| Soft Cover | Rp. 60.000 | Rp. 54.000 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
42.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Braga.Sebuah nama kawasan yang belum
terungkap secara pasti sejarah pembentukan
atau penamaannya.Satu hal yang pasti,
kawasan yang pada tempo doeloe sempat
menjadi legenda sekarang kehilangan
segalanya.Braga yang bermula dari sebuah
jalan tanah berdebu ketika kemarau tahap
demi tahap menjadi sebuah kawasan
pertokoan termegah di Kota Bandung bahkan
di Hindia Belanda ketika itu.Metamorfosa
Braga dari masa ke masa tidak dapat
dipisahkan dari dinamikan Kota Bandung dan
merupakan ...
43.
No Image Available
44.
No Image Available
47.
No Image Available
48.
| Soft Cover | Rp. 25.000 | Rp. 22.500 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
49.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kemampuan untuk dapat mengambil hikmah dan kebijaksanaan dari suatu peristiwa yang telah dialami merupakan wujud dari kesadaran kemanusiaan yang penting. Berkat kesadaran yang lahir dari pengalaman tersebut, seseorang bukan saja dapat terhindar dari lubang jebakan yang sama, tetapi juga bisa memberikan nilai pada kemajuan yang telah dicapai.
Mengambil pelajaran dari peristiwa politik bukanlah hal yang mustahil, bila bentuk kesadaran yang dibangun dengan baik dari pengalaman sudah dimiliki. ...
51.
No Image Available
52.
No Image Available
| Soft Cover | Rp. 65.000 | Rp. 58.500 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Buku ini menguraikan secara sistimatis dan kronologis kesusasteraan Indonesia moderen khususnya bagi pelajar dan mahasiswa Jurusan Sastera Indonesia. Diawali dengan pengantar tentang karakteristik unik sastera Indonesia dalam perbandingannya dengan apa yang disebut sastera Nusantara, maka dibukalah babak kelahiran sastera Indonesia moderen sejak awal abad kedua puluh.
Pembaca dikenalkan dengan babakan atau periode dalam sejarah kesusasteraan yang tak bisa dilepaskan dari konteks politik ...
53.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sajak-sajak Sepatu Tua terdiri dari dua kumpulan sajak, yaitu "Sajak-sajak Sepatu Tua" dan "Masmur Mawar" yang merupakan hasil periode yang paling subur dalam hidup kepenyairan Rendra. Sajak-sajak Sepatu Tua menggambarkan panorama dunia puisi Rendra yang unik dan selalu memikat perhatian.
Sekitar tahun 1968 terjadi perubahan dalam perkembangan puisi baru, dan perubahan itu dapat dikaitkan dengan nama Rendra, penyair yang paling dikenal orang sesudah Chairil Anwar.
- A. ...
54.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dengan gaya langsung dan tak bertele-tele, si Burung Merak Rendra, sang dramawan dan penyair besar Indonesia, menyuguhkan pengantar ilmu bermain drama bagi remaja. Bukan hanya itu. Dipaparkan juga seluk-beluk produksi dalam pementasan lakon sehingga para pembaca muda dapat belajar manajemen produksi dalam seni pertunjukan.
Pada akhir setiap bab disertakan beberapa poin latihan bagi pembaca yang serius ingin mengasah diri dalam seni drama. Di sini Rendra menunjukkan kemampuannya sebagai ...
55.
| Soft Cover | Rp. 45.000 | Rp. 40.500 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Salah satu kelebihan Ajip Rosidi sebagai penulis kolom bahasa di koran adalah keterlibatannya secara pribadi dalam sejarah pembentukan dan perkembangan bahasa Indonesia. Dia tidak hanya menuliskan hasil pengamatan dan keprihatinan atas pemakaian bahasa nasional masa kini, tetapi selalu melengkapi tulisannya dengan argumen kesejarahan dan perdebatan yang pernah terjadi, sehingga pembaca memperoleh kemudahan buat memahami latar belakang historis dari sekian banyak persoalan kebahasaan ...
56.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pada tahun 1967 Rendra pergi ke Amerika Serikat, dan hidup di kota New York. Dari sana datang puisinya yang matang dan memukau, yang terkumpul dalam Blues untuk Bonnie. Dalam sepucuk surat yang ditulisnya dari sana, bertanggal 29 Mei 1967, ia mengatakan, "Perubahan terjadi di dalam saya... adapun yang memberikan kesan pada kesadaran saya dewasa ini adalah ilmu pengetahuan. Saya merasa ini sebagai imbangan yang sehat untuk kesadaran mistik dan seni yang ada dalam diri saya." ...
57.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Berlainan dengan sajak-sajak di Indonesia ketika itu yang kebanyakan berupa lirik, maka sajak-sajak Rendra kebanyakan berupa epik. Ballada Orang-orang Tercinta (1957) adalah buku kumpulan sajaknya yang pertama. Pada tahun itu juga ia mendapat Hadiah Sastra Nasional dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional (BMKN) sebagai salah seorang penyair terbaik tahun 1955-1956
W.S. Rendra .... adalah penyair Indonesia terpenting pada masa kini... Ia menulis sajak secara lancar tentang percintaannya, ...
60.
No Image Available




Keranjang






