Pencarian

Kata Kunci
Bentang Pustaka
Kategori
Buku
Non Fiksi
Lainnya


Hasil: 61 - 80 dari 89
GRIDLIST
61.
When Breath Becomes Air oleh Paul Kalanithi
Soft Cover, Agustus 2016
Stock tidak tersedia
Apa yang membuat hidup layak dijalani di hadapan kematian? Apa yang Anda lakukan saat masa depan tak lagi menuntun pada cita-cita yang diidamkan, melainkan pada masa kini yang tanpa akhir? Apa artinya memiliki anak, merawat kehidupan baru saat kehidupan lain meredup? Inilah beberapa pertanyaan yang Kalanithi hadapi dalam memoar yang menyentuh dan indah ini.   Di usia tiga puluh enam tahun, di akhir masa pelatihannya selama sepuluh tahun sebagai seorang ahli bedah saraf, Paul ...
62.
Lupa 3ndonesa oleh Sujiwo Tejo
Soft Cover, Agustus 2016
Stock tidak tersedia
Sebelum sampean membuka lembar demi lembar buku ini, saya ingin bertanya terlebih dahulu. Apakah buku ini benar-benar jodohmu? Bila sampean hidup di negara yang sudah sesuai dengan keinginan sampean, tak perlu buang waktu membaca buku ini. Bila pekerjaan atau kuliah yang sedang sampean lakoni sudah sesuai dengan keinginan sampean, tak perlu menyia-nyiakan waktu dengan membaca buku ini. Bila kekasih, suami, atau isteri sampean sudah sesuai dengan angan-angan tentang teman bermain di ...
63.
Mati Ketawa Ala Refotnasi oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, Juli 2016
Stock tidak tersedia
Tiap hari saya bertemu dengan ribuan rakyat di berbagai daerah dan pulau. Hampir semua bertanya, “Kok, partai politik kita sekarang begitu banyak? Ini demokrasi ataukah perpecahan ataukah ketidakdewasaan? Kami harus memilih yang mana?”   Saya tidak bisa menjawab. Malah balik bertanya, “Orang partai mana yang sudah kulonuwun kepada Sampean-Sampean di kampung ini?”   Mereka menjawab, “Belum ada .…”   ...
64.
Jurus Hidup Memenangi Pertarungan oleh Whani Darmawan
Soft Cover, Juni 2016
Stock tidak tersedia
Dalam hidup, setiap manusia pasti pernah mengalami pertarungan. Tak hanya pertarungan fisik, melainkan juga pertarungan batin. Tak sekadar bertarung dengan orang lain tetapi juga bertarung kepada dirinya sendiri. Hidup adalah serentetan latihan panjang dan pertarungan yang tak kunjung usai. Melalui serangkaian latihan rutin silat yang dilakoninya selama bertahun-tahun, Whani Darmawan kemudian menemukan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dalam latihan silat, rupanya paralel dengan kehidupan ...
65.
Titik Nadir Demokrasi oleh Emha Ainun Nadjib
Soft Cover, April 2016
Stock tidak tersedia
Tanpa disadari, korupsi menjadi salah satu “sahabat” sehari-hari kita. Korupsi tak terasa korupsi karena milik bersama, dilakukan bersama, ditutupi dengan alibi-alibi bersama, ditaburi harum wewangian retorika dari berbagai sudut, sisi, dan disiplin. Korupsi menjadi kecenderungan sehari-hari. Menjadi “naluri alamiah” tradisi kebudayaan kita. Menjadi makanan pokok sehari-hari. Menjadi candu yang membuat orang merasa rugi kalau tak melakukannya.   Inilah ...
66.
Soft Cover, Maret 2016
Stock tidak tersedia
Kereta kuda yang dikusiri Sumantri memboyong Dewi Citrawati, calon permaisuri Bosnya, ke Negeri Maespati. Konon, jalan ke Maespati memang suka tak terduga. Di tengah jalan, Sumantri melihat mawar jatuh. Hatinya kasmaran. Siapa yang peduli mawar itu berwarna hitam atau merah, begitu pula jika putih ..., kecuali perasaannya tidak bekerja. Dan seperti umumnya orang yang kasmaran, Sumantri buta jalan. Menurut nalurinya, setiap jalan yang impossible, itulah jalan ke pernikahan. O, Citrawati ...
67.
Markas Cahaya oleh Salman Aljugjawy
Soft Cover, Februari 2016
Stock tidak tersedia
Islam adalah kekasih baru Saktia Ariseno. Mantan gitaris Sheila on 7 ini seperti mendapat teguran dari Sang Pemilik Hidup ketika ibu tercintanya tiba-tiba terbaring sakit. Sakti mulai merenungi sesuatu: apakah cita-cita yang dikejarnya saat ini sebanding dengan kewajibannya berbakti kepada orangtuanya, terlebih lagi ... kepada Allah?   Sakti kemudian tersadar bahwa tidak semua manusia mampu mendapatkan kesempatan kedua. Dia mulai mengingat bahwa satu-satunya tempat untuk pulang hanyalah ...
68.
Rahvayana 2: Ada Yang Tiada oleh Sujiwo Tejo
Soft Cover, Februari 2015
Stock tidak tersedia
Sinta berubah. Namanya jadi Janaki. Janaki pun berubah. Namanyajadi Waidehi. Tapi, Rahwana tetap mencintainya. Rahwana tetapmenjunjungnya, menyembahnya. Terhadap titisan Dewi Widowati itu ia tak menyembah nama.Rahwana menyembah Zat melalui caranya sendiri. Persembahannyasecara agama cinta .... Hmmm .... Sebuah nama yang ada bukan karena dinamai. Sebuah nama yang ada juga bukan karena menamai dirinya sendiri. Adakah itu? Ada. Rahwana yakin itu ada. Dan ia sangat mencintainya ...
69.
No Image Available
Jalan Lain Ke Tulehu
Sepakbola dan ingatan yang mengejar
oleh Zen RS
Soft Cover, Juni 2014
Stock tidak tersedia
Datang ke tengah konflik Maluku sebagai seorang jurnalis, Gentur kemudian terperangkap dalam berbagai situasi pelik. Gentur tak hanya menyaksikan korban-korban berjatuhan, tapi dia juga beberapa kali terjebak dalam situasi konflik yang membahayakan jiwanya. Melalui berbagai ketegangan, Gentur akhirnya tiba di Desa Tulehu, sebuah desa muslim yang terkenal sebagai kampung sepakbola. Persahabatannya dengan Said, seorang mantan pemain bola yang gagal, membawa Said pada berbagai petualangan yang ...
70.
Rahvayana: Aku Lala Padamu oleh Sujiwo Tejo
Soft Cover, Mei 2014
Stock tidak tersedia
Yang menulis di buku ini belum tentu saya, sebab Rahwana tak mati-mati. Gunung kembar Sondara-Sondari yang menghimpit Rahwana cuma mematikan tubuhnya semata. Jiwa Rahwana terus hidup. Hidupnya menjadi gelembung-gelembung. Siapa pun bisa dihinggapi gelembung itu tak terkecuali saya. Yang menulis di buku ini adalah gelembung-gelembung itu, gelembung Rahwana padaku. Yang menyampaikan buku ini padamu adalah gelembung-gelembung Rahwana pada penerbit, percetakan, distributor, toko buku dan lain-lain ...
71.
The Bego Ideas (For College Students) oleh Tim Akademi Bercerita Bentang Pustaka
Soft Cover, Mei 2014
Stock tidak tersedia
Udah jadi anak kuliahan nih sekarang si duo Bego ... Cieee ... Gimana rasanya? Kaget, kaget, masih shock gimana gitu, dong!? Ya, itu wajar banget, tapi jangan sampai kelewat stress. Ingat, itu dosen bukan buaya! Itu kelas, bukan kelas penangkaran satwa liar! Jangan sampai kamu berakhir menyedihkan, karena terlalu sibuk mikirin tugas kuliah. Hihihi ... Relaks sebentar dan baca tip yang bisa guna bisa enggak di buku ini. Hidup mahasiswa, buku, cinta, pesta, dan bego! ...
72.
Gawang Merah Putih oleh FX. Rudy Gunawan
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
Timnas U-19 memulai jejak sepatu perjuangan mereka sudah hampir tiga tahun. Dimulai dari blusukan sosok Indra Sjafri ke berbagai pelosok nusantara, terbentuklah Timnas U-19 yang mengukir prestasi mengejutkan dengan mengalahkan Korea Selatan. Runtuhlah dinding-dinding ketakberdayaan yang memenjarakan insan sepak bola Indonesia. Timnas U-19 dengan gawang merah putih yang dijaga Ravi Murdianto dan pasukan yang dipimpin Evan Dimas, berhasil keluar dari mentalitas bangsa terjajah. Terbukti betapa ...
73.
The Bego Ideas (For Students) oleh Tim Akademi Bercerita Bentang Pustaka
Soft Cover, April 2014
Stock tidak tersedia
Yang namanya ide, kadang nggak tahu kapan datangnya. Tiba-tiba kepikiran aja, gitu ... apalagi sebagai para pelajar penerus bangsa yang berpikiran ke depan dan stok rasa ingin tahu yang besar, kita sering banget dikaruniai imaginasi yang berlebih. Ide ini. Itu. Begini. Begitu. Hmmm, seperti semua ide-ide bego yang pernah terlintas dalam pikiran kamu, ide-ide di buku ini sih nggak disarankan untuk diamalkan. Nggak perlu lah dicoba-coba, apalagi dijadikan kebiasaan. Awas aja kalau sampai ...
74.
Kami Tidak Lupa Indonesia oleh Kompasiana
Soft Cover, Maret 2014
Stock tidak tersedia
Sejarah diaspora Indonesia sudah berlangsung lama, bahkan sebelum Indonesia ada. Tokoh-tokoh besar yang pernah diasingkan, dibuang, atau disekolahkan oleh Belanda, adalahbentuk diaspora negeri ini. Mereka bahkan menghimpun dukungan untuk menjadikan Indonesia merdeka dari tanah Eropa. Maka, bukan tidak mungkin meletakkan warga diaspora Indonesia zaman ini untuk memajukan Indonesia dariluar. Menarik gerbong kemajuan dan bagian wakil Indonesia yang aktif dalam pergaulan internasional. Para ...
75.
Lupa Endonesa Deui oleh Sujiwo Tejo
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
Tulisan-tulisan Sujiwo dalam buku ini sangat kritis terhadap fenomena sosial yang patut dipuji maka pujiannya sangat halus tetapi terhadap fenomena sosial yang harus dikritik maka kritiknya sangat tajam. Ekpresi kegundahan atau kegembiraan yang, antara lain, diwakili oleh ponokawan menunjukkan muatan budaya yang mengandung semuanya: cara halus, santun, dan tegas yang berintikan untuk menjernihkan dan meluruskan keadaan. Melalui buku ini Sujiwo Tejo melancarkan kritik sosial yang aktual ...
76.
Ranjau Biografi oleh Pepih Nugraha
Soft Cover, Oktober 2013
Stock tidak tersedia
Tak ada yang sanggup memungkiri bahwa ranjau adalah senjata yang mematikan. Ia sanggup membunuh tanpa aba-aba, tanpa peringatan sebelumnya. Tak heran, para prajurit di medan perang selalu diwanti-wanti satu hal: jangan lengah dalam kondisi apa pun. Begitu pula halnya dengan penulis. Dalam meramu tulisan, para penulis wajib memiliki kewaspadaan yang tinggi. Jangan sampai data-data yang diperoleh justru tergelincir menjadi sebuah fakta yang salah. Melalui buku ini, Pepih Nugraha, wartawan senior ...
77.
Lupa Endonesa oleh Sujiwo Tejo
Soft Cover, September 2012
Stock tidak tersedia
Tak malu korupsi? Tak malu berperilaku buruk? Tak malu mencederai bangsa sendiri? Atau mungkin malu tak lagi menjadi tren? Di buku ini, Sujiwo menulis hal-hal yang malu-malu, memalukan, atau tak memalukan tentang persoalan negeri ini. Juga cerita tentang orang-orang yang lupa akan bangsanya, Indonesia. Dengan bahasa terselubung dan melibatkan Ponokawan, Jiwo menyentil banyak pihak dengan cerdas. Menohok, nyeleneh, tapi banyak benarnya. Pemikiran-pemikirannya akan membuat malu banyak ...
78.
Mereka Bilang Aku China oleh Dewi Anggraeni
Soft Cover, Agustus 2010
Stock tidak tersedia
Susi Susanty, Maria Sundah, Linda Christanty, Ester Indahyani Jusuf, Jane Luyke Oey, Sias Mawarni Saputra, Milana Yo, dan Meylani Yo bercerita tentang kisah hidup mereka, yang masih terkait dengan ke-Tionghoaan-nya. Meski sudah banyak tulisan dalam format lain tentang etnis Tionghoa, persepsi masyarakat tampak belum meluas melewati gambaran yang diproyeksi stereotip. Mereka menganggap semua etnis Tionghoa kaya, mementingkan duit, eksklusif, tidak mempertimbangkan orang lain, mempekerjakan ...
79.
Soft Cover, Oktober 2009
Stock tidak tersedia
Keliling tiga negara hanya dengan dua juta rupiah? Itu sudah termasuk biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi? Ya, hal itu tak mustahil. Claudia Kaunang telah membuktikannya. Backpacker sejati ini menuangkan pengalamannya keliling tiga negara dengan biaya super murah, namun tetap aman dan nyaman. Anda backpacker, calon backpacker, backpacker wannabe, atau penyuka jalan-jalan dan berharap bisa keliling dunia dengan anggaran kecil? Curi ilmu khusus buku ini. Selain memandu Anda pandai ...
80.
No Image Available
Jogja 5.9 Skala Richter oleh Ahmadun Yosi Herfanda, Endo Senggono
Soft Cover, Desember 2006
Stock tidak tersedia
JOGJA 5.9 SKALA RICHTER Seratus hari tak serta merta menghapus luka itu. Sedu sedan masih terdengar di bilik hati masing-masing. Getaran gempa masih terjadi sesekali. Negeri ini, setelah Aceh dan Nias, masih menyimpan nyeri. Setelah Jogjakarta, bahkan kemudian Pangandaran dan Cilacap juga dicium tsunami. Satu demi satu reruntuhan perlu ditata kembali. Dengan jiwa yang perlahan bangkit lagi. Kita yang dekat maupun jauh dari ukuran jarak, terus berusaha mengobati. Diantaranya dengan cara ...