Penulis
Sukri Abdurrachman
Kategori
Buku
Fiksi
Sosial, Budaya & Sejarah

Format
(2)
Soft Cover (1)

Bahasa
Indonesia (3)

Hasil: 1 - 3 dari 3
GRIDLIST
1.
Malam Bencana 1965: Dalam Belitan Krisis Nasional Bagian 3 oleh Taufik Abdulah, Sukri Abdurrachman, Restu Gunawan
2014 Rp. 125.000 Rp. 100.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Presiden Sukarno, sang Ploklamator, mungkin sangat mencintai kekuasaan, tetapi bukanlah kekuasaan yang bisa meremukkan keutuhan Negara dan persatuan bangsa. Di saat kemungkinan itu dirasanya mengancam, ia pun menahan kepedihan betapa sistem politik dengan ideologi serba revolusioner yang dipeliharanya jatuh berantakan. Berbagai corak kontradiksi fundamental yang diperkenalkannya telah mengundang berbagai corak krisis yang menghantui kehidupan bangsa dan Negara. Ketika semuanya harus berakhir, ...
2.
Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian II Konflik Lokal oleh Taufik Abdullah, Sukri Abdurrachman, Restu Gunawan
2012 Rp. 110.000 Rp. 88.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Peristiwa dini hari tanggal 30 September 1965 dapat dikatakan sebagai “malam jahanam”, yang merupakan pembuka kunci dari peristiwa-peristiwa besar selanjutnya, yaitu pembunuhan di antara sesama anak bangsa. Setelah peristiwa itu terjadi di Jakarta, maka secara serta-merta konflik horizontal di berbagai daerah pun terjadi. Saling bunuh dan penangkapan dengan tuduhan terlibat sebagai anggota dan simpatisan PKI diletakkan pada mereka yang tertuduh, dan akhirnya mereka pun secara sah ...
3.
Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional
Bagian I Rekonstruksi dalam Perdebatan
oleh Taufik Abdullah, Sukri Abdurrachman, Restu Gunawan
Soft Cover, 2012 Rp. 95.000 Rp. 76.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Seorang  teoretikus sejarah terkemuka dengan lantang berkata bahwa "sejarah adalah ilmu untuk mendapatkan kebenaran", padahal sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan, sejarah tidak bisa berpretensi sebagai disiplin keilmuan yang bisa menentukan  ketentuan yang umum berlaku dan tidak pula bisa berniat untuk  memperlihatkan kenyataan yang sesungguhnya, karena yang ingin ditemukan ialah rekonstruksi  "kebenaran"  otentik yang mungkin telah tertutup ...