| Soft Cover, Januari 2020 | Rp. 50.000 | Rp. 45.000 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
2.
| Soft Cover, Januari 2019 | Rp. 50.000 | Rp. 45.000 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Miyu mencari dari mana asal suara teriakan orang-orang yang begitu ramai. Namun, yang ia lihat hanya orang-orang tengah mengerumuni sesuatu yang membuatnya sangat penasaran. Jantung Miyu berdegup sangat kencang, firasatnya pun tidak enak, tetapi Miyu menepis itu dengan keras. Perlahan, Miyu bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati kerumunan. Miyu mengerutkan dahi, menebak-nebak apa yang terjadi di sana. Ia pun semakin mendekati kerumunan tersebut. Miyu hanya bisa berdoa dalam hati apa yang ...
3.
| Soft Cover, September 2018 | Rp. 49.000 | Rp. 44.100 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Rindu untukmu bukan lagi candu
Ia seperti harga mati
Karena jika ia tak lagi ada
Maka artinya aku telah berhenti berjuang (Halaman Empat Belas)
Kamu bilang perjalanan ini tak akan lama Kamu bilang kamu sudah lelah duduk di bangku tempat kita terpaku
Padahal kamu tahu, aku pun tahu
Kita berdua sama-sama mengancam waktu
Agar ia tak menjadi kurang ajar dengan cepat-cepat berlalu (Halaman Tujuh Belas Titik Satu)
Jangan lupa jalan pulang
Hanya karena ...
4.
| Soft Cover, Mei 2018 | Rp. 49.000 | Rp. 44.100 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Becerminlah sekarang tentang hidup yang penuh luka, duka, air mata, juga rasa yang menyiksa
Ada cerita tanpa cinta, ada pula cinta tanpa cerita
— Kupu-Kupu Hitam di Tembok Vandalisme
terima kasih atas semua detik yang kauberi
atas semua mengerti yang kaukasih
atas semua cerita yang kaukisah
karena bahagia tak harus dengan kasih, melainkan bisa dengan berbagi kisah
—Bandana Berenda Putih (Selalu)
Engkaulah distorsi yang mengubah keraguanku dengan ...
5.
| Soft Cover, Oktober 2017 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Titip rindu ini, aku sudah melipatnya dan memasukannya ke sela-sela matamu. (Anjangsana)
Kepalaku adalah sudut tersempit dunia, setiap lorong yang ditemui adalah kamu. (Berladang di Kepala)
Maka, berbahagialah kau. Namun perempuanmu jangan. (Kepada Baskara)
Aku harap mengikhlaskan setiap nalar, merayakan setiap pilu meneruskan mimpi teringkari, tersenyum-senyum sendiri. (Mengguna ulang kecewa)
Aku ingin menjadi puisi-puisimu, yang kau simpan dalam tulang rusukmu ...
6.
| Soft Cover, 2017 | Rp. 49.000 | Rp. 44.100 (10% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Aku hanya diksi yang manja Yang mengajakmu bertamasya Mengunjungi Kamus Besar Bahasa Indonesia Hanya untuk rangkaian kata yang dapat dibaca Melupakanku, hlm. 64 Aku hanyalah tukang gambar yang kalian tertawakan Hanyalah pengepul kata yang selalu mengeluh di balik senja Pengemudi yang tersesat oleh hidupnya Aku tidak ingin menyebutnya Batas, hlm. 92 Apa yang kamu pikirkan, Pemuda? Sebatas isi dompet nyaris tanpa sisa Sebatas membeli mobil begitu luar biasa Terjebak macet, pemerintah ...




Keranjang


