Raditya Dika menceritakan kesehariannya di novel Kambing Jantan ini sebagai seorang mahasiswa yang berkuliah di Adelaide, Australia. Hal ini benar-benar tidak terbayangkan olehnya, terlebih lagi ia masuk ke jurusan keuangan yang merupakan keinginan dari ibunya. Sedangkan ayah Radit lebih menginginkan anaknya untuk kuliah di jurusan kedokteran. Jauh dari pacar, teman, dan keluarga merupakan hal yang harus ditanggung Radit sebagai mahasiswa di Australia. Banyak sekali kejadian aneh dan ajaib dari kesehariannya menjadi mahasiswa rantau di luar negeri. Format yang ditampilkan adalah format diary, karena buku ini adalah kumpulan diary dia yang diterbitkan di internet (blog), semua kisah lucu di dalamnya merupakan kisah nyata dari tahun 2002-2004.
Kambing Jantan merupakan sebuah novel karya dari sosok terkenal yang memiliki pengalaman sebagai stand up comedian maupun seorang penulis bernama Raditya Dika. Novel ini menggunakan bahasa yang biasa digunakan sehari-hari, sehingga pembaca dapat dengan mudah mengikuti alur cerita. Gaya bahasa sehari-hari yang digunakan pada novel ini terkesan lebih santai dan pembaca dapat menangkap pesan moral yang ingin disampaikan dalam bukunya. Pengalaman yang diceritakan dalam buku novel ini bisa dengan mudah dimengerti karena jalan ceritanya mengalir secara natural dengan bumbu-bumbu komedi berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Novel ini dapat dibaca oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa.
Judul: Kambing Jantan Edisi Revisi
Halaman: 225 halaman
Penerbit: gagasmedia
Tanggal Terbit: 18 Juli 2017
Berat: 0.26 kg
ISBN: 9789797808952
Dimensi: 20x13 cm
Bahasa: Indonesia
Raditya Dika (Dika Angkasaputra Moerwani) (lahir di Jakarta, 28 Desember 1984), akrab dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia. Di Indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadinya yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. Buku tersebut menampilkan kehidupan Dikung (Raditya Dika) saat kuliah di Australia. Tulisan Radith bisa digolongkan sebagai genre baru. Kala ia merilis buku pertamanya tersebut, memang belum banyak yang masuk ke dunia tulisan komedi. Apalagi bergaya diari pribadi (personal essay).
Karya pertama yang mengangkat namanya adalah buku berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (2005). Buku ini menceritakan kehidupan Radith ketika masih berkuliah di Adelaide, Australia. Cerita yang dibawakan Radith adalah kisah-kisahnya sebagai pelajar Indonesia yang berkuliah di luar negeri. Buku ini ditampilkan dalam format diary (buku harian). Seluruh cerita dalam karyanya tersebut berasal dari blog pribadi terdahulu milik Radith, www.kambingjantan.com, yang sekarang menjadi www.radityadika.com.
Buku keduanya berjudul Cinta Brontosaurus, diterbitkan pada tahun 2006. Hampir sama dengan buku sebelumnya, cerita-cerita dalam buku ini berasal dari kisah keseharian Radith. Namun, buku kedua ini menggunakan format cerita pendek (cerpen) yang bercerita mengenai pengalaman cinta Radith yang sepertinya selalu tidak beruntung. Isi dari buku ini meliputi ...