Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas


Bahasa
Indonesia (72)
(5)
English (2)

Hasil: 61 - 80 dari 80
GRIDLIST
61.
Soft Cover, September 2010
Stock tidak tersedia
Mahendra, seorang arkeolog muda, berusaha melepaskan diri dari kungkungan peradaban kampus. Ia kabur ke Banuaha, sebuah kampung di pedalaman Pulau Nias, yang diyakini penduduk aslinya sebagai tempat turunnya manusia dari langit. Di sana ia banyak belajar soal persamaan dan perbedaan antara dua dunia: dunia kampus di Yogyakarta dan dunia orang Nias di Banuaha. Persamaan dan perbadaan yang menyangkut prinsip hidup - mati, harga diri, pesta, juga soal...perempuan Bagaimana kegundahan hati ...
62.
Soft Cover, Juni 2010
Stock tidak tersedia
”Langit jadi merah. Seekor naga menukik, menyapu bintang-bintang dan matahari. Pucuk-pucuk sayapnya memercik bara. Api bertebaran. Angin berputing. Ketakutan disemprotkan ke udara seperti tinta gurita.” Kalimat di atas adalah penggalan cerpen ”Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian”. Penulisnya, Avianti Armand, adalah nama baru di Harian Kompas, bahkan cerpennya tersebut adalah yang pertama dimuat di harian ini. Meski demikian, kritikus sastra, Budiarto Danujaya, dan Men­teri Riset dan ...
63.
Juli 2009 Rp. 85.000 Rp. 68.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini buku kumpulan cerpen Kompas memakai judul Cerpen Kompas Pilihan sementara biasanya menggunakan judul Cerpen Pilihan Kompas. Perubahan itu adalah karena keinginan selalu merevitalisasi diri, yaitu sifat yang melekat pada media massa agar mampu mengikuti perkembangan masyarakat pembacanya. Bila sebelumnya cerpen-cerpen yang akan diterbitkan menjadi buku itu dipilih sejumlah anggota Redaksi Kompas, kali ini proses pemilihan sepenuhnya diserahkan ...
64.
Cerpen Pilihan Kompas : Smokol oleh Kumpulan Cerpen
Soft Cover, Juli 2009
Stock tidak tersedia
Tahun ini Harian Kompas kembali menerbitkan antologi Cerpen Kompas Pilihan 2008. Seperti yang telah dimulai sejak tahun 2006, pemilihan kali ini pun dilakukan oleh dua orang juri dari luar Redaksi Kompas sebagai bagian dari upaya Kompas untuk terus menerus meningkatkan kualitas karena sifat media massa haruslah selalu bisa mengikuti perubahan suasana zaman. Dari 51 cerpen yang dimuat di Harian Kompas selama 2008, peraih Khatulistiwa Literary Award 2004, Linda Christanty, dan pengajar ...
65.
Soft Cover, Juni 2008
Stock tidak tersedia
66.
Soft Cover, Juni 2008
Stock tidak tersedia
67.
No Image Available
Nora - Tetralogi Dangdut 1 oleh Putu Wijaya
Soft Cover, Desember 2007
Stock tidak tersedia
I Gusti Ngurah Putu Wijaya atau sering kita kenal dengan sebutan Putu Wijaya, menulis sebuah Novel Nora. Bagian pertama tetralogi DANGDUT yang memaparkan sosok Nora yang tidak tertebak. Perempuan yang melakukan tindakan yang tidak masuk akal, membiarkan dirinya masuk ke dalam perangkap, dengan harapan akan mampu menaklukkan seekor kuda liar. Dalam keanehan terdapat kisah cinta dan kospirasi politik yang sedang merencanakan masa depan Indonesia yang baru. ...
68.
No Image Available
Ibuku Sahabatku oleh Soekanto SA
Soft Cover, Maret 2007
Stock tidak tersedia
”Tolonglah tutupkan pintu kamar, Sum…” Sumiati bangkit menutup pintu, kemudian kembali duduk di tepi tempat tidur. ”Biar kugosok punggung Ibu dengan balsem.” Bu Drajat berdiam diri, membiarkan anaknya mengulas punggungnya dengan balsem. (Wanita Yang Mulia) Aku tertegun. ”Ya ingin sekali Bu, tetapi mengapa tidak ada potret-potretku waktu bayi Bu….” Ibu mengelus rambutku. Aku menyesal telah menanyakan hal itu. Karena aku tahu pada masa permulaan perkawinan, ibu dan ayah hidup sangat ...
69.
No Image Available
Teluk Wengkay: Kumpulan Cerpen oleh Korrie Layun Rampan
Soft Cover, 2003
Stock tidak tersedia
70.
No Image Available
Soft Cover, 2002
Stock tidak tersedia
71.
No Image Available
Wasripin & Satinah oleh Kuntowijoyo (1)
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
72.
No Image Available
Tutur Tinular 4 - Lembah Berkabut oleh S. Tidjap Buanergis Muryono
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
73.
No Image Available
Tutur Tinular 3 - Nurani yang Tercabik oleh S. Tidjap Buanergis Muryono
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
74.
No Image Available
Tutur Tinular 2 - Cinta yang Terkoyak oleh S. Tidjap Buanergis Muryono
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
75.
No Image Available
Tutur Tinular 1 - Pelangi Diatas Kurawan oleh S. Tidjap Buanergis Muryono
Soft Cover, 2001
Stock tidak tersedia
76.
Pelangi Melbourne oleh Zuhairi Misrawi
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Zaki Mubarak, anak pesantren yang baru saja lulus dari sebuah perguruan tinggi Islam, tiba-tiba menemukan dirinya sebagai warga Melbourne. Suratan nasib membawanya pada perkenalan dengan Diana Lee, gadis yang mencuri hatinya bulat-bulat di Negeri Kanguru. Bagaimana lika-liku asmara Zaki sampai akhirnya ia mempersunting Diana yang gadis Nasrani? Kenapa mereka memilih Jerusalem sebagai kota tujuan berbulan madu? Inilah kisah asmara berlatar kehidupan multirasial dan multikultural di ...
77.
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Kisah Rama dan Sinta memiliki tempat khusus dalam sejarah sastra India, negeri asalnya, maupun di tempat-tempat lain yang pernah mendapat pe ngaruh kebudayaan India, termasuk Birma (Myanmar), Siam (Thailand), Kamboja, dan Indonesia. Di berbagai negeri, cerita Rama-Sinta atau Ramayana telah menjadi sebuah tema besar yang mendapat berbagai bentuk penafsiran. Ini adalah kisah Ramayana versi Indonesia. Menurut Goenawan Mohamad, Hamba Sebut Paduka Ramadewa memberi kita pengetahuan lebih banyak ...
78.
No Image Available
Mahligai di Ufuk Timur oleh Suparto Brata
Stock tidak tersedia
79.
No Image Available
Stock tidak tersedia
80.
Stock tidak tersedia
NAMA besar A.A. Navis dalam jagat kepenulisan prosa Indonesia tak perlu lagi diragukan. Namanya sudah melegenda. ”Robohnya Surau Kami” adalah satu dari sejumlah cerpennya yang sangat dikenal luas. Tak berlebihan bila dalam jagat kepenulisan sastra Indonesia A.A. Navis disebut-sebut sebagai salah satu tonggak yang menjulang, menempatkan dirinya sebagai satu di antara sedikit sastrawan besar Indonesia yang disegani oleh berbagai kalangan. Antologi Lengkap Cerpen A.A. Navis ini sengaja ...