Pencarian

Brand
LAKSANA
Bahasa
Indonesia
Format
Soft Cover
Penulis
Josephine Widya Wijaya
Kategori
Buku
Non Fiksi
Lainnya

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Soft Cover, Oktober 2024
Stock tidak tersedia
Sinopsis : Menurut American Psychological Association, trauma adalah pengalaman mengganggu apa pun yang mengakibatkan ketakutan, ketidakberdayaan, disosiasi, kebingungan, atau perasaan mengacaukan lainnya yang cukup kuat sehingga menimbulkan dampak negatif jangka panjang terhadap sikap, perilaku, dan aspek fungsional seseorang lainnya. Trauma akan mengganggu banyak aspek dalam kehidupan kita sehingga dibutuhkan serangkaian cara untuk pulih darinya. Kekerasan fisik atau seksual, kekerasan ...
2.
Self-love Dictionary oleh Josephine Widya Wijaya
Soft Cover, Agustus 2024
Stock tidak tersedia
Banyak orang merasa khawatir bahwa self-love hanyalah bentuk rasa mengasihani diri sendiri. Faktanya, self-love merupakan penangkal rasa tersebut. Ketika kita berbelas kasih pada diri sendiri, kita ingat bahwa setiap orang menderita dari waktu ke waktu dan kita tidak membesar-besarkan besarnya perjuangan kita. Self-love adalah sumber kekuatan batin yang dapat diandalkan, yang memberikan keberanian dan meningkatkan ketahanan ketika kita menghadapi kesulitan. Self-love memungkinkan kita memberi ...
3.
Pribadi di Balik Topeng oleh Josephine Widya Wijaya
Soft Cover, Mei 2024
Stock tidak tersedia
Pribadi di Balik Topeng mengulas tentang tipe kepribadian berdasarkan publikasi terbaru John Beebe, psikiater asal Amerika yang mengembangkan teori Carl Gustav Jung. Teori John Beebe mengungkapkan bahwa setiap kita memiliki fungsi ekstrover dan introver, meskipun salah satunya akan menjadi dominan terhadap yang lain. Buku ini memaparkan tentang keutuhan persona dan kesadaran atas kelemahan berdasarkan tipe kepribadian. Tidak hanya berfokus pada apakah seseorang ekstrover atau introver, ...
4.
Les Tempetes De La Vie oleh Josephine Widya Wijaya
Soft Cover, Desember 2017
Stock tidak tersedia
Di hari resital Chopin itu, seorang asing yang tak kukenal datang menyapaku. Seorang yang sama, yang mengatakan ingin menjadi temanku. Dia menyusup di antara pintu-pintu sempit dan gelap itu hanya untuk menemukan diriku yang sebenarnya. Aurore Paris, 1848 Nada bertaut kian kemari, naik dan turun, seakan mengasingkan sang gadis di antara bukit-bukit salju. Pula warna-warni nada itu terasa seperti sinar putih musim dingin. Alunannya menjebak setiap pendengar dalam badai salju di hati ...