Kau akan bertemu Anin, penyuka bunga lili
yang tak pernah menyerah. .
Baginya, hidup terlalu berharga untuk bersedih.
Tak ada yang lebih hangat dari senyum bahagia orang terkasih
meskipun itu berarti ada tangis yang ia sembunyikan.
Kau pasli akan menyukainya. Namun, kau perlu persiapkan dirimu
karena Tuhan lebih dahulu memanggilnya....
Kau juga akan bertemu Dinda, yang mungkin akan sulii
kau luluhkan hatinya. Baginya, tak ada yang lebih menyakitkan
daripada rnasa lalunya. la akan rnemberi tahumu banyak hal
tentang kehiiangan. Bersamanya, akan kau temukan bahwa
memaafkan dan melupakan masa lalu ternyata memang
tak semudah mengucapkannya.
Kisah mereka mungkin mengingatkanmu bahwa
setiap orang punya perjuangan tersendiri dalam hidupnya.
Juga bahwa bagaimanapun jarak dan waktu parnah memisahkan,
pasangan jiwa tetap akan saling menemukan.
Perempuan yang lahir pada 18 November 1994 ini suka menulis sejak kecil. Seperti Anin, perempuan penyuka warna putih ini juga gemar sekali menuliskan curahan hatinya di buku diary.
Sempat menjuarai lomba menulis di SMA-nya, Cyndi semakin ingin mewujudkan mimpi masa kecilnya; menjadi seorang penulis. Ia berharap karya pertamanya ini dapat menciptakan bahagia untuk pembaca, seperti bahagia yang ia rasakan ketika sedang bercerita melalui tulisan.
Cyndi suka menjawab pertanyaan di account ask.fm-nya: @Cindycdr dan Instagram-nya: cindycdr