| Soft Cover, Juli 2011 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
241.
No Image Available
242.
| Soft Cover, Juli 2011 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kata tidak selalu menjadi daratan yang statis, diam dan tak bergerak. Mungkin ia lautan yang senantiasa bergejolak, pergi-pulang, tiada henti. Kata harus menemukan dirinya, yang tak lain menemukan manusia yang telah meninggalkan dan ia tinggalkan.
Maka, berkatalah. Bukan hanya untuk mengerti tapi untuk menjadi. Susunlah kata-kata hingga ia menjadi hidup yang berwaktu dan bercinta. Susunlah ia jadi puisi sehingga ia memanusiakan kamu, sebagaimana sejarah waktu ada padamu, sejarah cinta ...
243.
No Image Available
| Soft Cover, Mei 2011 | Rp. 35.000 | Rp. 26.250 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Di era internet puisi ada di mana-mana, sekaligus sulit ditemukan di mana-mana. Di antara banjir puisi, kerap orang sulit bertemu puisi. Jurnal Sajak dilahirkan untuk merayakan keterbukaan bersastra di dunia maya, sekaligus mengambil jarak dan membangun ruang intim. Karena itu dalam jurnal ini ada esai, sajak mancanegara, proses kreatif, ulasan dan tentu saja sajak-sajak itu sendiri. ...
244.
No Image Available
| Soft Cover, April 2011 | Rp. 37.000 | Rp. 27.750 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Buku kumpulan 20 puisi Rieke Diah Pitaloka ini melukiskan aktivisme dan keberpihakannya terhadap pekerja perempuan baik yang tersia-sia di negeri sendiri maupun di negara asing. Ada rasa marah dan getir menyelimuti puisi-puisinya. ...
245.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2011 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Permainan kata dan pengejawantahan ilustrasi yang memikat. Karya seorang perempuan yang sangat perempuan." Pepeng 'NAIF'
...
246.
| Soft Cover, Maret 2011 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pada dasarnya penulis buku kumpulan cerpen ini adalah penyair. Karena itu, cerpen-cerpennya pun tidak lepas dari ciri-ciri puisi: suasana lebih penting daripada alur dan tokoh serta penokohan. Serangkaian suasana dalam cerpen ini bukan sembarang suasana, melainkan suasana yang menyenangkan. ...
247.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2011 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Ini buku kumpulan puisi keempat dari sang penyair yang menulis sejak 1974. Puisinya kali ini seolah lebih bertutur. ...
248.
No Image Available
| Soft Cover, Januari 2011 | Rp. 22.000 | Rp. 16.500 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Pada saat kehilangan barulah kita dapat memahami arti kehadiran seseorang. Begitu tulis penyair kumpulan puisi ini dalam kata pengantarnya. Kondisi seperti itulah yang menjadi latar belakang sajak-sajak yang ada dalam kumpulan ini: rasa rindu, sepi, cinta yang tak lagi terbalas, kenangan indah dll. ...
249.
No Image Available
| Soft Cover, Oktober 2010 | Rp. 45.000 | Rp. 36.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Selama 25 tahun berkarir di bvidang penulisan kreatif puisi, penulis buku ini menemukan sebuah konsepsi estetik bahwa puisi itu merupakan saksi yang seksi. Keseksian itu bukan semata-mata tampil dalam bentuk semata, tapi terutama secara batiniah. Puisi pada hakikatnya merupakan pengalaman paling berkesan penyairnya, karena itu langsung atau tidak langsung memberikan kesaksian berbagai fenomena kontekstual pada masanya. Lalu, ternyata puisi juga harus menjalankan fungsinya untuk berpenampilan ...
250.
No Image Available
| Soft Cover, September 2010 | Rp. 40.000 | Rp. 32.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Kumpulan 107 puisi ini menarik karena latar belakang penyairnya. Kewk Li Na lahir di Semitau, Kalimantan Barat. Ia berbahasa asli Dayak Kapuas Hulu, tamat D3 dari Akademi Bahasa Asing Pontianak, dan sekarang tinggal di Taiwan. Dengan demikian bahasa Indonesia-nya bukanlah bahasa ibunya, tapi dia bersyair dalam bahasa Indonesia seperti banyak yang dijumpai dalam akun Facebook-nya. Karena itu, kata, frasa, majas dan metaforanya bersahaja. Kebersahajaan itulah yang jadi kekuatannya. ...
251.
No Image Available
| Soft Cover, Juni 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Buku ini memang merupakan penggal kedua. Penggal pertamanya berjudul tersebab haku melayu. Perbedaan yang hanya satu huruf “h” ini memberi makna besar bagi pengucapan sajak-sajak penyairnya. Melayu tidak saja terletak pada perspektif geopolitik, tetapi suatu lintas peradaban. Sebagian sajak dalam buku ini sudah dimuat di berbagai penerbitan seperti Tempo, Kompas, Republika, Jawa Pos, Suara Pembaruan, Riau Pos, dan Padang Ekspres.
Di sini Melayu adalah sebab adalah kodrat adalah takdir ...
252.
No Image Available
| Soft Cover, Mei 2010 | Rp. 40.000 | Rp. 30.000 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Satu lagi kumpulan puisi yang berawal dari dunia maya, dan kali ini lebih khusus lagi: dari dunia Facebook, sebuah jejaring sosial dunia maya yang amat populer. Kesepuluh penyair itu adalah Adrian Kelana, Arther Panther Olii, Athan Wira Bangsa, Bagus Prana, Faris Al-Farisi, Geg Neka, Ira Ginda, Joezefhine Zejoe, Lina Kelana dan Windy Aurora. Umumnya mereka membuat puisi tentang keseharian mereka. ...
254.
No Image Available
24 Sauh
Kumpulan Karya Penulis Tinta Wanita
| Soft Cover, April 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Agnes A. Majestika . Apri Swan Awanti . Ariana Pegg . Dewi Motik Pramono . Dewi Yanthi Razalie . Dharmawati Tst . Eva Budiastuti . Fitryan G Dennis . Happy Salma . Herlina Mustikasari . Ida Ahdiah . Lutik Siswani Alibasyah . Maria A. Sardjono . Olga Emery Oktavia Batti . Sadrah Prihatin Rianto . Sanie B. Kuncoro . Tika Wisnu . Tjut Irda Triany MN . Tuti Nonka . Weni Suryandari . Widyawati Puspita Dewi . Winny Gunarti . Yessy Gusman . Zeventina Octaviani Bouwmeester ...
255.
No Image Available
| Soft Cover, April 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan cara kami sendiri" Demikianlah, pernyataan sikap kebudayaan yang dilontarkan oleh Angkatan '45 yang tertuang dalam "Surat Kepercayaan Gelanggang". Kumpulan puisi Tiga Menguak Takdir yang merangkum puisi-puisi pelopor Angkatan '45 ini merupakan pengejawantahan dari sikap kebudayaan itu, sekaligus penolakan terhadap estetika Takdir, generasi Pujangga Baru. Buku ini akan ...
256.
No Image Available
| Soft Cover, 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sebuah kumpulan cerpen dan puisi yang inspiratif. Berkisah tentang cinta dan kehidupan. Ditulis oleh 24 wanita dari kelompok penulis Tinta Wanita. Mereka adalah: Agnes A. Majestika, Apri Swan Awanti, Ariana Pegg, Dewi Motik Pramono, Dewi Yanthi Razalie, Dharmawati Tst, Eva Budiastuti, Fitryan G. Dennis, Happy Salma, Herlina Mustikasari, Ida Ahdiah, Lutik Siswani Alibasyah, Maria A. Sardjono, Olga Emery Batti, Sadrah Prihatin Rianto, Sanie B. Kuncoro, Tika Wisnu, Tjut Irda Kande, Tuti Nonka, ...
257.
No Image Available
Melayukan Aku ?
Kumpulan Puisi
| Soft Cover, Agustus 2009 | Rp. 25.000 | Rp. 18.750 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Uniknya Suryatati A Manan yang menulis kumpulan puisi ini adalah walikota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Ia sudah dua kali terpilih sejak 2003.
Buku ini adalah cetak ulang plus penambahan dari kumpulan puisi pertamanya yang terbit tahun 2007. Atau, bisa juga disebut buku ini merupakan kumpulan puisinya yang keempat. Kumpulannya kali ini memuat 65 puisi dengan beragam tema. ...
258.
No Image Available
| Soft Cover, Juli 2009 | Rp. 20.000 | Rp. 15.000 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Sebagian besar puisi di buku ini menggambarkan hal-hal spiritual yang dialami penyairnya dan dirasa perlu dituangkan dengan rasa puitis. Ada pula yang sebenarnya sekadar gambaran, tapi sengaja dimuat untuk memperjelas pengalaman batin yang dialaminya. ...
259.
No Image Available
| Soft Cover, Juli 2009 | Rp. 50.000 | Rp. 37.500 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Antologi puisi ini diisi oleh 20 penyair yang berusia 50 59 tahun. Itulah kesepakatan yang bermula dari sebuah pertemuan reuni kawan-kawan yang sudah saling kenal sejak 20 tahun lalu. Mereka ini memang penulis, wartawan, cerpenis, penyair yang telah atau masih berkarya atau masih bergelut di media.
Maka terkumpullah 165 puisi yang terkumpul dalam antologi ini. Mereka ini aktif menulis di tahun 80an. Mereka lahir dan membesar dalam lingkaran kelompok yang membaca, yang menyadari bahwa ...
260.
| Soft Cover, Juni 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
LAGU CINTA PARA PENDOSA ( S e k u m p u l a n P u i s i ) Karya Zaim Rofiqi
ENDORSEMENT
Bila anda ingin mengalami alam pikiran modernis, puisi-puisi dalam buku ini salah satu representasinya yang terbaik. Kecerdasan, konsentrasi, kedalaman, penggalian makna, dan kesatuan imaji terasa sangat kuat di dalamnya. Sudah sulit menemukan puisi yang demikian dalam kehiruk-pikukan dunia pasca-modernis yang menjemukan seperti sekarang ini. Faruk HT, Ilmuwan Sastra
Puitika Zaim Rofiqi dibangun di ...




Keranjang






