Abstrak
Kumpulan esai-esai pendek reflektif yang berisi keresahan quarter life crisis. Di sini, Mas Gun (sapaan karib Kurniawan Gunadi) menuliskan fragmen-fragmen liris yang memberi gambaran realistis tentang arti dari “menjadi dewasa”.
Sinopsis
Kalau ingin memahami orang lain, pertama-tama kamu harus bisa memahami dirimu sendiri.
Berikan ruang yang cukup untuk dirimu sendiri. Beri waktu yang lapang untuk mengenali dirimu dengan baik. Jangan sampai, kita tenggelam dalam riuh dunia dan kehilangan diri.
Lalu, saat waktu beranjak jauh. Kita masih kebingungan dengan iri kita sendiri.
Tahun Terbit : Edisi II Cetakan Pertama, Februari 2026
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Kurniawan Gunadi percaya bahwa karya yang baik adalah karya yang berasal dari hati, juga tumbuh bersama dengan pembacanya. Sejak 2010, saat mulai menulis di blog kurniawangunadi.tumblr.com hingga saat ini. Tulisan-tulisannya menjadi rekam jejak bertumbuhnya seorang remaja yang penuh keresahan hingga mencapai fase bertanggung jawab sebagai suami dan seorang ayah.
Pada tahun 2014, buku pertamanya lahir, yang menandai awal keseriusannya sebagai penulis. Lulusan Desain Produk ITB ini putar haluan dari dunia desain ke dunia kepenulisan.