil lulus ujian sekolah. Bantuan untuknya mencapai cita-cita itu datang dari seorang murid baru yang pintar asal Aceh, Angel. Yang tak hanya mencuri perhatiannya, tetapi juga perhatian Hendra, sahabatnya. Untuk setiap bantuan yang diberikan Angel, Gilang menghadiahinya satu pesawat kertas.
Hari demi hari berlalu, bukan hanya persahabatan yang tumbuh, tapi ada perasaan lain juga yang ikut mekar di antara mereka.
Kelulusan sekolah sudah di depan mata. Angel harus kembali ke tanah kelahirannya, sedangkan Gilang melanjutkan studi di akademi militer di Yogyakarta.
Dengan pesawat kertas terakhir, Gilang mengutarakan isi hatinya kepada Angel dan berjanji akan menemuinya kembali. Sayangnya, ketika ingin memenuhi janji tersebut, tragedi dahsyat tsunami menghantam bumi Aceh, menghancurluluhkan Serambi Mekah itu.
Akankah pesawat kertas terakhir itu berlabuh di hati Angel?
Kisah inspiratif penuh haru di balik tragedi tsunami Aceh ini akan menjawabnya.
Agnes davonar adalah sebuah fenomenal dalah dunia sastra Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai penulis amatir di sebuah blog. Kemudian dengan cepat berkembang menjadi penulis yang mau belajar hingga melahirkan lima novel online dan 42 cerita pendek yang begitu melekat bagi semua pembaca situs pribadinya. Tak heran bila sebuah kutipan dari sebuah portal informasi detik.com mengatakan "bahwa tidak sulit untuk mencari karya dari seorang Agnes davonar ". Keunikan sendiri terdapat dalam nama Agnes davonar. Agnes berasal dari namanya sedangkan Davonar diambil nama dari adiknya. Jadi mereka adalah dua saudara yang bersatu dalam sebuah karya.
Agnes lahir di Jakarta 8 oktober, sedangkan Davonar lahir di Jakarta, 7 Agustus . mereka adalah Dua saudara yang besar dalama lingkungan seni. Ayahnya adalah seorang penulis kaligrafi Cina sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang tangguh. Mereka berdua membentuk sebuah blog dengan situs http://lieagneshendra.blogs.friendster.com Agnes berkerja sebagai karyawan swasta dan Davonar berkuliah di Universitas sastra Jepang Bina Nusantara.
Keduanya memiliki hobby yang sama yakni menyukai olahraga. Tapi kelihaian menulis telah mengantarkan keduanya sebagai penulis muda berbakat dalam jajaran sastra Indonesia. Agnes davonar menyebutnya sebagai novelis dan cerpenis online. Karena ketulusan dan kedisplinan dalam berkarya sebuah situs peringkat Blog Topseratus.com menempatkan Blognya sebagai ...
alur ceritanya benar-benar bikin penasaran. kirain si Angel bakal nerima si P dan kirain bakal sad ending. tapi ternyata WOW. recomended buat dibaca :)