Pencarian

Brand
Mizan
Kategori
Buku
Fiksi
Lainnya

Hasil: 21 - 40 dari 80
GRIDLIST
21.
Soft Cover, 2025
Stock tidak tersedia
PAKET - SO MILLIONS OF CATS+KEYCHAIN DAR-026 ...
22.
Soft Cover, 2025
Stock tidak tersedia
PAKET 11 EKS - SO MILLIONS OF CATS+KEYCHAIN DAR-026 ...
23.
NORTHANGER ABBEY oleh Jane Austen
Soft Cover, 2025 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Catherine Morland bukanlah gadis dengan pesona luar biasa, dia hanyalah remaja perdesaan polos yang gemar membaca novel-novel gotik. Saat mengunjungi Kota Bath bersama keluarga tetangganya, dunia sosial yang ramai dan pesta gemerlap mempertemukannya dengan Isabella Thorpe yang penuh drama dan Henry Tilney, pria cerdas lagi menawan yang tertarik kepadanya. Ketika diundang untuk menginap di rumah keluarga Tilney, Northanger Abbey yang tersohor, Catherine datang dengan bayang-bayang fantasi ...
24.
THE BLANKET CATS oleh Kiyoshi Shigematsu
Soft Cover, 2025 Rp. 109.000 Rp. 87.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sinopsis : Banyak orang percaya bahwa berbicara dan menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan dapat meredakan cemas dan kesedihan, sehingga tak sedikit orang ingin memelihara hewan. Di sudut Kota Tokyo, sebuah toko hewan peliharaan menawarkan cara unik kepada para pelanggannya: menyewakan kucing-kucing spesial yang selalu ditemani selimut kesayangan mereka, The Blanket Cats. Para penyewa yang datang, diberi kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama kucing pilihan mereka selama tiga hari ...
25.
#BERHENTIDIKAMU (REPUBLISH 2025) oleh dr. Gia Pratama
Soft Cover, 2025 Rp. 105.000 Rp. 84.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Tuhan, kurasa aku sudah cukup dewasa untuk mengemban tanggung jawab lebih besar. Bukan hanya untuk diriku, tapi juga untuk seseorang yang Engkau percayakan kepadaku. Dia yang hatinya Engkau titipkan dalam jagaku. Aku belum tahu siapa dia, dan di mana dia berada. Tapi aku ingin siap. Tolong beri aku petunjuk. Aku ingin menjaga hatinya. Menjadi imam terbaik baginya.” Aku sempat menjadi manusia yang kecewa dengan takdir. Tentang sesuatu yang kuinginkan, tentang dia yang selama ini memenuhi ...
26.
Soft Cover, 2025 Rp. 115.000 Rp. 92.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sinopsis : Ada ruang di dada, selapis tipis nan sunyi, tempat jantung pasien berdetak, dan tempat jiwa dokter berharap. Namanya: Perikardia. Lapisan pelindung jantung, seperti kenangan getir dan gaduh saat koas, berat, melelahkan, tapi tak pernah benar-benar ingin dilupakan. Gia tak pernah membayangkan menjadi dokter. Koas di Garut mengubah segalanya. Di balik baju jaga, ada malam yang basah oleh tangis, pagi yang terlalu letih untuk berharap, dan sore yang menggantung di sekitar pasien ...
27.
THE STATIONERY SHOP oleh Marjan Kamali
Soft Cover, 2025 Rp. 105.000 Rp. 84.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
    Aku mencintaimu. Aku mencintaimu saat itu, aku mencintaimu sekarang, aku akan selalu mencintaimu.   Berkebalikan dengan kemelut suasana di Teheran tahun 1953, toko alat tulis milik Tuan Fakhri yang ditemukan oleh Roya, gadis penuh mimpi dan idealis ini, terasa bagai oase yang menenangkan batinnya. Tuan Fakhri memperkenalkan Roya kepada pelanggan favoritnya, Bahman, lelaki pencinta puisi Rumi yang memiliki hasrat membara untuk keadilan. Cinta mereka berdua pun ...
28.
Soft Cover, 2025 Rp. 135.000 Rp. 108.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Wastu Wildfell Hall mendapat penghuni baru, seorang perempuan misterius bernama Helen Graham beserta anak laki-lakinya. Praduga tentangnya mulai menjamur. Gosip pun merayap ke lisan tiap penduduk desa. Siapa sebenarnya perempuan yang menjaga jarak dari semua orang itu? Dan di mana suaminya? Gilbert Markham, seorang petani yang jujur, tertarik pada sosok Helen yang pendiam dan tertutup. Tapi semakin dia mendekat, semakin besar pula bayangan masa lalu yang menyelimuti sang “penghuni” ...
29.
Soft Cover, 2025 Rp. 119.000 Rp. 95.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sinopsis : Elizabeth Bennet dan Fitzwilliam Darcy sama sekali tidak memiliki kecocokan bahkan sejak mereka belum saling mengenal. Elizabeth menilai Mr. Darcy sebagai pria yang sok, angkuh, dan mengesalkan, sementara Mr. Darcy menganggap Elizabeth tidak anggun dan terlalu sering berprasangka. Cukup lama mereka saling bermusuhan, bahkan sering kali melontarkan sindiran-sindiran pedas terhadap satu sama lain. Kebencian itu tanpa mereka sadari berangsur menjadi ketertarikan yang mendalam. ...
30.
DUNIA ANNA (REPUBLISH 2025) oleh Jostein Gaarder
Soft Cover, 2025 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
"Nova sayang, aku tak tahu bagaimana rupa dunia saat kau membaca surat ini ...." Bumi 2082, Nova sangat terkejut saat tiba-tiba di terminal online-nya muncul surat dari nenek buyutnya, Anna. Surat yang ditulis 70 tahun lalu, tepat tanggal 12.12.12. Tepat saat nenek buyutnya berusia 16 tahun seperti Nova saat ini. Sungguh misterius, bagaimana mungkin 70 tahun lalu nenek buyutnya sudah tahu bahwa kelak cicitnya bernama Nova? Dan dari mana nenek buyutnya tahu tentang keresahan-keresahan Nova? ...
31.
THE SEA CLOAK oleh Nayrouz Qarmout
Soft Cover, 2024 Rp. 59.000 Rp. 47.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sonopsis : “Kapan aku bisa menerobos perbatasan itu? Kapan mereka memberiku izin untuk datang dan menemuimu?” The Sea Cloak, kumpulan cerita pendek karya jurnalis dan aktivis hak-hak perempuan Palestina, Nayrouz Qarmout. Diambil dari pengalamannya sendiri yang tumbuh besar di kamp pengungsi Suriah serta kehidupannya saat ini di Gaza, kisah-kisah dalam buku ini bak tenunan berbagai sudut pandang berbeda tentang apa artinya menjadi seorang Palestina saat ini. Kisah-kisah tersebut ...
32.
Hard Cover, 2024 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
TRING! TRING! Wina bersiap mau makan. Tapi, kok, tidak disuapi Bunda lagi.  Wina cemberut. Kata Bunda, Wina sudah besar.  Wina harus belajar makan sendiri. Wah, apakah Wina mau makan sendiri, ya? Yuk, ikuti ceritanya!      ...
33.
Soft Cover, 2022 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Latif pergi ke pasar bersama Ayah untuk berbelanja. Latif bersyukur karena mereka sampai di pasar dengan selamat. Sayang, ternyata kue serabi kesukaan Latif habis terjual. Apakah Latif tetap bersyukur dan berterima kasih kepada Allah Swt.?                            ...
34.
Soft Cover, 2022
Stock tidak tersedia
“Sudahkah kau menemukan Tuhanmu?” Terpaku oleh pertanyaan seorang suster ketika dirinya terbaring lemah di rumah sakit membuat hari-hari Weiner penuh dengan kegelisahan. Ditambah lagi, Sonya, anak perempuannya yang berusia lima tahun, sudah mulai bertanya-tanya tentang Tuhan. Semua itu memaksa Weiner untuk segera melakukan pencarian Tuhan. Weiner memutuskan untuk mengeksplorasi delapan aliran kepercayaan yang telah diseleksinya dengan ketat. Dia melakukan tarian berputar bersama para Sufi ...
35.
Soft Cover, 2022 Rp. 129.000 Rp. 103.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
  Apakah orang Swiss lebih bahagia karena negara mereka paling demokratis di dunia? Apakah penduduk Qatar, yang bergelimang dolar dari minyak mereka, menemukan kebahagiaan di tengah semua kekayaan itu? Apakah Raja Bhutan seorang pengkhayal karena memakai indikator kebahagiaan rakyat yang disebut Gross National Happiness sebagai prioritas nasional? Mengapa penduduk Asheville, Carolina Utara, sangat bahagia? Mengapa warga Islandia, yang negaranya bersuhu sangat dingin dan jauh dari ...
36.
ANOTHER GOODBYE oleh Alya Ranti Azzahrah
Soft Cover, 2022 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Emang bener, ya, yang setia bakalan kalah sama yang selalu ada?” Tidak biasanya, Revo mengabaikan pesan Alea. Ucapan selamat ulang tahun dari Alea untuk Revo tidak berbalas. Revo seolah-olah menjauh setelah kuliah di Inggris. Alea tidak habis pikir, kesalahan apa yang sudah dia perbuat? Semua memori manis telah mereka torehkan di masa SMA. Revo ada pada saat-saat terpuruk Alea, dan berjanji tak pernah meninggalkannya. Alea menerima menjalani hubungan jarak jauh demi cita-cita Revo kuliah ...
37.
SWEET POSSESSIVE BOYFRIEND oleh Dewi Serayu (data ini jangan dipake lagi, pake yang dewi woro serayu)
Soft Cover, 2022 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sejauh mana seseorang mampu mempertahankan cinta, jika orang yang dicintainya membahayakan dirinya? Setelah tiga tahun berhubungan dengan Raga, Siska jadi ragu dengan sisi gelap Raga. Sayangnya, Siska terbuai dengan hal-hal manis yang dilakukan Raga untuknya dan ujung-ujungnya memaafkan sikap-sikap Raga yang temperamental. Belum lagi, Raga telah menyelamatkan Siska dari perundungan selama SMP. Raga juga membuktikan cintanya kepada Siska, dengan tidak tergoda pada Luccy, murid baru yang ...
38.
FEMME FATALE: RAYA AND THE BOYS oleh Zaimatul Hurriyyah
Soft Cover, 2022 Rp. 89.000 Rp. 71.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
FEMME FATALE: RAYA AND THE BOYS ...
39.
Soft Cover, 2022 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Favorite Classisc Romance “Semakin luas kulihat dunia, semakin aku yakin tak ada pria yang bisa sungguh-sungguh kucintai.” Elinor dan Marianne Dashwood, dua saudari dengan kepribadian bertolak belakang. Elinor, sang kakak, mengutamakan akal sehat, sementara Marianne mementingkan perasaan. Walau demikian, keduanya sama-sama ingin menemukan cinta sejati dan menikah untuk membahagiakan ibu mereka. Namun, pada masa banyak orang lebih mementingkan status dan harta daripada cinta ...
40.
Soft Cover, 2022 Rp. 129.000 Rp. 103.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

Sebagai bocah yatim piatu yang tinggal bersama kakak perempuan dan suaminya, Pip tidak pernah memiliki harapan. Namun ketika dia mulai mengunjungi seorang wanita tua kaya raya, Miss Havisham, dan keponakan angkatnya, Estella, mulailah Pip mengharapkan kehidupan yang lebih baik. Kemudian Pip mewarisi sejumlah besar uang dari seseorang misterius, dan dia pun pindah ke London untuk belajar menjadi pria terhormat.

Charles Dickens, salah satu penulis yang paling dicintai dalam Sastra Inggris, telah menikmati kemasyhuran selama hidupnya. Selain dikenal lewat novel-novelnya, Dickens juga bekerja sebagai jurnalis serta menulis esai dan drama. Karya-karya Dickens dipuji karena mempunyai daya tarik bagi semua kalangan. Lewat potretnya terhadap tokoh utama yang tak terlupakan dan mengundang simpati, tokoh antagonis yang menyeramkan, serta karakter-karakter jenaka, dia mengomentari sisi baik dan buruk manusia dalam masyarakat.

 

Great Expectations adalah kisah yang fantastis dan kita dapat becermin di dalamnya.”

-The New Yorker

 

“Salah satu novel paling brilian yang pernah ditulis.”

-Jenny Hartley, Pengarang dan Profesor Sastra Inggris

di Roehampton University

 

BAB 1

Nama keluarga ayahku Pirrip, dan nama baptisku Philip, tetapi yang bisa diucapkan secara singkat dan jelas oleh lidah bayiku adalah Pip. Maka, aku menyebut diriku Pip dan semua orang pun me manggilku Pip. Aku mengetahui bahwa Pirrip adalah nama keluarga ayahku, selain dari batu nisannya, juga dari kakakku, Mrs. Joe Gargery, yang menikah dengan pandai besi. Aku tidak pernah berjumpa dengan ayah atau ibuku dan tidak mengetahui wujud mereka (karena mereka hidup lama sebelum foto ditemukan), bayangan pertamaku mengenai sosok orangtuaku mau tidak mau kuperoleh dari batu nisan mereka. Bentuk abjad di batu nisan ayahku memberiku gagasan aneh bah wa dia berbadan tegap, kekar, berkulit gelap, dan berambut ikal hi tam. Dari lekak-lekuk tulisan, “Terbaring Juga, Georgiana, Istri Pria di Atas,” otak kanak-kanakku menyimpulkan bah wa ibuku sakit-sakitan dan wa jah nya berbintik-bintik. Untuk lima batu nisan belah ketupat kecil, masing-masing setinggi sekitar setengah meter, yang berderet r a pi di samping makam orangtuaku dan menyimpan kenangan sa kral k elima adik lelakiku—yang menyerah pada tahap sangat dini da lam perjuangan menghadapi kehidupan—aku yakin seyakin-yakin nya bah wa mereka semua terlahir dalam posisi berbaring dan mengan-tongi tangan, tanpa pernah mengeluarkannya di dunia ini.

Kami tinggal di desa berawa dekat sungai, sekitar dua pu luh mil dari laut. Ingatan terjelas pertamaku mengenai iden titas sepertinya ku dapatkan pada suatu sore yang berkesan. Ketika itulah aku tahu bahwa tempat sunyi yang dipenuhi paku-pakuan ini adalah ku bur an gereja; dan bahwa Philip Pirrip, mantan jemaat gereja ini, juga Geor-giana istrinya, su dah meninggal dan dikubur; dan bahwa Alexander, Bartho  lomew, Abraham, Tobias, dan Roger, bayi mereka, juga sudah me ninggal dan dikubur; dan bahwa dataran liar dan gelap di dekat ku buran, yang hanya dipisahkan oleh tanggul, gundukan-gunduk an tanah, dan gerbang, dan sesekali dikun jungi hewan ternak, adalah rawa; dan bahwa garis kelabu di bawa hnya adalah sungai; dan bahwa sarang makhluk ganas di ke jauhan, tempat angin berasal, adalah laut; dan bah wa bun tal an kecil yang gemetar dan takut pada semuanya, lalu mu lai menangis, adalah Pip.

“Jangan berisik!” seru suara parau milik pria yang men dadak ber diri di tengah kuburan di dekat teras gereja. “Diam, Iblis Kecil, atau kugorok lehermu!”

Tampaklah seorang pria garang berpakaian abu-abu kumal dengan belenggu besi besar di kakinya. Dia tidak bertopi, sepatunya jebol, dan kain kumal membungkus kepalanya. Pria itu basah kuyup, berlepotan lumpur, kakinya luka akibat menginjak-injak batu, dan tubuhnya lecet-lecet akibat belenggu besi, duri, dan semak-semak gatal; dia pincang, ge   metar, memelotot, dan menggeram; dan giginya ber  gemeletuk saat dia menyambar daguku.

“Oh! Jangan gorok leherku, Sir,” aku memohon dengan ngeri. “Tolong, jangan lakukan itu, Sir.”

“Sebutkan namamu!” ujarnya. “Cepat!”

“Pip, Sir.”

“Sekali lagi,” pria itu memelototiku. “Yang keras!”

“Pip. Pip, Sir.”

“Tunjukkan rumahmu,” katanya. “Tunjukkan tempat itu!” Aku menunjuk desa tempat tinggal kami, dataran di antara pepo honan alder dan pollard, sekitar satu mil dari gereja.

Pria itu, setelah menatapku sejenak, menjungkirbalikkanku se-hingga isi sakuku berjatuhan. Tidak ada apa-apa di dalamnya selain se  potong roti. Begitu gereja kembali tegak—saking perkasanya dia, se konyong-konyong badanku sudah terbalik sehingga menara ge reja seolah-olah pindah ke bawah kakiku—aku duduk di atas se-bu ah batu nisan tinggi, gemetar, sementara dia menyantap rotiku de  ngan lahap.

“Hei, Bocah,” kata pria itu sambil menjilati bibir, “pipimu tem  bam.”

Pipiku memang tembam walaupun badanku termasuk kecil dan lemah untuk anak seumurku.

“Menggiurkan sekali,” kata pria itu dengan gelengan mengancam, “aku gila kalau tidak ingin memakannya.”

Dengan jujur, kuungkapkan harapanku agar dia tidak memakan pipi ku. Aku berpegangan erat pada batu nisan yang kududuki, se-bagian agar tidak jatuh, dan sebagian untuk menahan tangis.

“Lihat ke sini!” perintah pria itu. “Di mana ibumu?”

“Di situ, Sir!” jawabku.

Dia terhenyak, mundur beberapa langkah, lalu berhenti dan me nengok ke belakang.

“Di situ, Sir!” terbata-bata, aku menjelaskan. “Terbaring Juga Georgiana. Itu ibuku.”

“Oh!” dia kembali. “Dan ayahmukah yang dikubur bersama-nya?”

“Ya, Sir,” jawabku, “dia juga sudah meninggal; mantan jemaat gereja ini.”

“Ha!” gumamnya sambil berpikir. “Jadi, kau tinggal de ngan siapa—kalau aku membiarkanmu hidup walaupun itu be lum ku-putuskan.”

“Kakakku, Sir—Mrs. Joe Gargery—istri Joe Gargery, si Pandai Besi, Sir.”

“Pandai besi, ya?” katanya. Dia menunduk mantap ke kaki nya. Setelah beberapa kali mengalihkan pandangan suramnya antara aku dan kakinya, dia mendekati batu nisan yang kududuki, meme-gang kedua lenganku, dan mendorongku ke belakang sejauh mungkin agar tatapannya kepadaku kian tajam dan tatapanku kepadanya kian ke habisan daya.

“Lihat ke sini,” katanya, “ini masalah hidup dan matimu. Kau tahu kikir?”

“Ya, Sir.”

“Kau juga tahu belati?”

“Ya, Sir.”

Sehabis melontarkan setiap pertanyaan, dia mendorongku se  makin jauh, sehingga aku semakin merasa tidak berdaya dan ter-a n cam bahaya. 

“Ambilkan kikir untukku.” Dia mendorongku. “Dan belati.” Dia mendorongku lebih jauh. “Bawakan keduanya kemari.” Lagi-lagi dia mendorongku. “Kalau kau tak ingin jantung dan hatimu ter  burai.” Dia terus mendorongku.

Aku benar-benar ketakutan dan lemas. Aku berpegangan ke-pa da  nya dengan kedua tanganku dan berkata, “Mohon tegakkan ba  dan  ku dahulu, Sir, agar aku tidak mual, dan mungkin bisa lebih mem  bantu.”

Dia mendadak menjungkirbalikkanku, sehingga gereja seolah-olah melompati ayam jantan penanda angin di atapnya. Kemudian, dia mencengkeram lenganku dan menegakkanku di atas batu nisan sebelum menyampaikan pesan sarat an cam an:

“Besok pagi, berikan kikir dan belati itu kepadaku. Bawa ke dua nya ke Battery tua di sana. Lakukan saja, jangan coba-coba 

menga ta kan atau mengisyaratkan apa pun bahwa kau pernah bertemu de ngan ku atau siapa pun, dan kau akan tetap hidup. Jika tidak, atau ka lau kau membocorkan omonganku kepada orang lain, sesedikit apa pun, hati dan jantungmu akan kucongkel, lalu kupanggang dan ku makan. Ingat, aku tidak sendirian, kalau itu yang kau kira. Aku ber sembunyi de ngan seorang pemuda, dan dia menganggapku Malai kat. Dia mematuhi semua omonganku. Pemuda itu punya rahasia. Dia pernah menculik seorang bocah, lalu memakan jantung dan hati nya. Percuma saja kalau bocah yang sudah diincarnya mencoba ka bur. Bocah itu bisa saja mengunci pintu, lalu berbaring di ranjang, me nutupi badannya dengan selimut, menutupi kepalanya dengan baju, mengira dirinya aman dan nyaman, tapi pemuda itu akan meng endap-endap dan merobek-robek badan si Bocah. Walaupun harus bers   usah pa yah, aku akan menjauhkan pemuda itu darimu untuk saat ini. Meskipun sulit untuk melarangnya mengincar jeroanmu. Nah, ba ga i mana menurutmu?”

Aku berjanji untuk membawakannya kikir dan makanan seadanya, dan menemuinya di Battery pada pagi buta.

“Katakan, Tuhan akan menyambarmu sampai mati kalau kau ber  bohong!” perintahnya.

Aku mematuhinya, dan dia menurunkanku.

...