Kategori
Buku
Fiksi
Lainnya

Format
Soft Cover (318)
Hard Cover (14)

Bahasa
Indonesia (335)

Hasil: 101 - 120 dari 335
GRIDLIST
101.
Soft Cover, 2017 Rp. 42.000 Rp. 33.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sosok itu muncul di kamar Kinabalu. Dia bukan sosok harimau gaib penjaga asrama ini. Dia menyeramkan. Kinabalu menggambarnya dengan mata tertutup. Tidak lama kemudian sosok itu keluar dari gambar dan menjadi teror nyata seantero asrama. Dia wanita berambut ular, seperti Medusa. Dia akan mendesis di tembok-tembok lalu mengancam nyawa semua yang ada di asrama. Kehadiran wanita itu membuat keadaan semakin mencekam. Tangan-tangan biru pucat bermunculan dan mengais Kinabalu. Obor-obor ...
102.
FANTASTEEN.GHOST DORMITORY IN OSLO oleh LISA ANGGRAENI PUTRI
Soft Cover, 2018 Rp. 42.000 Rp. 33.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Setiap lima belas tahun sekali, sekolah berasrama Ishavet Kostskole harus menghadapi kutukan yang berulang. Selama itu pula, para guru harus menutupi kasus hilangnya siswa-siswi penghuni kamar nomor dua. Mereka menghilang tanpa jejak, tidak ada yang benar-benar tahu ke mana hilangnya mereka. Risa mendapati rumor itu saat pertama kali tiba di sekolah tersebut. Tidak hanya itu, banyak hal aneh yang terjadi di sekolah itu. Sumur dan pohon belakang kamar asrama juga seperti menyambut bahagia ...
103.
FANTASTEEN.HAUNTED POOL oleh HASTOMO NUR HIDAYATULLOH
Soft Cover, 2018
Stock tidak tersedia
Didil menginjak masa putih abu-abu dan dia senang dapat kawan baru dengan karakteristik berbeda. Namun, kesedihan menyapa saat harus kehilangan Kezia pada acara pelantikan Teater Tapak Sebelas. Mereka tanpa sadar telah merapalkan mantra dalam dialog monolog yang akan ditampilkan pada malam puncak pelantikan. Aldi, sahabat Didil, orang pertama yang menyadari hal itu. Tergambar jelas dari raut mukanya, bulir-bulir keringat menyebar cepat di kedua pelipisnya. Wajah tampannya memucat serupa mayat. ...
104.
FANTASTEEN.HAUNTED THEATRE oleh SHERINA SALSABILA
Soft Cover, 2018 Rp. 42.000 Rp. 33.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Pagelaran teater itu akan ditampilkan lagi. Setelah dua puluh tahun tak tersentuh, termasuk gedung pertunjukkan yang super-megah. Tsamara, Drisa, dan Adra menjadi siswa pertama yang memasuki gedung tua itu. Sinyal mendadak hilang di sekitaran gedung, sehingga mereka bertiga tak bisa meminta bantuan saat sosok misterius muncul di tengah-tengah panggung. Lolos dari peristiwa pada siang bolong itu, Tsamara menjadi tidak tenang. Dia merasa langkahnya dimata-matai. Hanya dirinya sendiri karena Drisa ...
105.
FANTASTEEN.HAUNTED VILLAGE oleh FRANSISCA INTAN DEVI
Soft Cover, 2018 Rp. 42.000 Rp. 33.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Teman-teman Mark menghilang! Salah satu penyebabnya adalah karena Mark memiliki indra keenam. Dia mendapat misi untuk mengungkap kematian ayah sahabatnya dengan indra keenamnya. Misi ini dimulai ketika Mark melakukan tur ke Phoenix, sebuah desa yang penduduknya menganut suatu sekte tertentu. Ada kejadian janggal yang menimpa teman-temannya. Mark harus bergerak lebih cepat melawan waktu untuk dapat menolong keenam temannya. Berhasilkah dia menyelamatkan teman-temannya? Setiap tempat ...
106.
FANTASTEEN.INTRODUCTION oleh RADATUL SALMA
Soft Cover, 2018 Rp. 42.000 Rp. 33.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Frey tidak menyangka Daria menemukan buku yang menjadi sumber kutukan keluarga Gaillani. Daria memanfaatkan buku bersampul kusam itu untuk membangkitkan Dariush, kakak laki-lakinya yang meninggal sembilan tahun lalu. Untuk menghilangkan jejak, Daria menyimpan buku bersampul kusam di Book Shelf Vanno, sebuah perpustakaan kecil yang berada di dalam kafe milik Vanda. Pertemuan antara Daria dan Vanda itu menyebabkan kenangan masa kecil antara Daria-Dariush-Frey kembali bangkit. Frey khawatir apakah ...
107.
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Aku menceritakan hal ini kepada teman-temanku, tapi, mereka malah ketakutan. Kemudian, mereka mulai mengataiku sinting. Parahnya, kini aku sendirian. Teman-temanku yang manusia ternyata lebih mengerikan daripada makhluk halus yang kuhadapi. Masih lebih baik satpam tanpa kepala yang kutemui di koridor, atau guru IPA yang kepalanya ada di laboratorium ... atau ... siswa yang lehernya tergantung di ruang musik. Satu-satunya manusia yang waras adalah Chris. Dia tercipta sama denganku. Bahkan, ...
108.
FANTASTEEN.LURKERS oleh PUTRI SASKIA
Soft Cover, 2018 Rp. 42.000 Rp. 33.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kematian demi kematian berlangsung sangat cepat sejak kepala Cooper, anjing Pyrenean milik Sammy, ditemukan di pinggir danau dekat markas kebanggaan tiga sekawan: Jordan, Jerome, dan Greg. Kejadian ini tak dapat dipahami oleh nalar ketiganya. Ada satu orang yang perlu dicurigai karena selalu bermasalah dengan Jordan, dia Brandon Russo. Benarkah Brandon yang melakukannya? Tapi lendir yang tertinggal di jasad korban menunjukkan keterangan yang berbeda. Siapa pelaku dari pembunuhan beruntun ini? ...
109.
FANTASTEEN.PURE BLOOD DELUXE oleh AKBAR SUGANDA JP
Soft Cover, 2019 Rp. 59.000 Rp. 47.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Jangan pernah pergi seorang diri di tengah malam, karena kamu tidak tahu, apa atau siapa yang mengawasimu di balik kegelapan. Kamu tentu tahu mereka yang disebut makhluk abadi penguasa malam. Mereka sanggup menunggu hingga ratusan tahun hanya untuk memuaskan dahaga akan sumber kehidupan. Kamu pikir, mereka isapan jempol belaka? Jangan lengah! Mereka adalah kaum yang amat berhati-hati. Membuatmu berpikir kehadiran mereka hanya cerita. Para pengisap darah menjadi dongeng bagi anak-anak nakal. ...
110.
FANTASTEEN.SHIZUKA oleh MIFTA NUR AINI
Soft Cover, 2017
Stock tidak tersedia
Kemampuan menjadikan boneka buatannya hidup adalah rahasia terbesar Yuki yang sengaja ditutupi dari semua orang, termasuk teman-teman di sekolah barunya. Suatu ketika Yuki bertemu dengan perempuan misterius berbaju kimono lusuh dengan noda darah di sekolah. Terlihat jelas seringai jahat di wajahnya. Yuki menceritakan keanehan itu kepada Riku. Keesokan harinya, Riku berbagi rahasia tentang keluarga Fujiwa yang memiliki masa lalu suram.  Tanpa diduga keduanya memiliki ikatan di masa ...
111.
FANTASTEEN.THE BLACK CIRCLE oleh TASYARANI ACA
Soft Cover, 2019 Rp. 45.000 Rp. 36.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Rumah Darrel dekat dengan hutan. Setiap malam, dia enggan mematikan lampu sebelum tidur. Dia takut dengan gelap. Lebih tepatnya, sesuatu yang ada di dalam kegelapan itu. Dia merasakan kehadiran Darkman. Darrel ingin menolong Alex dan Sandra yang terperangkap ilusi indah Darkman. Untuk itu, dia harus berusaha melawan ketakutannya akan kegelapan. Tapi, bisakah Darrel melakukannya sedangkan harapannya semakin tipis? ...
112.
FANTASTEEN.THE DOLL oleh SARAH ANN
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Aretha tak dapat menolak takdir. Boneka kesayangannya, Biru, membawanya ke berbagai peristiwa tak masuk akal. Bersama gurunya, Bu Faras, Aretha berusaha mempercayai alam tak kasatmata bahkan harus mengendap-endap di sekolah saat malam hari untuk menyelesaikan sebuah permainan. Aretha tak mau takluk pada hal-hal mistis. Sayangnya dia harus menerima dunia mistis yang membawanya ke hadapan Mbah Damar, seorang dukun yang melakukan praktik-praktik aneh. Sampai pada akhirnya Aretha harus ...
113.
FEMME FATALE: RAYA AND THE BOYS oleh Zaimatul Hurriyyah
Soft Cover, 2022 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
FEMME FATALE: RAYA AND THE BOYS ...
114.
FLOWER POWER oleh Risma Ridha Anissa
Soft Cover, 2026 Rp. 49.000 Rp. 39.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Murid-murid baru di SMA Garuda Muda mendapat nama latin yang harus mereka hafal dan gunakan selama masa MPLS. Flower mendapat nama latin Solanum tuberosum—yang artinya kentang! Tidak ada masalah, sih, dengan panggilan kentang itu. Masalahnya justru ada pada Ginkgo biloba—teman satu kelompoknya yang tidak membawa penugasan dan cengar-cengir tanpa rasa bersalah. Boba, begitulah Flower memanggilnya, hampir saja menempatkan kelompok  mereka dalam kesulitan. Untungnya, Flower ...
115.
FOR THE NEVER ENDING MOMENT oleh CONIGLIO (CHOYE YOUN)
Soft Cover, 2019
Stock tidak tersedia
Ada kalanya kita menitikkan air mata hanya karena hal sepele. Tidak apa-apa, kau boleh menangis pada momen seperti itu. Aku berada di sampingmu. ...
116.
FRIEND ZONE IN JAKARTA oleh Vanesa Marcella
Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Di mata Abel, David adalah cowok sempurna. Dia ganteng, populer, meski tengil tetapi baik, dan selalu berada di sisi Abel. Tiap David memandangnya, Abel selalu berharap rona merah di pipinya tidak ketahuan oleh David. Apalagi saat David menyentuhnya, mengacak rambutnya, seolah seluruh partikel di dalam tubuh Abel siap memelesat tinggi menembus langit. Hanya satu kekurangan David, ia adalah sahabat Abel.   Di mata David, Abel adalah cewek tomboi yang sejak kecil berada di orbit ...
117.
GARUDAYANA SAGA 1 oleh IS YUNIARTO
Soft Cover, 2013
Stock tidak tersedia
Ada sebuah legenda di Dunia Arcapada, tentang dia yang bergelar Gaganesvara, Sang Raja langit. Angin memujanya, halilintar ditaklukannya, Para naga lari dari hadapannya, dan ini adalah kisahnya.... Di Arcapada, ada seorang pemburu harta karun bernama kirana. Saat sedang berburu di Lembah Kuno para Batara yang dulunya adalah tempat pemujaan para Dewa, Kirana menemukan telur garuda dan membawanya. Ternyata, telur garuda itu disimpan oleh Ashura selama seratus tahun untuk dimakan. ...
118.
GHOST DORMITORY (REPUBLISH 2026) oleh Sucia Ramadhani
Soft Cover, 2026 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Apakah mungkin seorang ibu membenci anak kandungnya sendiri? Sepertinya mustahil, tapi ini terjadi pada Nany. Setelah peristiwa pembunuhan adik-adiknya beberapa waktu lalu, ibunya menuduh Nany sebagai pelaku karena hanya dia yang berada di lokasi kejadian. Tidak mau melihat anaknya terus-menerus disalahkan, ayahnya menyekolahkan Nany di Asrama Erly. Di Asrama Erly, Nany mempunyai dua sahabat, Shila dan Ghi. Di balik sikap pendiamnya, Ghi memiliki kemampuan untuk melihat masa depan dan masa ...
119.
GREAT EXPECTATION (REPUBLISH 2025) oleh Charles Dickens
Soft Cover, 2025 Rp. 135.000 Rp. 108.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sejak kecil, Pip yang yatim piatu hidup menumpang di rumah kakak perempuannya dan suaminya. Namun, sebuah pertemuan tak terduga dengan seorang buronan, serta undangan misterius ke rumah Miss Havisham yang penuh rahasia, mengubah jalan hidupnya. Ketika seorang dermawan memberinya kesempatan menjadi bangsawan di London, Pip yakin takdirnya adalah meraih cinta Estella, gadis cantik berhati dingin yang membelenggu hatinya sejak remaja. Namun di balik ambisi, kebanggaan, dan harapan besar yang ...
120.
Soft Cover, 2022 Rp. 129.000 Rp. 103.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Sebagai bocah yatim piatu yang tinggal bersama kakak perempuan dan suaminya, Pip tidak pernah memiliki harapan. Namun ketika dia mulai mengunjungi seorang wanita tua kaya raya, Miss Havisham, dan keponakan angkatnya, Estella, mulailah Pip mengharapkan kehidupan yang lebih baik. Kemudian Pip mewarisi sejumlah besar uang dari seseorang misterius, dan dia pun pindah ke London untuk belajar menjadi pria terhormat.

Charles Dickens, salah satu penulis yang paling dicintai dalam Sastra Inggris, telah menikmati kemasyhuran selama hidupnya. Selain dikenal lewat novel-novelnya, Dickens juga bekerja sebagai jurnalis serta menulis esai dan drama. Karya-karya Dickens dipuji karena mempunyai daya tarik bagi semua kalangan. Lewat potretnya terhadap tokoh utama yang tak terlupakan dan mengundang simpati, tokoh antagonis yang menyeramkan, serta karakter-karakter jenaka, dia mengomentari sisi baik dan buruk manusia dalam masyarakat.

 

Great Expectations adalah kisah yang fantastis dan kita dapat becermin di dalamnya.”

-The New Yorker

 

“Salah satu novel paling brilian yang pernah ditulis.”

-Jenny Hartley, Pengarang dan Profesor Sastra Inggris

di Roehampton University

 

BAB 1

Nama keluarga ayahku Pirrip, dan nama baptisku Philip, tetapi yang bisa diucapkan secara singkat dan jelas oleh lidah bayiku adalah Pip. Maka, aku menyebut diriku Pip dan semua orang pun me manggilku Pip. Aku mengetahui bahwa Pirrip adalah nama keluarga ayahku, selain dari batu nisannya, juga dari kakakku, Mrs. Joe Gargery, yang menikah dengan pandai besi. Aku tidak pernah berjumpa dengan ayah atau ibuku dan tidak mengetahui wujud mereka (karena mereka hidup lama sebelum foto ditemukan), bayangan pertamaku mengenai sosok orangtuaku mau tidak mau kuperoleh dari batu nisan mereka. Bentuk abjad di batu nisan ayahku memberiku gagasan aneh bah wa dia berbadan tegap, kekar, berkulit gelap, dan berambut ikal hi tam. Dari lekak-lekuk tulisan, “Terbaring Juga, Georgiana, Istri Pria di Atas,” otak kanak-kanakku menyimpulkan bah wa ibuku sakit-sakitan dan wa jah nya berbintik-bintik. Untuk lima batu nisan belah ketupat kecil, masing-masing setinggi sekitar setengah meter, yang berderet r a pi di samping makam orangtuaku dan menyimpan kenangan sa kral k elima adik lelakiku—yang menyerah pada tahap sangat dini da lam perjuangan menghadapi kehidupan—aku yakin seyakin-yakin nya bah wa mereka semua terlahir dalam posisi berbaring dan mengan-tongi tangan, tanpa pernah mengeluarkannya di dunia ini.

Kami tinggal di desa berawa dekat sungai, sekitar dua pu luh mil dari laut. Ingatan terjelas pertamaku mengenai iden titas sepertinya ku dapatkan pada suatu sore yang berkesan. Ketika itulah aku tahu bahwa tempat sunyi yang dipenuhi paku-pakuan ini adalah ku bur an gereja; dan bahwa Philip Pirrip, mantan jemaat gereja ini, juga Geor-giana istrinya, su dah meninggal dan dikubur; dan bahwa Alexander, Bartho  lomew, Abraham, Tobias, dan Roger, bayi mereka, juga sudah me ninggal dan dikubur; dan bahwa dataran liar dan gelap di dekat ku buran, yang hanya dipisahkan oleh tanggul, gundukan-gunduk an tanah, dan gerbang, dan sesekali dikun jungi hewan ternak, adalah rawa; dan bahwa garis kelabu di bawa hnya adalah sungai; dan bahwa sarang makhluk ganas di ke jauhan, tempat angin berasal, adalah laut; dan bah wa bun tal an kecil yang gemetar dan takut pada semuanya, lalu mu lai menangis, adalah Pip.

“Jangan berisik!” seru suara parau milik pria yang men dadak ber diri di tengah kuburan di dekat teras gereja. “Diam, Iblis Kecil, atau kugorok lehermu!”

Tampaklah seorang pria garang berpakaian abu-abu kumal dengan belenggu besi besar di kakinya. Dia tidak bertopi, sepatunya jebol, dan kain kumal membungkus kepalanya. Pria itu basah kuyup, berlepotan lumpur, kakinya luka akibat menginjak-injak batu, dan tubuhnya lecet-lecet akibat belenggu besi, duri, dan semak-semak gatal; dia pincang, ge   metar, memelotot, dan menggeram; dan giginya ber  gemeletuk saat dia menyambar daguku.

“Oh! Jangan gorok leherku, Sir,” aku memohon dengan ngeri. “Tolong, jangan lakukan itu, Sir.”

“Sebutkan namamu!” ujarnya. “Cepat!”

“Pip, Sir.”

“Sekali lagi,” pria itu memelototiku. “Yang keras!”

“Pip. Pip, Sir.”

“Tunjukkan rumahmu,” katanya. “Tunjukkan tempat itu!” Aku menunjuk desa tempat tinggal kami, dataran di antara pepo honan alder dan pollard, sekitar satu mil dari gereja.

Pria itu, setelah menatapku sejenak, menjungkirbalikkanku se-hingga isi sakuku berjatuhan. Tidak ada apa-apa di dalamnya selain se  potong roti. Begitu gereja kembali tegak—saking perkasanya dia, se konyong-konyong badanku sudah terbalik sehingga menara ge reja seolah-olah pindah ke bawah kakiku—aku duduk di atas se-bu ah batu nisan tinggi, gemetar, sementara dia menyantap rotiku de  ngan lahap.

“Hei, Bocah,” kata pria itu sambil menjilati bibir, “pipimu tem  bam.”

Pipiku memang tembam walaupun badanku termasuk kecil dan lemah untuk anak seumurku.

“Menggiurkan sekali,” kata pria itu dengan gelengan mengancam, “aku gila kalau tidak ingin memakannya.”

Dengan jujur, kuungkapkan harapanku agar dia tidak memakan pipi ku. Aku berpegangan erat pada batu nisan yang kududuki, se-bagian agar tidak jatuh, dan sebagian untuk menahan tangis.

“Lihat ke sini!” perintah pria itu. “Di mana ibumu?”

“Di situ, Sir!” jawabku.

Dia terhenyak, mundur beberapa langkah, lalu berhenti dan me nengok ke belakang.

“Di situ, Sir!” terbata-bata, aku menjelaskan. “Terbaring Juga Georgiana. Itu ibuku.”

“Oh!” dia kembali. “Dan ayahmukah yang dikubur bersama-nya?”

“Ya, Sir,” jawabku, “dia juga sudah meninggal; mantan jemaat gereja ini.”

“Ha!” gumamnya sambil berpikir. “Jadi, kau tinggal de ngan siapa—kalau aku membiarkanmu hidup walaupun itu be lum ku-putuskan.”

“Kakakku, Sir—Mrs. Joe Gargery—istri Joe Gargery, si Pandai Besi, Sir.”

“Pandai besi, ya?” katanya. Dia menunduk mantap ke kaki nya. Setelah beberapa kali mengalihkan pandangan suramnya antara aku dan kakinya, dia mendekati batu nisan yang kududuki, meme-gang kedua lenganku, dan mendorongku ke belakang sejauh mungkin agar tatapannya kepadaku kian tajam dan tatapanku kepadanya kian ke habisan daya.

“Lihat ke sini,” katanya, “ini masalah hidup dan matimu. Kau tahu kikir?”

“Ya, Sir.”

“Kau juga tahu belati?”

“Ya, Sir.”

Sehabis melontarkan setiap pertanyaan, dia mendorongku se  makin jauh, sehingga aku semakin merasa tidak berdaya dan ter-a n cam bahaya. 

“Ambilkan kikir untukku.” Dia mendorongku. “Dan belati.” Dia mendorongku lebih jauh. “Bawakan keduanya kemari.” Lagi-lagi dia mendorongku. “Kalau kau tak ingin jantung dan hatimu ter  burai.” Dia terus mendorongku.

Aku benar-benar ketakutan dan lemas. Aku berpegangan ke-pa da  nya dengan kedua tanganku dan berkata, “Mohon tegakkan ba  dan  ku dahulu, Sir, agar aku tidak mual, dan mungkin bisa lebih mem  bantu.”

Dia mendadak menjungkirbalikkanku, sehingga gereja seolah-olah melompati ayam jantan penanda angin di atapnya. Kemudian, dia mencengkeram lenganku dan menegakkanku di atas batu nisan sebelum menyampaikan pesan sarat an cam an:

“Besok pagi, berikan kikir dan belati itu kepadaku. Bawa ke dua nya ke Battery tua di sana. Lakukan saja, jangan coba-coba 

menga ta kan atau mengisyaratkan apa pun bahwa kau pernah bertemu de ngan ku atau siapa pun, dan kau akan tetap hidup. Jika tidak, atau ka lau kau membocorkan omonganku kepada orang lain, sesedikit apa pun, hati dan jantungmu akan kucongkel, lalu kupanggang dan ku makan. Ingat, aku tidak sendirian, kalau itu yang kau kira. Aku ber sembunyi de ngan seorang pemuda, dan dia menganggapku Malai kat. Dia mematuhi semua omonganku. Pemuda itu punya rahasia. Dia pernah menculik seorang bocah, lalu memakan jantung dan hati nya. Percuma saja kalau bocah yang sudah diincarnya mencoba ka bur. Bocah itu bisa saja mengunci pintu, lalu berbaring di ranjang, me nutupi badannya dengan selimut, menutupi kepalanya dengan baju, mengira dirinya aman dan nyaman, tapi pemuda itu akan meng endap-endap dan merobek-robek badan si Bocah. Walaupun harus bers   usah pa yah, aku akan menjauhkan pemuda itu darimu untuk saat ini. Meskipun sulit untuk melarangnya mengincar jeroanmu. Nah, ba ga i mana menurutmu?”

Aku berjanji untuk membawakannya kikir dan makanan seadanya, dan menemuinya di Battery pada pagi buta.

“Katakan, Tuhan akan menyambarmu sampai mati kalau kau ber  bohong!” perintahnya.

Aku mematuhinya, dan dia menurunkanku.

...