Ketika Raja kembali dari Simping menuju ke kerajaan,
sedihlah akan penderitaan dan sakit yang dialami sang Mahapatih
Gajah Mada itu, karena oleh kebijaksanaan dan kecemerlangan ilmu
pengetahuannya diperoleh kekuasaan di Pulau Jawa pada waktu itu,
juga di Bali dan di Sadheng sebagai bukti keberhasilannya
menaklukkan musuh.
Pada tahun saka tri-angin-ibu (1253/1331 M) sebagai permulaan ia
memangku pemerintahan menjadi penguasa dunia, meninggal dunia
pada tahun saka rasa (1286/1364 M) tidaK terkira hancurnya hati raja
menyebarkan kekecewaan di seluruh bumi, sungguh-sunggguh dengan
budi luhurnya,tidak pilih kasih dalam mencintai seluruh rakyat di
dunia,ia mengenang kembali hakikat tidak hidup kekal, sehingga
berbuat baik setiap hari.