Sering kali disebutkan bahwa perempuan lebih banyak menggunakan perasaannya, sedangkan laki-laki lebih banyak menggunakan logikanya. Dan karena itu juga perempuan kerap terjebak dengan perasaannya sendiri. Perempuan kerap menjadi pihak yang dirugikan dalam sebuah hubungan karena terlalu menuruti perasaannya. Padahal, perempuan bisa lebih bahagia ketika menggunakan perasaan dan logikanya bersama-sama. Mencegah menjadi seorang perempuan yang pasrah menerima rasa sakit.
Buku ini juga menghubungkan feminine energy dengan kemampuan perempuan untuk mengembangkan kualitas dirinya sendiri. Tujuannya agar perempuan bisa mendapatkan pasangan yang berkualitas sekaligus membangun sebuah hubungan yang berkualitas juga.
Never forget, Girls. Never settle for the less!